• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

UU Kesehatan Harus Mampu Hadapi Dinamika Sektor Kesehatan Dalam Negeri

24 Juli 2024 by wah Tinggalkan Komentar

Ilustrasi dunia kesehatan nasional. Foto: iStock

Jakarta (Trigger.id) – Seiring dengan perubahan sosial, ekonomi, dan demografi, Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan kesehatan, termasuk meningkatnya beban penyakit, ketidaksetaraan akses, dan kebijakan pelayanan kesehatan yang memerlukan penyesuaian.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmat Handoyo mengatakan Indonesia dihadapkan pada tantangan yang besar dalam meningkatkan aksesibilitas dan mutu layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakatnya. Dalam konteks ini, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2023 tentang Kesehatan (UU Kesehatan) menjadi tonggak penting yang mencerminkan komitmen Pemerintah untuk menghadapi berbagai dinamika dalam sektor kesehatan.

“UU Kesehatan diharapkan menjadi instrumen penting yang dapat mengatasi tantangan tersebut. Dengan merinci hak dan kewajiban, serta mengatur strategi implementasi, undang-undang ini diharapkan menjadi landasan kuat untuk transformasi positif dalam sistem kesehatan nasional”, pungkasnya dalam acara dialetika demokrasi di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (23/7/2024).

Menurutnya UU Kesehatan membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek, seperti pelayanan primer, pelayanan rujukan, ketahanan kesehatan, pendanaan, sumber daya manusia, dan teknologi kesehatan. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang implikasi dan strategi implementasinya menjadi krusial untuk memastikan keberhasilan implementasi.

“UU Kesehatan diharapkan mampu menjawab akan kebutuhan tenaga dan peralatan kesehatan di Daerah. Sejak diresmika UU ini membutuhkan waktu hingga 5 tahun agar dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Tantangan dunia kesehatan nasional di Indonesia mencakup berbagai aspek yang beragam dan kompleks. Beberapa tantangan utama meliputi:

  1. Ketersediaan dan Distribusi Layanan Kesehatan: Ketimpangan dalam distribusi fasilitas kesehatan dan tenaga medis antara wilayah perkotaan dan pedesaan masih menjadi masalah. Banyak daerah terpencil yang sulit dijangkau dan minim fasilitas kesehatan.
  2. Pembiayaan Kesehatan: Meskipun Indonesia telah memiliki program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan, pembiayaan kesehatan masih menjadi tantangan. Terdapat masalah dalam pengelolaan anggaran dan defisit keuangan yang dialami BPJS.
  3. Kualitas Pelayanan Kesehatan: Kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan sering kali tidak merata. Beberapa rumah sakit dan puskesmas mengalami kekurangan alat medis, obat-obatan, dan fasilitas penunjang lainnya.
  4. Penyakit Menular dan Tidak Menular: Penyakit menular seperti tuberculosis, malaria, dan HIV/AIDS masih menjadi ancaman serius. Selain itu, penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung juga meningkat, seiring dengan perubahan gaya hidup dan pola makan masyarakat.
  5. Gizi dan Stunting: Masalah gizi buruk dan stunting (kekerdilan pada anak) masih menjadi tantangan besar, terutama di kalangan anak-anak di daerah miskin dan terpencil.
  6. Kesehatan Ibu dan Anak: Angka kematian ibu dan bayi masih cukup tinggi di beberapa wilayah. Faktor seperti akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai dan kesadaran akan pentingnya perawatan prenatal dan postnatal sangat mempengaruhi hal ini.
  7. Pendidikan dan Penyuluhan Kesehatan: Kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat masih perlu ditingkatkan. Edukasi tentang pencegahan penyakit dan gaya hidup sehat perlu diperluas dan diperkuat.
  8. Dampak Pandemi COVID-19: Pandemi telah menunjukkan kelemahan dalam sistem kesehatan dan ketahanan kesehatan nasional. Respons terhadap pandemi juga mempengaruhi berbagai aspek lain seperti ekonomi dan pendidikan.

Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat luas. Inovasi dalam teknologi kesehatan, peningkatan infrastruktur, pendidikan kesehatan, serta kebijakan yang berkelanjutan adalah beberapa langkah yang bisa diambil untuk memperbaiki sistem kesehatan nasional.(zam)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, nusantara, update Ditag dengan:Dinamika Kesehatan, Kesehatan Dalam Negeri, UU Kesehatan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Menag Luruskan Polemik Zakat saat Ceramah Subuh di Al-Akbar

7 Maret 2026 By wah

Surabaya Batasi Warganya Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak

7 Maret 2026 By wah

Merawat Hutan Jawa Timur: Antara Konservasi, Edukasi, dan Wisata Alam

7 Maret 2026 By isa

Komisi E DPRD Jatim Dukung Pengawasan Ketat THR 2026

7 Maret 2026 By admin

Perang Timur Tengah Picu Pembatalan Ribuan Penerbangan

7 Maret 2026 By admin

Intelijen Iran Peringatkan Dugaan Operasi “Bendera Palsu” Israel di Al-Aqsa

7 Maret 2026 By admin

Bijak Mengelola THR di Tengah Ketidakpastian Global

6 Maret 2026 By admin

Ramadan, PWI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

6 Maret 2026 By admin

Derby Milan: Pertarungan Harga Diri di San Siro

6 Maret 2026 By admin

Iqra: Kata Pertama yang Mengubah Sejarah

6 Maret 2026 By admin

Menjaga Stamina Akhir Ramadan, Dokter Ingatkan Pola Sahur dan Tidur Cukup

6 Maret 2026 By admin

Miliarder UEA Kritik Tajam Trump Soal Perang Iran

6 Maret 2026 By admin

Belajar Ngaji di Usia Senja: Ketika Hati Kembali Menemukan Cahaya

6 Maret 2026 By wah

Jelang Lebaran, Jasa Marga Surabaya-Mojokerto Tingkatkan Pemeliharaan Ruas Jalan Tol

6 Maret 2026 By zam

City Tertahan, Guardiola: Perburuan Gelar Belum Usai

6 Maret 2026 By admin

Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah

6 Maret 2026 By admin

DPR Minta Pemerintah Awasi Kepulangan Jamaah Umrah Mandiri

6 Maret 2026 By zam

Trump Tolak Putra Khamenei Jadi Pemimpin Iran

6 Maret 2026 By zam

Hati-Hati Air Rendaman Kurma: Dari Sunnah ke Fermentasi Haram

5 Maret 2026 By admin

Lalampa, Aroma Bakar dari Manado untuk Berbuka

5 Maret 2026 By wah

Manchester United Tumbang 1-2 Lawan 10 Pemain Newcastle United

5 Maret 2026 By admin

Coppa Italia 2026, Lazio vs Atalanta Berakhir 2-2

5 Maret 2026 By admin

Menjemput Lailatul Qadar di Masjid Tegalsari

5 Maret 2026 By wah

Coretax Gantikan e-Filing, Wajib Pajak Diminta Cermat Validasi Data

5 Maret 2026 By admin

Korban di Iran Tembus 1.000 Orang Lebih, Serangan Israel-AS Terus Berlanjut

5 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Ranu Regulo Ditutup Sementara Akibat Ancaman Cuaca Ekstrem
  • Mojtaba Khamenei: Ulama di Balik Layar yang Kini Pimpin Iran
  • Timnas Panggil 41 Pemain untuk FIFA Series 2026
  • Hari Musik Nasional: Nada-Nada yang Menyatukan Identitas Bangsa
  • Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.