• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Di Hadapan 1.600 Calon Pemimpin Muda, Wagub Emil: Mereka Wajib Miliki Model Kepemimpinan Menggugah

15 November 2023 by zam Tinggalkan Komentar

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat menjadi pembicara dalam gelaran Feature Leader Fest 2023 di TMMI Jakarta, Sabtu (11/11/2024) lalu. Foto: Kominfojatim

Surabaya (Trigger.id) –  Pemimpin muda wajib memiliki model kepemimpinan yang menggugah. Ini kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat menjadi pembicara dalam gelaran Feature Leader Fest 2023 di TMMI Jakarta, Sabtu (11/11/2024) lalu.

Menurutnya, model kepemimpinan yang menggugah merupakan model kepemimpinan yang memberikan contoh serta teladan dan atau tidak serta merta memerintah bawahannya.

Dalam kepemimpinan, kata Emil, perlu adanya etika dan tatakrama. Hal inilah yang kemudian menjadi tantangan dari generasi milenial saat menjadi seorang pemimpin muda.

Karena menjadi seorang pemimpin atau leader, ada 3 garis utama yang dipimpin yakni leading above, leading accros dan leading bellow.

“Kita kalau memimpin tidak harus berpikir bahwa saya harus menyuruh orang, kita bisa memimpin dengan cara menggugah bukan menyuruh,” kata Wagub Emil.

Kepada 1.600 calon pemimpin muda yang hadir dalam gelaran tersebut, Wagub Emil berbagi pengalaman ketika menjadi Bupati Trenggalek pada tahun 2015. Kala itu dirinya yang berusia 31 tahun, harus memerintah para kepala OPD yang usianya rata-rata di atas 50 tahun.

“Itulah yang kemudian saya rasakan harus nyemplung jadi bupati (diusia) 30 tahun, dimana kepala dinas – kepala dinasnya sudah di atas umur 55, gak bisa saya main suruh-suruh,” kata Wagub mellaui siaran persnya, Selasa (14/11/2023).

“Kalau kita menyuruh semua orang datang pagi, gak ada yang mau. Karena mereka akan menganggap ini anak kecil. Tapi kalau kita terus-terusan datang pagi, lama-lama malu juga, kalau mereka gak datang pagi. Jadi mau tidak mau, kepemimpinan itu bukan sekedar memerintah, tapi kepemimpinan yang menggugah, yang memberikan keteladanan,” imbuhnya.

“Ada orang bilang mungkin emosional quotient penting, saya bilang ada subsetnya ada ethical quotient. Karena ada sesuatu, ini juga menjadi masalah bagi gen z. Bagaimana dia bertatakrama, karena mereka lebih interaksinya di medsos, melupakan intergenerational communication. Sehingga berkomunikasi dengan orang yang lebih tua dari kita, kadang-kadang gak ketemu, kesulitan mereka. Maka pentingnya etika dan tatakrama,” katanya

Tak hanya itu, pemimpin masa depan kata Wagub Emil, juga bukan pemimpin yang mengandalkan kecerdasannya sendiri atau individual inteligence. Di banyak negara seperti Inggris, Amerika, telah merubah pola individual intelligence menjadi social intelligence atau collective intelligence.

“Saya lebih senang kalau memimpin rapat, semuanya interaktif. Saya bisa dengar pandangan semua orang. Jadi keputusan itu bukan datang dari pemikiran saya, tetapi datang dari semua orang, hasil diskusi bersama. Sehingga desain kebijakan atau keputusannya itu humman centered, hasil collective tadi,” katanya.

“Jadi pemimpin itu, harus bisa mendengar masukan dari semua kalangan. Sehingga mulai sekarang kita harus bergeser bukan individual inteligence but social inteligence. That’s the way kita collaborate,” tambahnya

Lebih lanjut Wagub Emil menyampaikan, setiap keputusan yang diambil oleh pemimpin ada resiko. Resiko inilah yang akhirnya berdampak pada masyarakat. Bila resikonya baik, maka tentu saja masyarakat akan senang. Namun bila resiko yang ditimbulkan berdampak buruk, maka yang dirugikan adalah masyarakat.

Ia pun mencontohkan model pembangunan di Jatim. Kata kunci utama pada indeks pembangunan manusia yang digencarkan di Jatim adalah pendidikan, angka harapan hidup serta pengeluaran masyarakat.

Guna mengurangi resiko angka putus sekolah di Jatim, pemerintah melakukan sejumlah kebijakan. Salah satunya adalah dengan mengadakan program sekolah gratis.

“Di Jatim kita terus dorong, minimal ingredient-nya tetap samalah. Jangan sampai orang putus sekolah, makanya SMA dan SMK kita gratiskan, yang swasta kita kasih tambahan support juga,” aku Emil.(kom/zam)

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, update Ditag dengan:Calon pemimpin muda, emil elestianto dardak, Kepemimpinan Menggugah, Pemimpin muda

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Beban Kesehatan Tembus Rp120 Triliun, PFI Serukan Penanganan Sistemik Karhutla

26 Agustus 2026 By zam

Replika Unta, Magnet Pawai Maulid Kampung Nelayan

25 Agustus 2026 By admin

Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, Dorong Kemandirian Energi

25 Agustus 2026 By admin

Dari Sudan ke Cikoang: Ketika Cinta kepada Nabi Dihias di Atas Perahu

24 Agustus 2026 By admin

Menghidupkan Keteladanan Rasulullah di Tengah Perubahan Zaman

24 Agustus 2026 By admin

Kabupaten Malang Krisis Air Bersih, BNPB Salurkan 363.800 Liter

24 Agustus 2026 By admin

M-TEER Pertama di Bali, Pasien Kebocoran Katup Jantung Tanpa Operasi

24 Agustus 2026 By admin

Catat Tanggalnya, Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka

24 Agustus 2026 By admin

Cinta Panji Lewat Balutan Kekinian Topeng Malangan

23 Agustus 2026 By admin

Asap Karhutla Bahaya Bagi Tumbuh Kembang Anak

23 Agustus 2026 By admin

De Bruyne Jadi Pembeda, Napoli Tundukkan Genoa

23 Agustus 2026 By admin

Inovasi Mahasiswa UB, Kacang Tanah Jadi Produk Susu

22 Agustus 2026 By admin

Bandara Dhoho Kediri Lengkapi Infrastruktur Menuju Embarkasi Haji 2027

22 Agustus 2026 By admin

SR-025 Resmi Ditawarkan, Return 6,9% Jadi Pilihan Investasi Aman

21 Agustus 2026 By admin

Dana DP Haji 2027 Diblokir Saudi, Kemenhaj Tempuh Jalur Diplomatik

21 Agustus 2026 By admin

Purbaya Siapkan Rp 31 Triliun Buat PPPK Guru

21 Agustus 2026 By admin

Tavares Perketat Persiapan Persebaya

20 Agustus 2026 By admin

MagangHub 2026 Batch 2 Dibuka September

20 Agustus 2026 By admin

Guru PPPK Akan Beralih Pegawai Pusat

19 Agustus 2026 By admin

Calvin Verdonk, Pemain Indonesia Tampil di Liga Champions

18 Agustus 2026 By admin

Zidane, Islam, dan Timnas Prancis: Ketika Agama Tak Seharusnya Jadi Ukuran

18 Agustus 2026 By admin

Kereta Garuda Prabayaksa Antar Bendera Pusaka ke Istana Merdeka

17 Agustus 2026 By admin

Hobi Memasak Bisa Menjaga Kesehatan Mental

17 Agustus 2026 By admin

Melepas Tukik Lekang di Pantai Banyuwangi

16 Agustus 2026 By admin

500 Pendaki Kibarkan Merah Putih 81 Meter di Puncak Arjuno

16 Agustus 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Mulai 31 Agustus, 96 Angkot Gratis Antar Pelajar Kota Malang
  • Malam Ini Pemilihan Rais Aam dan Ketua PBNU
  • NU: Antara Kharisma Ulama, Konstitusi, dan Kekuasaan
  • BAZNAS Siapkan 15.000 Paket Konsumsi dan Beasiswa Santri di Muktamar
  • Festival Kampung Klasik : Merawat Tradisi Merajut Kebersamaan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.