
MEXICO CITY – Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan keprihatinannya atas insiden yang dialami wasit asal Somalia, Omar Artan, yang gagal memasuki wilayah Amerika Serikat meskipun telah tiba di negara tersebut untuk menjalankan tugas resmi terkait sepak bola internasional.
Dalam konferensi pers di Mexico City, Infantino menyebut kejadian tersebut sebagai situasi yang disayangkan. Ia menegaskan FIFA sedang berupaya mencari solusi dan terus berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait guna menyelesaikan persoalan tersebut.
Menurut Infantino, organisasi sepak bola dunia itu tidak memiliki kendali penuh terhadap kebijakan imigrasi suatu negara. Meski demikian, FIFA berkomitmen untuk melakukan berbagai langkah diplomatis dan koordinasi guna memastikan masalah tersebut dapat ditangani dengan baik.
Kasus yang menimpa Omar Artan menambah daftar individu yang mengalami kendala memasuki Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, sejumlah fotografer tim hingga suporter juga dilaporkan tidak mendapatkan izin masuk karena persoalan visa.
Artan sendiri merupakan salah satu wasit terbaik di Afrika setelah dinobatkan sebagai wasit terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) 2025. Ia juga berpeluang mencatat sejarah sebagai wasit pertama asal Somalia yang memimpin pertandingan di ajang Piala Dunia.
Namun, setibanya di Bandar Udara Internasional Miami, otoritas imigrasi Amerika Serikat menolak akses masuk bagi Artan. Petugas menilai ia tidak memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk berada dan menjalankan aktivitas di wilayah negara tersebut.
Padahal, Artan mengaku telah melengkapi seluruh dokumen perjalanan yang dibutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa dirinya telah mengikuti seluruh prosedur yang berlaku sebelum keberangkatan menuju Amerika Serikat.
Akibat penolakan tersebut, Artan harus kembali ke Istanbul, Turki, yang menjadi titik transit penerbangannya sebelum menuju Amerika Serikat.
Sementara itu, pihak Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat menjelaskan bahwa Artan telah menjalani pemeriksaan tambahan saat tiba di Miami pada Sabtu (6/6). Hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai alasan rinci yang menyebabkan wasit asal Somalia tersebut tidak diizinkan memasuki negara itu.
FIFA menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan berupaya mencari jalan keluar agar hambatan administrasi yang dialami Artan tidak mengganggu peluangnya untuk berkiprah di ajang sepak bola dunia. (ian)



Tinggalkan Balasan