• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mana Lebih Sehat: Daging Ayam atau Kalkun?

19 Maret 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Daging ayam dan kalkun merupakan sumber protein yang populer. Protein berperan penting dalam menjaga kesehatan otot serta membantu pembentukan tulang, tulang rawan, kulit, dan darah. Selain itu, protein juga berkontribusi dalam produksi enzim, hormon, dan vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Dalam setiap 100 gram daging dada ayam dan kalkun yang dimasak tanpa kulit, kandungan protein keduanya hampir sama. Ayam mengandung sekitar 31 gram protein per porsi, sementara kalkun mengandung 30,1 gram. Kedua jenis daging ini juga mengandung fosfor dalam jumlah yang sama, yaitu sekitar 81% dari kebutuhan harian. Fosfor berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Selain itu, ayam dan kalkun kaya akan vitamin B, terutama niasin (B3), yang berfungsi mendukung sistem pencernaan, kesehatan kulit, dan fungsi saraf. Daging ayam menyediakan 86% dari kebutuhan harian niasin, sementara kalkun menyediakan 74%. Keduanya juga mengandung vitamin B6, yang berperan dalam produksi antibodi serta menjaga fungsi saraf. Dalam hal ini, ayam mengandung 35% dari kebutuhan harian vitamin B6, sedangkan kalkun mengandung 47%. Selain itu, kedua jenis daging ini memiliki kadar kolin yang serupa, yang penting bagi fungsi otak, daya ingat, dan kontrol otot.

Perbedaan Kandungan Nutrisi

Perbedaan utama antara ayam dan kalkun terletak pada jumlah kalori dan kandungan lemak. Ayam memiliki lebih banyak kalori dibandingkan kalkun karena kandungan lemaknya yang lebih tinggi. Ayam juga lebih kaya akan zat besi, meskipun hanya sebesar 6% dari kebutuhan harian. Zat besi sangat penting untuk produksi hemoglobin, yaitu protein yang membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Sementara itu, kalkun memiliki kandungan zinc yang lebih tinggi dibandingkan ayam. Zinc berperan dalam mendukung sistem imun, mempercepat penyembuhan luka, dan membantu proses metabolisme karbohidrat.

Daging Putih vs. Daging Gelap

Daging dada ayam dan kalkun termasuk dalam kategori daging putih, sedangkan bagian paha dan kaki termasuk daging gelap. Daging putih cenderung lebih rendah lemak dan memiliki rasa yang lebih ringan, sementara daging gelap memiliki tekstur yang lebih kaya dengan kandungan lemak yang lebih tinggi. Sebagai perbandingan, 100 gram daging gelap ayam panggang tanpa kulit mengandung 178 kalori dan 8,75 gram lemak, sedangkan jumlah yang sama dari daging dada ayam hanya mengandung 165 kalori dan 3,57 gram lemak.

Daging dengan Kulit vs. Tanpa Kulit

Perbedaan lain yang perlu diperhatikan adalah konsumsi daging dengan atau tanpa kulit. Daging tanpa kulit lebih rendah lemak. Misalnya, 100 gram dada kalkun panggang dengan kulit mengandung 189 kalori dan 7,41 gram lemak, sementara versi tanpa kulitnya hanya memiliki 147 kalori dan 2,08 gram lemak.

Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Pilihan antara ayam dan kalkun bergantung pada tujuan kesehatan masing-masing individu. Jika ingin mengonsumsi daging yang lebih rendah kalori dan lemak, kalkun bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, keduanya tetap merupakan sumber protein yang baik, terutama jika dikonsumsi dalam bentuk daging putih tanpa kulit.

Meski begitu, tubuh tetap membutuhkan lemak dalam jumlah tertentu. Lemak berfungsi sebagai sumber energi, menjaga kesehatan kulit dan rambut, serta membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K.

Jika ingin membatasi asupan lemak, terutama lemak jenuh untuk kesehatan jantung, kalkun bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Sebaliknya, jika membutuhkan asupan kalori lebih tinggi, seperti dalam program peningkatan berat badan, ayam bisa menjadi opsi yang lebih tepat.

Kandungan zinc juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Kalkun mengandung 16% dari kebutuhan harian zinc dalam setiap 100 gram, sedangkan ayam hanya mengandung 9%. Walaupun kebanyakan orang mendapatkan cukup zinc dari makanan sehari-hari, kelompok tertentu, terutama lansia, mungkin memerlukan asupan zinc lebih banyak.

Pada akhirnya, baik ayam maupun kalkun merupakan sumber protein yang kaya nutrisi. Namun, penting untuk tetap mempertimbangkan pola makan secara keseluruhan daripada hanya berfokus pada satu jenis makanan. Memilih makanan berdasarkan kebutuhan gizi, selera, dan keseimbangan nutrisi akan membantu menjaga kesehatan tubuh secara optimal. (ian)

Sumber: Health
Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Ayam, daging ayam, Kalkun, Lemak, Mana Lebih Sehat, Protein

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Trump Belum Putuskan Intervensi Militer AS ke Iran

13 Januari 2026 By admin

Komdigi Ancam Blokir Fitur AI Grok di Platform X

12 Januari 2026 By admin

Ditahan Imbang Napoli 2-2, Inter Tetap Puncaki Klasemen Serie A

12 Januari 2026 By admin

Otorita IKN Fokus Kendalikan Banjir

12 Januari 2026 By admin

PTDI Pulihkan CN235 untuk Operasi di Papua

12 Januari 2026 By admin

Barcelona Juara Piala Sper Spanyol 2026 usai Kalahkan Madrid 3-2

12 Januari 2026 By admin

Iran Tuding AS Dalangi Kerusuhan

11 Januari 2026 By admin

Gus Salam Nilai Pandji Tak Pantas Dipidanakan

10 Januari 2026 By admin

Pengembalian Dana Biro Haji Tembus Rp100 Miliar Lebih

10 Januari 2026 By admin

Mengenal Sindrom KRM, Ancaman Diam-diam Pembuluh Darah

10 Januari 2026 By admin

Pekan ke-20 Serie A: Inter Tantang Napoli

10 Januari 2026 By admin

KPK Jerat Yaqut–Gus Alex, Kerugian Negara Masih Dihitung BPK

10 Januari 2026 By admin

Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran 2026

10 Januari 2026 By admin

Prabowo Instruksikan Dana Pensiun Atlet dan Pelatih

9 Januari 2026 By admin

Persiapan Haji di Saudi Tunjukkan Kemajuan Signifikan

9 Januari 2026 By admin

Arsenal Ditahan Imbang Liverpool 0-0

9 Januari 2026 By admin

Menkeu Optimistis MBG Serap Anggaran Cepat Awal 2026

9 Januari 2026 By admin

KPK Telaah Laporan Dugaan Penahanan Royalti LMKN

9 Januari 2026 By admin

Membaca Dampak Bumi Yang “Sakit”

8 Januari 2026 By admin

Inter Tundukkan Parma, Tetap Pimpin Klasemen

8 Januari 2026 By admin

Arteta Prihatin atas Pemecatan Amorim di Manchester United

8 Januari 2026 By admin

Minum Kopi Bisa Membantu Melindungi dari Depresi? Ini Penjelasan Para Ahli

8 Januari 2026 By isa

MU Ditahan Burnley 2-2 pada Laga Perdana Pascapemecatan Amorim

8 Januari 2026 By admin

Prabowo: Penegakan Hukum Harus Bebas Konflik Kepentingan

8 Januari 2026 By admin

Pemkot Surabaya Evaluasi Saluran Usai SDN Ujung V Tergenang

7 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Kemenkes Minta Walimatus Safar Dibatasi H-7 Haji
  • Michael Carrick Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Interim Manchester United
  • Aman untuk Lambung: Buah dan Sayuran Terbaik bagi Penderita GERD
  • Kemenkes Kunci Edit Data Kesehatan Jemaah Haji
  • John Herdman dan Jalan Panjang Garuda ke Piala Dunia

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.