• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ramadhan, Momentum Hindari Nafsu Flexing

29 Maret 2023 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi flexing. Foto: Freepik

Oleh: Dr. Lia Istifhama, MEI. – Wasek MUI Jatim

Ada tiga perkara yang membinasakan yaitu hawa nafsu yang dituruti, kekikiran yang dipatuhi, dan seorang yang membanggakan dirinya sendiri. (HR. Ath-Thabrani dan Anas).

Hadis tersebut menjadi self reminder tentang perkara atau sifat yang membinasakan hati manusia. Direlevansikan dengan bulan suci Ramadhan, tiga sifat tersebut, seharusnya tidak nampak jikalau seseorang memang memiliki sifat bermuhasabah diri atau mengkoreksi dirinya sendiri. Hal ini disebabkan pada bulan Ramadhan, seyogyanya setan telah dibelenggu sehingga sifat dasar seseorang akan terlihat saat Ramadhan, tanpa dipengaruhi oleh bisikan setan.

Dijelaskan dalam sebuah hadis: “Dari Abu Hurairah ra. Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Apabila datang bulan Ramadhan, maka pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup, serta setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari No. 1899 dan Muslim No 1079).

Dari sifat yang membinasakan hati di atas, yaitu hawa nafsu yang dituruti, kekikiran yang dipatuhi, dan seorang yang membanggakan dirinya sendiri, dapat ditarik bahwa sifat ketiga, yaitu membanggakan diri. Dalam Islam, dapat diistilahkan dengan kata riya’ atau pamer, sedangkan dalam istilah saat ini, yaitu flexing. Flexing, istilah yang nge trend dan banyak diperbincangkan, terutama setelah terbukanya kebiasaan pamer kemewahan pejabat pajak seperti Rafael Alun.

Flexing mampu membinasakan hati disebabkan sisi superior dimiliki seseorang sebagai akibat kelimpahan kekayaan yang dimiliki, sekalipun cara mendapatkannya melalui cara non halal. Bahkan flexing pun, bisa dimiliki oleh siapapun yang sejatinya hanya mampu memamerkan kekayaan yang kamuflase, yaitu samar atau tidak sesuai realita.

Mudahnya seseorang memiliki sifat flexing, tak lain disebabkan dangkalnya pengetahuan seseorang sehingga tindakan yang dilakukan tidak mencerminkan akal sehat dalam mempertimbangkan konsekuensi dan dampak atas perilakunya. 

Keutamaan pengetahuan ataupun ilmu, diterangkan oleh sang Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’aridalam Kitab Adabul ‘Alimwal Muta’allim, yang menjelaskan bahwa:

“Kejarlah Ilmu ke mana pun dia pergi.Belajarlah kepada orang yang betul-betul memahaminya.Sebab dalam ilmu terdapat obat penyembuh bagi hati yang buta.Dan pertolongan dalam menjalankan perintah wajib agama.Maka bergaullah dengan para pembawa ilmu dan bersahabatlah dengan orang orang pilihan di antara mereka.Bersahabat dengan mereka adalah suatu keberuntungan.Jangan kau palingkan pandanganmu dari mereka.Karena sesungguhnya mereka adalah bintang-bintang petunjuk dimana satu hilang yang lain akan muncul.”

Dalam pesan tersebut, kita pun diingatkan bahwa ilmu akan meneduhkan hati kita dari bahayanya kebutaan hati. Orang yang mengejar ilmu, tidak akan jauh dari ajaran agama (Islam) sehingga memiliki keseimbangan dalam tindak tanduknya. Selain itu, mencintai ilmu pun akan menjadikan seseorang terbingkai dalam hubungan (social circle) yang positif.

Selain itu, ilmu juga dijelaskan oleh Amirul mukminin Ali bin Abi Thalib, melalui wasiatnya kepada salah satu muridnya, Kumail bin Ziyad, tentang konsekuensi dari kepemilikan ilmu maupun sebaliknya.

“Wahai Kumail bin Ziyad. Hati manusia itu bagaikan bejana (wadah). Oleh karena itu, hati yang terbaik adalah hati yang paling banyak memuat ilmu, bahwa manusia itu terdiri dari tiga kategori, seorang yang berilmu dan mengajarkan ilmunya. Seorang yang terus mau belajar, dan orang inilah yang berada di atas jalan keselamatan. Orang yang tidak berguna dan gembel, dialah seorang yang mengikuti setiap orang yang bersuara. Oleh karenanya, dia adalah seorang yang tidak punya pendirian karena senantiasa mengikuti kemana arah angin bertiup kehidupannya tidak dinaungi oleh cahaya ilmu, dan tidak berada pada posisi yang kuat.” (Hilyah al-Auliya).

Maka, dari wasiat tersebut, dangkal atau dalamnya ilmu akan membentuk jatidiri seseorang. Bilamana seseorang dangkal ilmu, maka seandainya seseorang tersebut dilimpahkan kekayaan, maka ia tidak akan mengetahui cara bijak mengelola kekayaan tersebut. Potret inilah yang kini menerpa banyak pihak yang diduga flexing atas uang negara, menjadi bulan-bulanan netizen.

Dangkalnya ilmu akan menyebabkan hati seseorang rusak karena hanya mengikuti hawa nafsu. Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa tatkala seseorang tidak dinaungi cahaya ilmu, maka ia hanya akan mengikuti angin bertiup. Sebagai contoh jika seseorang memiliki mutual (hubungan social) dengan kelompok yang hanya menonjolkan flexing atau pamer kekayaan, maka seseorang tersebut akan terus mengikuti kebiasaan orang di sekitarnya tanpa mengetahui apakah dirinya memiliki kemampuan seperti orang di sekitarnya.

Share This :

Ditempatkan di bawah: Ramadhan, update, wawasan Ditag dengan:Flexing, Nafsu Flexing, ramadhan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Iqra di Harvard: Saat Al-Quran Menggema dari Jantung Intelektual Dunia

9 Juni 2026 By admin

Kantin Sekolah Jadi Andalan Baru MBG, Solusi Efisien untuk Menjangkau Wilayah 3T

9 Juni 2026 By admin

Indonesia Antisipasi Kecepatan Mozambik pada FIFA Match Day di GBK

9 Juni 2026 By isa

Mensesneg Pastikan Tindak Lanjut Putusan Etik Ombudsman terhadap Hery Susanto

8 Juni 2026 By admin

Air Mata Menetes di Tanah Suci: Kisah Lansia Temukan Keluarga Baru dalam Pelayanan Haji

8 Juni 2026 By admin

Misi Ghana Mengulang Keajaiban Piala Dunia 2010

8 Juni 2026 By admin

Mengenal Diri, Menemukan Tuhan: Jalan Sunyi Menuju Makrifat

8 Juni 2026 By admin

Trump Tegaskan Netanyahu Ikuti Hasil Negosiasi AS dengan Iran

8 Juni 2026 By admin

Sekolah Rakyat Jatim 1: Membangun Generasi Unggul dari Satu Kawasan Pendidikan Terpadu

8 Juni 2026 By admin

Menkeu Purbaya: Rupiah Tembus Rp18.000, Tapi Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

7 Juni 2026 By admin

Piala Dunia 2026: Maroko Datang dengan Mimpi Lebih Besar

7 Juni 2026 By admin

Rapimnas HIMKI 2026: Membangun Ekosistem, Menguatkan Daya Saing dan Meningkatkan Ekspor

6 Juni 2026 By admin

Rezeki yang Tak Pernah Tertukar

6 Juni 2026 By admin

Menuju Laut Lebih Bersih, Surabaya Jadi Percontohan Pengendalian Sampah Plastik Nasional

6 Juni 2026 By admin

Dari Surabaya untuk Indonesia: Saat Para Rektor Satukan Langkah Majukan Pendidikan Tinggi

6 Juni 2026 By admin

Kendala Teknis Tunda Kepulangan Kloter KJT-04, Seluruh Jemaah Akhirnya Terbang Aman ke Tanah Air

6 Juni 2026 By admin

Dari Kampus ke Panggung Nasional, Miss Indonesia Berburu Talenta Muda Unesa

6 Juni 2026 By admin

Chivu Pasang Target Realistis untuk Inter Milan di Liga Champions

6 Juni 2026 By admin

Khofifah Pastikan SPMB Jatim 2026 Berjalan Lancar

5 Juni 2026 By admin

Perekaman KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen, Pemkot Genjot Aktivasi IKD

5 Juni 2026 By admin

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Indonesia Jaga Paspor Jelang Kepulangan

5 Juni 2026 By admin

Dari Pesantren hingga Pelabuhan: Jalan Jawa Timur Menuju Pusat Industri Halal Dunia

5 Juni 2026 By admin

Indonesia Bidik Kemenangan Perdana atas Oman Setelah 38 Tahun

5 Juni 2026 By admin

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya

5 Juni 2026 By admin

HIMKI Dorong Transformasi Industri Furnitur Lewat Indowood Expo 2026

4 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Luka Lama di Puncak Organisasi Sepak Bola Dunia
  • Khofifah Ajak Pelaku Konstruksi Tingkatkan Daya Saing dan Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja
  • Ketika Ilmu Pengetahuan Menjadi Kekuatan Bangsa
  • Menjaga Kesucian Haji dari Praktik Curang Oknum KBIHU
  • Ketika Iklim Berubah, Anak-Anak Menjadi Kelompok yang Paling Rentan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.