
Thaif, Arab Saudi (Trigger.id) – Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, banyak jamaah Indonesia memanfaatkan waktu luang sebelum kepulangan dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Arab Saudi.
Salah satu lokasi yang kini menjadi favorit adalah kawasan pegunungan Thaif, kota berhawa sejuk yang dikenal sebagai tempat peristirahatan masyarakat Arab sejak ratusan tahun lalu.
Di antara berbagai daya tarik yang ditawarkan Thaif, wahana kereta gantung atau cable car menjadi magnet utama bagi para jamaah. Pengalaman meluncur di atas lembah dan perbukitan berbatu sambil menikmati panorama pegunungan menjadikan perjalanan ini sebagai momen yang sulit dilupakan.Berada sekitar 90 kilometer dari Makkah, Thaif menawarkan suasana yang sangat berbeda dibandingkan kota-kota suci yang cenderung panas dan padat. Udara yang lebih sejuk, pemandangan hijau di beberapa kawasan, serta hamparan pegunungan yang membentang luas memberikan kesegaran tersendiri bagi para pengunjung.
Bagi jamaah asal Indonesia, perjalanan menggunakan kereta gantung bukan sekadar aktivitas wisata biasa. Banyak yang mengaku terpesona saat kabin perlahan bergerak meninggalkan stasiun keberangkatan dan melayang di ketinggian ratusan meter. Dari balik kaca kabin, tampak jurang-jurang curam, jalan berkelok di lereng gunung, hingga panorama kota Thaif yang terlihat kecil dari kejauhan.
“Rasanya seperti berada di atas awan. Pemandangannya luar biasa dan berbeda dengan yang pernah saya lihat sebelumnya,” ujar Siti Rahma, salah seorang jamaah asal Jawa Timur yang mengunjungi Thaif bersama rombongannya.
Kereta gantung di kawasan Al Hada memang menjadi salah satu ikon wisata paling terkenal di Thaif. Jalurnya membentang melintasi pegunungan dengan pemandangan spektakuler yang dapat dinikmati sepanjang perjalanan. Tak sedikit jamaah yang mengabadikan momen tersebut melalui foto dan video untuk dibagikan kepada keluarga di Indonesia.
Selain menikmati sensasi kereta gantung, para pengunjung juga dapat menjelajahi berbagai fasilitas wisata di kawasan tersebut. Tersedia area rekreasi keluarga, taman bermain, restoran, hingga pusat oleh-oleh yang menjual beragam produk khas Thaif.Kota ini juga terkenal sebagai penghasil mawar terbaik di Arab Saudi. Berbagai produk berbahan dasar mawar, mulai dari parfum, minyak esensial, hingga air mawar, menjadi buah tangan favorit para wisatawan. Di sejumlah toko, jamaah Indonesia tampak antusias memilih oleh-oleh sebelum kembali ke hotel atau melanjutkan perjalanan ke Madinah.
Bagi sebagian jamaah, kunjungan ke Thaif menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar wisata. Kota yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW itu memberikan kesempatan untuk melihat sisi lain Arab Saudi yang jarang ditemukan di Makkah maupun Madinah.
Menjelang berakhirnya musim haji 2026, kereta gantung Thaif terus dipadati pengunjung dari berbagai negara. Namun, rombongan jamaah Indonesia menjadi salah satu yang paling sering terlihat menikmati wahana tersebut. Tak heran jika kereta gantung Thaif kini disebut sebagai salah satu destinasi paling diburu jamaah Indonesia setelah menyelesaikan ibadah haji.
Di tengah kesibukan persiapan pulang ke Tanah Air, perjalanan singkat menyusuri langit pegunungan Thaif menjadi kenangan manis yang melengkapi perjalanan spiritual mereka di Tanah Suci. Sebuah pengalaman yang memadukan keindahan alam, sejarah, dan rasa syukur setelah menunaikan rukun Islam kelima. (Ian)



Tinggalkan Balasan