• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Kemenangan Timnas U-23, Waketum MUI: Jangan Sampai Persaingan Politik Binasakan Kita

29 April 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Jakarta (Trigger.id) – Publik sorak soray bahagia atas kemenangan Indonesia di sejumlah laga Piala Asia U-23.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) KH Marsudi Syuhud mengatakan, sepakbola menjadi hiburan yang paling menarik simpati masyarakat dari berbagai kelompok sosial.

Begitulah, sepakbola menembus empati, bahkan beberapa analis politikpun mengaitkan dengan Pemilu 2024.

Anak-anak muda, atau Gen Z ini menempati jumlah populasi terbesar dari kelompok umur yang akan menentukan masa depan Indonesia kedepan.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) KH Marsudi Syuhud

Kiai Marsudi menjelaskan, dalam RPJPN 2025-2045, delapan misi menuju Indonesia Emas menempatkan anak-anak muda bukan hanya sebagai obyek tapi juga subyek dalam pembangunan. 20 tahun rencana pembangunan itu harus diiringi dengan kualitas bibit unggul.

“Anak-anak kita, anak-anak Indonesia yang saat ini baru lahir atau sedang berada pada usia pendidikan awal harus diusahakan kecukupan gizinya agar mampu menjadi generasi unggul, agar generasi ini menjadi role player of the game, merekalah pemain inti dalam Indonesia Emas 2045,” ucap Pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah ini dalam keterangan yang diterima MUIDigital, Sabtu (27/4/2024).

“Beruntunglah Indonesia, Presiden & Wakil Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo-Gibran mempunyai Visi & Misi dalam kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas pembangunan. Sebuah program welfare state development yang menempatkan warga negara sebagai kekuatan sosial sesuai amanat UUD 1945,” ujarnya.

Masih kata Kiai Marsudi, program makan siang dan susu gratis adalah social buffering, penunjang kesenjangan sosial yang ada sering disalah-artikan oleh para kritikus sebagai program yang pemborosan.

Para kritikus ini seharusnya melihat realitas kehidupan masyarakat, bahwa kesenjangan sosial ini memerlukan terobosan yang ready to serve bukan sekedar ready to act.

Tentu saja harapan kedepan adalah adanya budaya, kebiasaan masyarakat terhadap menjaga ketersediaan gizi bagi anak-anak sekolah. Karena merekalah tumpuan, merekalah lini terdepan dalam Pembangunan Kualitas Manusia Indonesia.

Menurutnya, kesejahteraan masyarakat harus dibangun dengan hadirnya negara dalam usaha meningkatkan kualitas hidup sosial. Hadirnya negara dalam makan siang & susu gratis hadir sebagai bentuk usaha melakukan lompatan kemajuan, sebuah quantum leap menciptakan Generasi Indonesia Emas 2045.

“Persoalan lain yang tak kalah pentingnya adalah infrastruktur penunjang dalam pembelajaran, sekolah bukan hanya sekadar proses datang pagi pulang siang. Sejak anak hendak berangkat dan dalam perjalanan infrastruktur baik fisik maupun infrastruktur sosial seperti hadirnya keamanan dan ketertiban menjadi penting. Ketika bersekolah, bukan hanya sekedar menerima ilmu saja, namun pembangunan kualitas sumberdaya manusia diciptakan melalui pendidikan akhlak dan pendisikan sosial yang belakangan sejak era reformasi ini mulai kurang,” tuturnya.

Pancasila sebagai pedoman bangsa harus menjadi garis batas sosial pembentukan perilaku Generasi Emas 2045. Dalam hal ini perilaku masyarakat perlu juga mendapat perhatian khusus untuk melakukan lompatan pembangunan tersebut, perlu dibuatkan Pedoman Sosial Bermasyarakat agar indonesia tetap menjadi negara santun dengan semangat gotong royong.

“Kegembiraan masyarakat sepak bola yang jagonya menang dan pelaksanaan agenda politik yang telah berjalan dengan liku-liku problematikanya telah dilewati, sekarang tinggal program-program yang di tawarkan masa kampanye yang kemudian harus dilaksanakan sebagai pemenuhan janji adalah sebuah kewajiban, yang di amanatkan dari hasil persaingan,” katanya lagi

Kiai Marsudi memaparkan, persaingan apapun baik itu persaingan olah raga, bisnis atau Politik hendaknya menjadi persaingan yang menyenangkan dan mempunyai harapan itulah esensi ajaran agama kita, sebagaimana dalam sabda Nabi Muhammad SAW, Beliau bersabda,

“Bergembiralah dan berharaplah dengan sesuatu yang menyenangkan kalian.

Demi Allah, bukan kefakiran yang aku khawatirkan menimpa kalian, tetapi yang aku khawatirkan ialah terbentangnya dunia pada kalian sebagaimana dibentangkan kepada orang-orang sebelum kalian, sehingga kalian berlomba-lomba sebagaimana mereka berkompetisi, lalu dunia membinasakan kalian sebagaimana membinasakan mereka.

“Kalah menang itulah persaingan, jangan sampai persaingan membinasakan kita namun jadikanlah persaingan yang menggembirakan dan tetap mempunyai harapan kedepan, bagi yang belum berhasil katakanlah saya Baru Sampai di sini dan saya masih mempunyai harapan kedepan jangan katakan pada dirinya sendiri dan orang lain saya kalah, inilah esensi persaingan untuk mencari yang terbaik dalam hal apa saja, ayyukum ahsanu ‘amala,” kata dia. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, olah raga, update Ditag dengan:Kepentingan Politik, Kiai Marsudi Syuhud, Politik Binasakan Kita, timnas u-23, Waketum MUI

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Rumah Kaca Sekolah Bumi Shalawat Jadi Laboratorium Agrikultur Modern

29 September 2026 By admin

Tips Memilih Daging Sapi Aman dan Berkualitas

29 September 2026 By admin

Jelang Indonesia vs Malaysia, GBK Semarak Hiburan Suporter

28 September 2026 By admin

Syahrini 7 Tahun Setelah Jaga Anak dan Reino Barack

28 September 2026 By admin

Opera Kolosal “Merah Putih Bertanya” Refleksi Perobekan Bendera

27 September 2026 By admin

Manasik Haji 2027 Dimulai Lebih Awal

27 September 2026 By admin

Guruh Soekarnoputra, Merawat Warna Budaya Indonesia Sampai Akhir Hayat

26 September 2026 By admin

Beasiswa Khofifah ke Al Azhar, Santri Jatim Menorehkan Prestasi di Kairo

26 September 2026 By admin

Jatim Bidik Pasar Arab Saudi, Potensi Transaksi Misi Dagang Capai Rp 6,7 Triliun

25 September 2026 By admin

Rebut Emas Pertama Asian Games 2026, Prabowo Telepon Tim Bulu Tangkis

25 September 2026 By admin

Memilih Yang Benar Dan Tawakal

25 September 2026 By admin

Muzakki Mundur Sepekan Setelah Jadi Rektor Lagi

24 September 2026 By admin

Ruang Setaman, Membawa Pesona Batik ke Dalam Hunian Modern

24 September 2026 By admin

Influenza A Merebak, Kenali Gejalanya

24 September 2026 By admin

Menjejak Raudhah, Khofifah: Meneladani Sayyidah Aisyah

24 September 2026 By admin

Guru PPPK Paruh Waktu Beralih Penuh Waktu Tanpa Tes

23 September 2026 By admin

Uang Kertas Bertanda Tangan Purbaya Diburu Kolektor

23 September 2026 By admin

MUI Jatim Imbau 38 Daerah Gelar Salat Istisqa Hadapi Kemarau Panjang

22 September 2026 By admin

Agro Expo 2026 Kenalkan Produk Pangan Premium

22 September 2026 By admin

Waspada Banjir Rob Akibat Super New Moon

22 September 2026 By admin

KDMP Soft Launching Oktober 2026

21 September 2026 By admin

Surabaya Jadi Ruang Bertemu Seni dan Imajinasi

20 September 2026 By admin

Pakar ITS : Jangan Kaitkan Laka KMP Virgo Transport dengan Usia Kapal

20 September 2026 By admin

Khofifah: 100 Tahun Gontor Bukti Pendidikan Bisa Beradaptasi Tanpa Kehilangan Jati Diri

20 September 2026 By admin

Lautaro Martinez Selamatkan Inter dari Kekalahan, AS Roma Gagal Menang di Olimpico

20 September 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • KCL Singhasari Siapkan Dua Magister Baru, Fokus Perkuat Keamanan Siber
  • Dekananto Eko Purwono Dipercaya Jadi Kapolda Jatim
  • “Batik Berlayar” Merawat Tradisi Menggairahkan Ekonomi
  • Gubernur Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga 30 November 2026
  • Jelang Konferensi PWI Jatim, DPS Keluar, Masa Sanggah hingga 2 Oktober 2026

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.