• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Tenun Ikat Bandar Kidul Kediri, Warisan Leluhur Terjaga Hingga Kini

12 Desember 2022 by admin Tinggalkan Komentar

Doho Fashion Street menampilkan Kain Tenun Ikat Bandar Kidul Kediri

Pengulangan

Oleh: Hafidz Bintang Alfarisi (Mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi FISH Unesa)

Masyarakat awam mengenal Kota Kediri, pasti ingat tahu takwanya, getuk pisang atau tempat salah satu pabrik rokok terbesar di Indonesia, yakni Gudang Garam.

Tidak salah memang, meskipun Kota Kediri memiliki potensi lain selain tahu takwa, getuk pisang dan rokok.

Jika ada waktu luang, cobalah sesekali mampir ke sentra pembuatan tenun ikat khas kota Kediri. Lokasinya di desa Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Tidak jauh dari jembatan dekat alun-alun kota Kediri, yang sekarang jadi sentra kuliner Kota Kediri.

Pembuatan tenun ikat rata-rata masih menggunakan peralatan lama (tradisional). Tetapi justru disitulah daya pikatnya. Pembuatan secara hand made tersebut memang butuh ketelitian dan keahlian khusus. Pekerjanya juga turun-temurun.

Seperti ditulis Madaninews.id, tenun ikat Kediri atau yang biasa dikenal dengan tenun ikat Bandar Kidul ini memiliki sejarah yang cukup panjang dalam perkembangan tenun ikat di Nusantara.

Bermula pada 1950, etnis Tionghoa memperkenalkan kain tenun kepada masyarakat melalui perdagangan. Kala itu, sebagian masyarakat Bandar Kidul menjadi pekerjanya. Baru pada 1966, masyarakat salah satu desa di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri tersebut, mulai memproduksi sendiri kain tenun, utamanya untuk sarung. Hal ini tidak lepas dari situasi dan kondisi pada saat itu. Sarung diyakini menjadi ciri khas agar terhindar dari ancaman Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dalam perkembangannya, produksi tenun ikat Kediri mengalami pasang surut. Periode 1984–1985, produksi tenun ikat Kediri sempat mengalami kemunduran. Bahkan saat itu, permintaan tenun ikat anjlok akibat mulai beredarnya produk tekstil yang pembuatannya menggunakan mesin.

Seiring waktu, unit-unit usaha kerajinan tenun ikat di Kota Kediri terkonsentrasi di Kelurahan Bandarkidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, persisnya di Jl. KH. Agus Salim Gg.VII dan Gg.VIII. Disana, pengunjung akan mendapati banyak perajin tenun ikat seperti Sinar Barokah, Kodok Ngorek, Sempurna, Medali Mas, Bandara, Kurniawan, Sahabat dan Risquna JC. Di luar Bandarkidul, terdapat pula perajin lain seperti Tenun Mulya dan Woro Putri Sejahtera. Secara keseluruhan, hingga saat ini ada 14 unit usaha kerajinan tenun ikat yang aktif berproduksi dan menyerap tenaga kerja lokal lebih dari 400 orang.

Kini, ada sekitar 20 rumah industri kain tenun ikat yang masih bertahan di Bandar Kidul Kediri. Salah satunya adalah milik Ruqoyah yang berdiri sejak tahun 1989. Ibu berusia 50 tahun ini merupakan generasi ketiga yang menjalankan industri berlabel “Medali Mas”. 

Pemerintah Kota Kediri bersama pemangku kepentingan terkait terus berupaya mempromosikan dan memperkuat branding produk tenun ikat yang sarat akan kearifan lokal. Salah satunya melalui Surat Edaran Walikota Kediri yang menghimbau karyawan di instansi pemerintah dan swasta untuk mengenakan busana kerja berbahan dasar tenun ikat setiap hari Kamis.

Selain itu, Pemkot bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Kediri secara rutin menggelar Dhoho Street Fashion sejak tahun 2015. Pada even tahunan tersebut, tenun ikat khas Kota Kediri ditampilkan dalam aneka kreasi busana yang trendy dan fashionable menyesuaikan gaya hidup kaum urban.

Selain wilayah Kediri dan sekitarnya, pemasaran produk tenun ikat Bandar Kidul Kediri telah sampai ke luar kota seperti Bandung, Jakarta, Malang serta luar pulau seperti Medan, Riau, Kalimantan, hingga Papua.

Modernisasi dalam bidang industri tekstil mengalami perkembangan yang pesat dari tahun ke tahun. Kementerian Perindustrian mencatat, selama triwulan I 2019 industri tekstil dan pakaian mencapai 18,98 persen. Jumlah ini meningkat sebesar 8,73 persen dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama. 

Selain itu, modernisasi industri juga membuat persaingan dagang semakin meningkat dan mengakibatkan industri kain tenun banyak yang gulung tikar karena tidak mampu bersaing.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak secara khusus meminta Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar untuk segera mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan indikator geografis Tenun Ikat Banjar Kidul Kediri.

“Saya rasa dengan sejarah panjang tenun ikat bandar kidul, kesenian wastra ini sudah layak untuk dapat HAKI,” ungkap Wagub Emil saat menghadiri gelaran Dhoho Street Fashion (DSF) ke-7 di Jalan Basuki Rahmat, Kota Kediri Sabtu (10/12/2022).

Wagub Emil mengatakan, jika telah terdaftar pada HAKI, maka penguatan communal branding tenun ikat bandar kidul akan semakin kuat.

“Jadi hanya tenun yang dibuat oleh orang di Bandar Kidul. Dan di Bandar Kidul yang boleh punya branding itu ini seolah akan nilai jualnya apalagi dikombinasikan dengan karya-karya designer yang luar biasa mudah-mudahan ini akan meningkatkan betul minat masyarakat dan nilai jual dan tenun ikat Bandar Kidul. Mudah-mudahan ini bisa kita dukung bersama,” kata Wagub Emil.

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, nusantara, seni budaya, update Ditag dengan:Bandar Kidul Kediri, emil dardak, HAKI, Tenun Ikat Kediri

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Dari Sudan ke Cikoang: Ketika Cinta kepada Nabi Dihias di Atas Perahu

24 Agustus 2026 By admin

Menghidupkan Keteladanan Rasulullah di Tengah Perubahan Zaman

24 Agustus 2026 By admin

Kabupaten Malang Krisis Air Bersih, BNPB Salurkan 363.800 Liter

24 Agustus 2026 By admin

M-TEER Pertama di Bali, Pasien Kebocoran Katup Jantung Tanpa Operasi

24 Agustus 2026 By admin

Catat Tanggalnya, Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka

24 Agustus 2026 By admin

Cinta Panji Lewat Balutan Kekinian Topeng Malangan

23 Agustus 2026 By admin

Asap Karhutla Bahaya Bagi Tumbuh Kembang Anak

23 Agustus 2026 By admin

De Bruyne Jadi Pembeda, Napoli Tundukkan Genoa

23 Agustus 2026 By admin

Inovasi Mahasiswa UB, Kacang Tanah Jadi Produk Susu

22 Agustus 2026 By admin

Bandara Dhoho Kediri Lengkapi Infrastruktur Menuju Embarkasi Haji 2027

22 Agustus 2026 By admin

SR-025 Resmi Ditawarkan, Return 6,9% Jadi Pilihan Investasi Aman

21 Agustus 2026 By admin

Dana DP Haji 2027 Diblokir Saudi, Kemenhaj Tempuh Jalur Diplomatik

21 Agustus 2026 By admin

Purbaya Siapkan Rp 31 Triliun Buat PPPK Guru

21 Agustus 2026 By admin

Tavares Perketat Persiapan Persebaya

20 Agustus 2026 By admin

MagangHub 2026 Batch 2 Dibuka September

20 Agustus 2026 By admin

Guru PPPK Akan Beralih Pegawai Pusat

19 Agustus 2026 By admin

Calvin Verdonk, Pemain Indonesia Tampil di Liga Champions

18 Agustus 2026 By admin

Zidane, Islam, dan Timnas Prancis: Ketika Agama Tak Seharusnya Jadi Ukuran

18 Agustus 2026 By admin

Kereta Garuda Prabayaksa Antar Bendera Pusaka ke Istana Merdeka

17 Agustus 2026 By admin

Hobi Memasak Bisa Menjaga Kesehatan Mental

17 Agustus 2026 By admin

Melepas Tukik Lekang di Pantai Banyuwangi

16 Agustus 2026 By admin

500 Pendaki Kibarkan Merah Putih 81 Meter di Puncak Arjuno

16 Agustus 2026 By admin

Pasca Gempa M7,7 Flores, Warga Diimbau Jauhi Pantai

15 Agustus 2026 By admin

Parkir QRIS Surabaya Cukup Rp 810, Berlaku 15–16 Agustus

15 Agustus 2026 By admin

Prabowo : Gaji Hakim Junior Sudah Naik 280 Persen, Tertinggi ASEAN

14 Agustus 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • BAZNAS Siapkan 15.000 Paket Konsumsi dan Beasiswa Santri di Muktamar
  • Festival Kampung Klasik : Merawat Tradisi Merajut Kebersamaan
  • Prabowo : NU Penjaga Stabilitas Bangsa
  • Pemkab Kediri Serahkan Lahan 5,9 Ha untuk Hotel Haji
  • Presiden dan Wapres Hadiri Pembukaan Muktamar NU

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.