• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mantan Sandera Israel Akui Alami Kekerasan Seksual Selama Dua Tahun Ditawan di Gaza

8 November 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Rom Braslavski menyampaikan tuduhan tersebut dalam sebuah wawancara dengan program Hazinor di Channel 13 Israel. Foto: BBC

Tel Aviv (Trigger.id) — Seorang mantan sandera Israel yang baru dibebaskan bulan lalu mengungkapkan bahwa ia mengalami kekerasan seksual selama dua tahun masa penahanan di Gaza. Dalam wawancara eksklusif dengan program Hazinor di Channel 13, Rom Braslavski (21) menceritakan bagaimana anggota kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ) memperlakukannya dengan kejam.

“Itu adalah kekerasan seksual dengan tujuan utama untuk mempermalukan dan menghancurkan harga diri saya,” ujar Braslavski. Ia menjadi laki-laki pertama di antara para mantan sandera yang secara terbuka mengaku menjadi korban kekerasan seksual selama ditawan.

Braslavski merupakan anggota militer Israel yang saat itu sedang cuti dan bekerja sebagai petugas keamanan di festival musik Nova ketika serangan Hamas dan kelompok bersenjata Palestina terjadi pada 7 Oktober 2023. Serangan tersebut menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyebabkan 251 lainnya disandera.

Israel kemudian melancarkan operasi militer besar-besaran di Jalur Gaza yang hingga kini telah menewaskan lebih dari 68.800 orang, menurut data Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas.

Empat minggu lalu, Braslavski termasuk di antara 20 sandera terakhir yang masih hidup dan dibebaskan dalam kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat antara Israel dan Hamas.

Dalam wawancara yang disiarkan Kamis malam (6/11/2025), ia menceritakan bahwa perlakuan PIJ terhadapnya memburuk setelah dirinya menolak permintaan untuk berpindah agama dari Yahudi ke Islam pada Maret 2025, bertepatan dengan berakhirnya gencatan senjata sebelumnya.

Ia mengatakan sempat dibutakan dengan penutup mata selama tiga minggu, diberi batu di telinga agar pendengarannya terganggu, serta dikurangi jatah makanan dan air. Tak lama kemudian, para penyiksanya mengaku menerima perintah untuk menyiksanya secara fisik.

“Mereka mengikat, memukul, dan mencambuk saya dengan kabel logam berulang kali setiap hari. Saya sempat berpikir tidak akan bisa bertahan hidup,” kenangnya.

Pada Agustus 2025, PIJ sempat merilis video yang memperlihatkan Braslavski dalam kondisi lemah, menangis, dan mengaku hampir meninggal karena kelaparan serta dehidrasi. Setelah video itu tersebar, menurut Braslavski, para penyiksanya mulai melakukan kekerasan seksual terhadapnya.

“Mereka menelanjangi saya sepenuhnya, mengikat saya, dan saya hanya bisa berdoa kepada Tuhan agar semuanya segera berakhir,” tuturnya dengan suara bergetar. Ia menolak untuk merinci lebih jauh bagian tersebut karena masih mengalami trauma mendalam.

Presiden Israel Isaac Herzog memuji keberanian Braslavski yang berani mengungkap kekejaman yang dialaminya. “Dunia harus memahami besarnya kejahatan yang dilakukan para teroris di Gaza — kekejaman, kekerasan seksual, dan penyiksaan yang mengerikan,” tulis Herzog di platform X.

Sebelumnya, sedikitnya empat perempuan mantan sandera juga telah berbicara mengenai dugaan pelecehan seksual yang dialami mereka maupun sandera lain selama di Gaza, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Menanggapi tuduhan tersebut, seorang pejabat PIJ membantah dan menyebut klaim Braslavski “tidak benar” tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

PBB melalui Perwakilan Khusus untuk Kekerasan Seksual dalam Konflik pada Maret 2024 menyatakan telah menemukan bukti kuat adanya pemerkosaan dan penyiksaan seksual terhadap sebagian sandera di Gaza. Namun, Hamas menolak laporan itu dan menyebutnya “tidak berdasar”.

Sementara laporan Komisi Penyelidik PBB pada Maret 2025 juga menuduh Israel melakukan kekerasan berbasis gender terhadap warga Palestina, termasuk pelecehan dan pemaksaan telanjang di muka umum. Israel membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya tidak berdasar.

Kasus Braslavski muncul di tengah meningkatnya sorotan terhadap dugaan pelanggaran hak asasi manusia oleh kedua pihak selama konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. (bin)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Alami, Ditawan, Gaza, Kekerasan Seksual, Mantan Sandera Israel, Sandera Israel

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Flick: Mentalitas Rashford Cocok untuk Barcelona

13 Desember 2025 By admin

Kemenag Percepat Logistik dan Pemulihan Layanan Keagamaan di Sumatra

13 Desember 2025 By admin

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pulihkan Banjir Takengon

13 Desember 2025 By admin

Khutbah Jumat: Sabar Menerima Ujian

12 Desember 2025 By admin

Pesona Harry–Meghan Disebut Kian Meredup di Hollywood

12 Desember 2025 By admin

Malaysia Kalah, Kans Indonesia ke Semifinal Terbuka

12 Desember 2025 By admin

Pangeran MBS Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera

12 Desember 2025 By admin

Gunung Menjerit: Ancaman Bencana Akibat Alih Fungsi Lahan

11 Desember 2025 By admin

Kamboja Tarik Seluruh Atlet dari SEA Games 2025

11 Desember 2025 By admin

Man City Tundukkan Real Madrid 2-1 di Bernabeu

11 Desember 2025 By admin

Arsenal Sapu Bersih, Bekuk Club Brugge 3-0

11 Desember 2025 By admin

AS Wajibkan Riwayat Medsos untuk Masuk lewat VWP

11 Desember 2025 By admin

Stallone & KISS Terima Kennedy Honors dari Trump

9 Desember 2025 By admin

Tidak Selalu Butuh 8 Jam Tidur: Begini Cara Menemukan Durasi Istirahat yang Tepat

9 Desember 2025 By admin

Kalah dari Filipina, Timnas U-22 Alihkan Fokus Hadapi Myanmar

9 Desember 2025 By admin

Kementan Ajak Publik Kawal Ketat Distribusi 1.200 Ton Beras untuk Sumatera

9 Desember 2025 By admin

Real Madrid Tumbang 0-2 dari Celta Vigo di Bernabeu

8 Desember 2025 By admin

Jam Tidur Konsisten Bantu Kendalikan Hipertensi

8 Desember 2025 By admin

Prabowo Setujui Bantuan Rp60 Juta untuk Rumah Pengungsi

8 Desember 2025 By admin

Napoli Taklukkan Juventus 2-1, Kembali Rebut Puncak Klasemen

8 Desember 2025 By admin

Mencari Arah Baru Pembangunan Indonesia: Kembali ke UUD 1945

7 Desember 2025 By admin

Inter Milan Gilas Como 4-0, Puncaki Klasemen Serie A

7 Desember 2025 By admin

Gus Yahya Siap Islah, Tegaskan Pentingnya Menjaga Tatanan Organisasi NU

7 Desember 2025 By admin

Wasiat Pesantren Picu Konflik di Film “Mengejar Restu”

7 Desember 2025 By admin

Ketika Hutan Menjerit, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

6 Desember 2025 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Desember 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
« Nov    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Prabowo Perintahkan Investigasi Perusahaan Pemicu Bencana Sumatra
  • Prabowo Tegur Keras Aparat Terlibat Penyelundupan
  • OJK Blokir Ribuan Entitas Keuangan Ilegal
  • MU Gagal Menang, Ditahan Bournemouth 4-4 di Old Trafford
  • SAR Korban Bencana di Tiga Provinsi Terus Dilanjutkan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2025 ·Triger.id. All Right Reserved.