
Teheran (Trigger.id) – Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihaknya masih menguasai Selat Hormuz dan memperingatkan seluruh kapal agar tidak mencoba memasuki jalur perairan strategis tersebut setelah penutupan resmi diberlakukan.Dalam pernyataan yang dikutip media Iran, Al-Alam, komando IRGC menyatakan akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap kapal yang berupaya melintasi selat tersebut tanpa izin.Laporan itu juga menyebutkan bahwa pasukan Iran sebelumnya telah melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan sebuah kapal tanker yang mencoba melewati Selat Hormuz. Insiden tersebut terjadi di perairan dekat Kota Sirik yang berada di wilayah selatan Iran.Sementara itu, Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) pada Kamis mengonfirmasi bahwa Selat Hormuz ditutup untuk aktivitas pelayaran hingga waktu yang belum ditentukan. Kebijakan tersebut meningkatkan ketegangan di kawasan mengingat selat itu merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling penting di dunia.Hingga kini, belum ada laporan mengenai korban maupun kerusakan akibat insiden yang melibatkan kapal tanker tersebut. (Ian)
Sumber: Diolah dari laporan Al-Alam dan Sputnik/RIA Novosti.



Tinggalkan Balasan