• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Jazz Knowledge, Herbie Hancock: Akar Jazz Ada Pada Kemanusiaan

25 September 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Herbie Hancock. Foto: France 24
Oleh: Isa Anshori*

Herbie Hancock pernah ditanya oleh wartawan, apa yang memotivasi Anda mengusulkan pembentukan Hari Jazz Internasional?

Hancock menjawab, bahwa ketika dirinya menerima kehormatan menjadi Duta Besar UNESCO, pada bulan Juli 2011 lalu, ia memutuskan untuk mendedikasikan waktu dan energinya untuk budaya damai. Oleh karena itu ia mempresentasikan sebuah proyek yang akan berbagi nilai-nilai jazz dalam skala global.

Proyek tersebut pernah diadopsi oleh Konferensi Umum UNESCO pada bulan November 2011 dan Hancock berharap Hari Jazz Internasional akan merangsang minat terhadap musik jazz, khususnya di kalangan anak muda.

“Menurut saya musik, dan khususnya jazz, karena bersifat improvisasi, membantu siswa mengekspresikan diri. Mampu mengekspresikan diri merupakan tindakan yang sangat membebaskan bagi manusia”, terang Hancock.

Herbie Hancock mengaku dirinya memiliki statistik yang membuktikan bahwa siswa yang telah mengikuti programnya memiliki prestasi yang jauh lebih baik dalam mata pelajaran lain, seperti matematika, sains, sastra. “Nilai-nilai jazz berdampak langsung pada rasa harapan mereka, rasa harga diri mereka, karena nilai-nilai jazz merupakan nilai yang sangat tinggi” papar pemilik lagu ‘Watermelon Man’ tersebut.

Hancock berpendapat bahwa jazz memiliki kekuatan unik untuk mencerminkan berbagai aspek kemanusiaan, karena jazz didasarkan pada improvisasi, dialog, dan kebebasan berekspresi. Beberapa elemen yang ia tekankan dalam menyatakan bahwa akar jazz ada pada kemanusiaan termasuk:

  1. Improvisasi sebagai Ekspresi Individu: Jazz memungkinkan musisinya untuk berimprovisasi, yang dalam konteks ini berarti mengekspresikan emosi, ide, dan cerita pribadi dalam waktu nyata. Menurut Hancock, ini mencerminkan aspek kemanusiaan karena setiap individu memiliki perspektif, pengalaman, dan cara berpikir yang unik.
  2. Dialog dan Interaksi: Jazz sering kali dimainkan dalam format grup, di mana setiap anggota harus mendengarkan, merespon, dan berinteraksi dengan yang lain. Ini mencerminkan bagaimana manusia berkomunikasi dan berinteraksi dalam masyarakat, saling mendukung, merespons, atau berkolaborasi dalam mencapai tujuan bersama.
  3. Kebebasan dan Inovasi: Jazz sering dianggap sebagai simbol kebebasan, di mana musisi dapat mengekspresikan diri mereka tanpa batasan ketat. Hal ini paralel dengan semangat kemanusiaan untuk mencari kebebasan berpikir, inovasi, dan kreativitas.
  4. Empati dan Hubungan: Musik jazz, menurut Hancock, mengajarkan tentang empati dan pengertian. Saat bermain jazz, musisi harus “merasakan” dan memahami alur permainan rekan-rekannya, menciptakan hubungan yang lebih dalam. Ini adalah salah satu fondasi penting dari kemanusiaan — kemampuan untuk merasakan dan memahami orang lain.

Pengalaman Hancock dengan Jazz dan Kemanusiaan

Herbie Hancock tidak hanya terkenal sebagai pemain jazz yang brilian tetapi juga sebagai seseorang yang aktif dalam mempromosikan perdamaian dan kesatuan melalui musik. Ia telah terlibat dalam berbagai proyek internasional, termasuk menjadi Duta Jazz UNESCO, di mana ia menyebarkan pesan bahwa musik jazz dapat menjadi alat untuk membawa orang-orang dari latar belakang budaya yang berbeda bersama.

Sebagai seorang Buddhis, Hancock juga mengaitkan filosofi kemanusiaan dalam jazz dengan ajaran spiritualnya. Dia percaya bahwa melalui jazz, manusia dapat menemukan koneksi lebih dalam dengan diri mereka sendiri dan orang lain, serta menyadari potensi mereka untuk berkontribusi pada perdamaian dunia.

Kesimpulan

Herbie Hancock melihat jazz sebagai lebih dari sekedar genre musik; ia melihatnya sebagai cerminan dari nilai-nilai kemanusiaan seperti kebebasan, kreativitas, empati, dan interaksi sosial. Bagi Hancock, jazz adalah medium untuk menyatukan orang dan memperdalam pengertian kita tentang diri sendiri dan satu sama lain. Pandangannya ini membantu memperluas pemahaman kita tentang peran musik dalam kehidupan manusia, terutama dalam konteks sosial dan spiritual.

—000—

*Pemimpin Redaksi Trigger.id

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, seni budaya, update, wawasan Ditag dengan:Akar Jazz, Herbie Hancock, Jazz Knowledge, Kemanusiaan, unesco

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Keutamaan Dua Rakaat Sebelum Subuh dan Cahaya Cinta Allah

26 Februari 2026 By admin

Berburu Takjil di Gaza City, Ramadan di Tengah Krisis dan Harapan

26 Februari 2026 By admin

Liga Champions, Madrid dan Tiga Tim Lain ke 16 Besar

26 Februari 2026 By admin

Enam Makanan Penjaga Jantung Yang Harus Anda Tahu

26 Februari 2026 By admin

Zakat yang Mengubah Hidup: Dari Mustahik Menjadi Muzakki

26 Februari 2026 By admin

Menkes: Kenaikan Iuran BPJS Tak Sentuh Warga Miskin

25 Februari 2026 By admin

Waspada Kopi dan Teh saat Ramadan, Pakar Ingatkan Risiko Dehidrasi

25 Februari 2026 By zam

Detik-Detik Menjelang Maghrib: Tradisi Menunggu Berbuka di Berbagai Daerah

25 Februari 2026 By admin

Anak, Amanah yang Menguji dan Memuliakan

25 Februari 2026 By admin

Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual

25 Februari 2026 By admin

Inter Tersingkir, Atletico dan Newcastle ke 16 Besar

25 Februari 2026 By admin

Baznas: ZIS Tak Dialihkan ke Program MBG

25 Februari 2026 By admin

Peminat SNBP 2026 Melonjak : Unesa 53 Ribu, Unair & UB Kompetitif

24 Februari 2026 By zam

Takjil Berbahaya: BPOM Temukan Pewarna Sintesis Pemicu Kanker

24 Februari 2026 By admin

Ramadhan: Momentum Hijrah yang Nyata, Bukan Sekadar Wacana

24 Februari 2026 By admin

Rujak Soto: Perpaduan yang Tak Masuk Akal Tapi Dicinta

24 Februari 2026 By wah

Khutbah Jumat: Ujian Dalam Hidup

23 Februari 2026 By isa

Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit

23 Februari 2026 By admin

Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

23 Februari 2026 By admin

Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

23 Februari 2026 By admin

Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat

23 Februari 2026 By wah

Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

23 Februari 2026 By admin

Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna

22 Februari 2026 By zam

Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN

22 Februari 2026 By admin

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops

22 Februari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Surga Merindukan Empat Golongan Manusia
  • Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Duel Para Juara Menggoda
  • Blood Moon 3 Maret, MUI: Perbanyak Ibadah, Jauhi Mitos
  • Orang Tua Kunci Pemulihan Anak Pasca Operasi
  • Tiyo Ardianto, Suara Mahasiswa yang Tak Kenal Diam

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.