• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Minum Gula Ternyata Lebih Berbahaya daripada Makan Gula, Ini Penjelasannya

5 Juli 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi minum gula.

Surabaya (Trigger.id) – Kita semua sudah paham bahwa konsumsi gula berlebih dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Namun, sebuah studi terbaru mengungkap bahwa cara kita mengonsumsi gula ternyata juga berperan penting dalam menentukan risikonya terhadap tubuh.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Advances in Nutrition ini menganalisis hampir 30 studi yang melibatkan lebih dari 500.000 orang di berbagai benua. Hasilnya mengejutkan: gula yang dikonsumsi dalam bentuk minuman—seperti soda dan minuman energi—lebih berisiko meningkatkan diabetes tipe 2 dibandingkan gula yang dimakan melalui makanan manis seperti kue atau biskuit.

Minuman Manis Picu Diabetes Lebih Besar Dibandingkan Makanan Manis

Peneliti utama, Dr. Karen Della Corte dari Brigham Young University, menyatakan bahwa temuan ini menegaskan pentingnya memperhatikan bentuk dan sumber gula, bukan sekadar membatasi asupan total gula.

Dalam analisis tersebut, diketahui bahwa setiap tambahan 12 ons (sekitar 350 ml) minuman manis per hari bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 25%. Bahkan, jus buah yang selama ini dianggap lebih sehat pun tetap meningkatkan risiko, meskipun lebih kecil, yakni sekitar 5% untuk setiap 8 ons tambahan.

Sebaliknya, asupan gula dari makanan padat tidak menunjukkan kaitan langsung dengan peningkatan risiko diabetes. Menariknya, konsumsi sekitar 20 gram gula (sekitar dua sendok makan) per hari dari makanan atau sumber alami bahkan berpotensi memberikan perlindungan terhadap risiko diabetes.

Mengapa Gula Cair Lebih Berbahaya?

Gula dalam minuman tidak disertai serat, protein, atau lemak yang biasanya memperlambat penyerapan gula dalam tubuh. Akibatnya, gula dari minuman masuk ke aliran darah dengan sangat cepat, menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan insulin secara mendadak. Selain itu, otak tidak menerima sinyal kenyang saat kita minum, sehingga kita cenderung mengonsumsi lebih banyak tanpa sadar.

Yang paling berbahaya adalah kandungan fruktosa yang tinggi dalam minuman manis. Di dalam tubuh, fruktosa berlebih akan diubah menjadi lemak di hati, memicu resistensi insulin di hati, dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Faktor lain yang memperburuk efek minuman manis adalah bahan tambahan kimia seperti pewarna buatan, pemanis sintetis, dan zat perasa yang dapat mengganggu keseimbangan metabolisme tubuh.

Cara Bijak Mengurangi Minuman Manis

Menurut Prof. Laura A. Schmidt dari University of California, San Francisco, minuman manis bisa membuat ketagihan seperti halnya alkohol atau rokok. Oleh karena itu, diperlukan strategi bertahap untuk mengurangi konsumsinya.

Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Mulai mencampur soda manis dengan air soda tanpa rasa, lalu perlahan-lahan kurangi kadar sodanya setiap minggu.
  • Tambahkan sedikit air perasan lemon atau jeruk nipis untuk menambah rasa alami tanpa gula.
  • Jadikan air putih atau air soda dengan lemon sebagai kebiasaan baru.

Hasil penelitian ini memberikan pesan penting bahwa tidak semua gula berdampak sama terhadap kesehatan. Minuman manis terbukti jauh lebih berisiko dibandingkan gula dalam makanan padat.

Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih sumber gula. Mengurangi konsumsi minuman manis bisa menjadi langkah awal yang signifikan untuk menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan menjaga kesehatan metabolik tubuh secara keseluruhan.

—000—

Sumber: Health

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Daripada, Lebih Berbahaya, Makan Gula, Minum Gula, Penjelasannya

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • UWKS Perkuat Budaya Literasi melalui Seminar Nasional dan Peluncuran Buku Kredo Kewijayakusumaan
  • Khofifah: Data BPS Jadi Fondasi Pembangunan Presisi dan Kebijakan Tepat Sasaran
  • MUI Ingatkan AI Tak Boleh Mengikis Tradisi Sanad Keilmuan Islam
  • Survei: Mayoritas Warga AS Berpandangan Negatif terhadap Netanyahu
  • Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Program MBG Turun Tajam

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.