
Kab. Madiun (Trigger.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong kelanjutan pembangunan proyek strategis nasional Jalur Selingkar Wilis sebagai upaya memperkuat konektivitas antarwilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan selatan Jawa Timur.
Gubernur Jawa Timur menegaskan bahwa proyek tersebut memiliki peran penting karena menghubungkan sejumlah daerah di sekitar Gunung Wilis, yakni Kabupaten Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Kediri, dan Nganjuk. Keberadaan jalur tersebut diyakini akan membuka akses yang lebih luas bagi mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa.
Menurutnya, kawasan Gunung Wilis menyimpan potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, pertanian, hingga pengembangan ekonomi lokal. Karena itu, pembangunan infrastruktur pendukung seperti Jalur Selingkar Wilis dinilai sangat strategis untuk mengakselerasi pemanfaatan potensi tersebut.
“Gunung Wilis memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Jika pembangunan Selingkar Wilis dapat dilanjutkan dan dituntaskan, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya, saat membuka Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun, Sabtu (13/6/2026).
Ia berharap dukungan pemerintah pusat terhadap proyek tersebut tetap berlanjut sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. Dengan terwujudnya konektivitas yang semakin baik, kawasan sekitar Gunung Wilis diharapkan tumbuh menjadi pusat ekonomi baru yang mampu mendorong kemajuan Jawa Timur secara lebih merata.
Proyek Selingkar Wilis selama ini dipandang sebagai salah satu infrastruktur strategis yang tidak hanya memperpendek waktu tempuh antarwilayah, tetapi juga membuka peluang investasi serta memperkuat daya saing daerah-daerah yang berada di sekitar lereng Gunung Wilis. (ori)



Tinggalkan Balasan