• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Pak Jokowi Yang Saya “Kagumi”

28 Oktober 2023 by isa Tinggalkan Komentar

Ilustrasi Pak Jokowi (kiri) bersama penulis. Foto: Dok. Penulis
Oleh: Prof.Dr.Drs Henri Subiakto, SH, MA*

Saya akademisi bukan politisi. Saya tidak pernah ikut partai politik. Walau sering diundang ceramah hampir di semua partai. Namun dalam beberapa kali Pemilu, partai yang saya pilih malah sekarang pada belain dan mendukung koalisi dan orang-orang bermasalah. Padahal dulunya kupikir itu partai yang berkomitmen pada reformasi. Malah Partai merah PDIP belum pernah saya pilih.

Dulu zaman reformasi 98 saya ikut bersama mahasiswa demo anti Orba dari kampus tercinta (Unair). Cita-cita kami saat itu adalah menegakkan demokrasi yang bermartabat untuk keadilan, kebaikan dan kesejahteraan Indonesia.

Pemilu 2014 saya senang lihat ada tokoh daerah bisa maju jadi capres melawan simbol dan warisan Orde Baru. Saya menyukai pak Jokowi sejak beliau jadi Walikota Solo lalu Gubernur DKI. Harus diakui itu hasil reformasi.

Saya melihat sosok Pak Jokowi itu representasi rakyat kecil yg selama 30 tahun dipinggirkan dan tidak diberi kesempatan dan kekuasaan oleh Orde Baru.

Dua kali Pemilu 2014 dan 2019, Pak Jokowi adalah simbol kemenangan rakyat kecil yang banyak disyukuri. Termasuk saya pribadi juga mensyukuri. Apalagi Pemerintahannya diwarnai keberhasilan, terutama pembangunan infrastruktur. Nama Jokowipun mengharum hingga pelosok-pelosok negeri.

Tapi manusia tetap manusia. No body perfect. Menjelang akhir jabatannya, Pak Jokowi berubah. Atau memang inilah aslinya yang mulai diketahui. Minimal dari sisi politik. Ternyata keberhasilan-keberhasilan itu memunculkan keinginan agar pak Jokowi tetap bisa berkuasa. Persoalannya konstitusi membatasi jabatan presiden hanya boleh dua kali. Ini juga hasil reformasi.

Nampaknya setelah Pak Jokowi tidak bisa maju, disiapkanlah putranya untuk menjadi pengganti. Caranya berkolaborasi dengan yang paling memungkinkan dan paling menguntungkan. Itu tak lain adalah lawan politiknya yg dulu. Maka strategi menggandeng lawan politikpun dilakukan. Ini asik dan menarik. Banyak yang beri apresiasi karena rekonsiliasi itu membawa persatuan dalam pemerintahan yang “harmoni”.

Rakyat yang terbelahpun bisa diharap menyatu. Langkah politik ini dikagumi. Tak hanya di dalam, tapi juga di luar negeri. Itu hebatnya sosok Pak Jokowi. Dia memang tokoh yang pantas “dikagumi.

”Kemudian saat Gibran putranya dipaksakan jadi cawapres, dengan mengubah regulasi menggunakan Mahkamah Konstitusi, ramailah jagat politik di negeri ini. Banyak yang gak percaya dan mereka-reka dengan analisis bercampur halusinasi.

Bagi saya, semua ini sudah direncanakan dan disiapkan lama oleh Pak Jokowi. Tak heran apapun keburukan Pak Prabowo, “harus ditutupi” Pak Jokowi, karena sudah menjadi bagian dari skenario upaya politik pribadi, kroni dan dinasti. Orang-orang pintar dan berpengalamanpun banyak yang terkelabuhi dengan ini. Maka bagi mereka yang pakai logika (istilah Ade Armando) yuk kita jagain Pemilu ini agar tetap bisa berjalan sesuai prinsip demokrasi. Jangan biarkan aparat penjaga amanah demokrasi bisa ikut bermain mempengaruhi, apalagi membelokkan jalannya proses demokrasi. Kita rakyat Indonesia, harus pantengin dan jagain apa yang akan terjadi.

Kalau selama ini kita memberi apresiasi karena pemerintahan sekarang terdiri dari banyak partai yang dulu bersaing dan kontestasi, maka jangan sampai nanti saat Pemilu, pemerintah dan aparatnya pada diganti hanya dari pendukung koalisi anak pak Jokowi.

Tulisan ini adalah bagian dari rasa hormat dan suka saya pada pribadi Pak Jokowi. Tujuannya mengingatkan beliau dan koalisi untuk tetap berpolitik dengan etika demokrasi. Ini saya sertai foto lama saat Pak Jokowi masih Walikota Solo. Semoga Pak Jokowi tetap seperti yang saya kenal dulu. Amiin YRA.

*Penulis adalah Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update, wawasan Ditag dengan:Dinasti politik, Gibran Rabuming Raka, Henri Subiakto, Pak Jokowi

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Film Indonesia Menembus Panggung Shanghai, Dari Cerita Lokal Menuju Apresiasi Global

24 Juni 2026 By admin

Argentina Pastikan Tiket ke 32 Besar Usai Tumbangkan Austria 2-0

23 Juni 2026 By admin

Layanan Haji Indonesia Kini Terpusat di Madinah

23 Juni 2026 By admin

Inter Milan Makin Serius Kejar Nico Paz untuk Proyek Baru Cristian Chivu

22 Juni 2026 By admin

Dari Gus Fring ke Syahadat: Kisah Giancarlo Esposito Menemukan Islam di Tanah Saudi

22 Juni 2026 By admin

Fatwa MUI Dominasi Mazhab Syafi’i Demi Kearifan Lokal dan Kehati-hatian Hukum

22 Juni 2026 By admin

Calhanoglu Minta Maaf Usai Turki Tersingkir Cepat dari Piala Dunia 2026

22 Juni 2026 By admin

Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Kemenhaj: Kepulangan Haji Momentum Awal Amalkan Nilai Kemabruran di Tengah Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Deniz Undav Jadi Pembeda, Jerman Bangkit Tekuk Pantai Gading 2-1

21 Juni 2026 By admin

Saat Stadion Bersih, Benarkah Rumah Warga Jepang Terlupakan?

21 Juni 2026 By admin

Inter Milan Ikat Cristian Chivu Hingga 2028 Usai Musim Gemilang

20 Juni 2026 By admin

Di Balik Impian ke Baitullah: Negara Harus Hadir Mengawal Hak Jemaah Umrah

19 Juni 2026 By admin

Kloter 65 Asal Kabupaten Mojokerto Tiba di Tanah Air, Disambut Menhaj dan Bupati

19 Juni 2026 By admin

Shalat: Membangun Koneksi Sejati dengan Allah SWT

19 Juni 2026 By admin

Yordania: Mimpi yang Akhirnya Menjadi Nyata

18 Juni 2026 By admin

Nata de Coco, Si Kenyal yang Tak Pernah Kehilangan Penggemar

18 Juni 2026 By admin

Ketika Begadang Berubah Menjadi Gaya Hidup

17 Juni 2026 By admin

Jejak Hening Malam 1 Sura di Bawah Langit Mangkunegaran

17 Juni 2026 By admin

Messi Sebut Rekor Gol Piala Dunia Hanya Bonus

17 Juni 2026 By admin

Kiswah Baru, Semangat Baru: Makna Pergantian Kain Penutup Ka’bah di Awal Tahun Hijriah

16 Juni 2026 By admin

Argentina Waspadai Kejutan Aljazair pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026

16 Juni 2026 By admin

Khofifah Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharram Sebagai Titik Awal Perubahan Positif

16 Juni 2026 By admin

Kemendukbangga Uji Coba Program Siap Impact Atasi Pengangguran

15 Juni 2026 By admin

Waspadai Kesombongan yang Tak Terlihat

15 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur
  • Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F
  • Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar
  • Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman
  • DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.