• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ketika “Nusyuz” Terjadi, Bagaimana Sikap Seorang Suami?

3 Oktober 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi nusyuz. Foto: iStock
Oleh: Ustadz Marzuki Imron (Naruto), ST*

Dalam Islam, nusyuz merujuk pada tindakan pembangkangan atau ketidakpatuhan seorang istri terhadap suaminya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan syariat. Konsep nusyuz ini terdapat dalam Al-Quran, tepatnya di Surah An-Nisa’ ayat 34, yang menjelaskan bahwa seorang istri yang melakukan nusyuz tidak menjalankan tanggung jawabnya sebagai istri yang taat dalam rangka menjaga keharmonisan rumah tangga.

Dalam Islam, setiap pasangan memiliki hak dan kewajiban yang saling melengkapi. Kurangnya pemahaman terhadap peran sebagai istri yang harus menghormati dan menaati suami (selama tidak bertentangan dengan syariat) bisa menjadi penyebab utama nusyuz. Ketidaktahuan tentang tanggung jawab rumah tangga atau ketidakpedulian terhadap pentingnya menjalankan tugas ini dapat memicu sikap pembangkangan.

Komunikasi yang buruk antara suami dan istri sering kali menjadi akar dari konflik dalam rumah tangga. Ketidakmampuan untuk menyampaikan perasaan, keinginan, atau keluhan dengan baik dapat memicu ketidakpatuhan. Dalam kasus seperti ini, istri mungkin merasa tidak dipahami atau dihargai, sehingga memicu sikap nusyuz.

Perbedaan dalam harapan tentang peran suami dan istri dapat memicu ketidakpatuhan. Jika istri merasa bahwa suaminya tidak memenuhi ekspektasi tertentu, baik dalam hal nafkah, perhatian, atau kasih sayang, hal ini dapat memicu sikap pembangkangan.

Stres, beban psikologis, dan masalah emosional seperti depresi atau kecemasan bisa menjadi penyebab nusyuz. Ketika istri merasa terbebani secara mental atau emosional, ia mungkin kesulitan menjalankan perannya dengan baik dalam rumah tangga, sehingga memicu sikap pembangkangan.

Tentang nusyuz Allah SWT berfirman di surah An Nisa’ ayat 34:

ٱلرِّجَالُ قَوَّٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَآ أَنفَقُوا۟ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ ۚ فَٱلصَّٰلِحَٰتُ قَٰنِتَٰتٌ حَٰفِظَٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ ٱللَّهُ ۚ وَٱلَّٰتِى تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَٱهْجُرُوهُنَّ فِى ٱلْمَضَاجِعِ وَٱضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا۟ عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

Artinya: Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS. An Nisa’: 34)

Sejarah Nusyuz pada Zaman Rasulullah SAW

Di zaman Rasulullah SAW, ada beberapa contoh yang menggambarkan nusyuz. Salah satu kisah yang cukup dikenal adalah terkait istri-istri Nabi yang pernah meminta nafkah lebih banyak dari beliau, dan hal ini dianggap sebagai bentuk pembangkangan (nusyuz). Nabi SAW kemudian mengambil sikap tegas, memberikan pilihan kepada istri-istrinya, antara tetap hidup sederhana bersamanya atau memilih duniawi dengan meninggalkannya. Kisah ini menunjukkan pentingnya ketaatan istri dalam menjaga ketenangan rumah tangga, serta pentingnya komunikasi dan penyelesaian konflik dalam Islam.

Kriteria Nusyuz

Nusyuz bukan hanya berupa ketidakpatuhan fisik, tetapi juga mencakup sikap yang tidak menghormati suami, seperti:

  1. Menolak ajakan suami tanpa alasan syar’i – Sebagaimana disebutkan dalam hadits, seorang istri yang menolak ajakan suami tanpa alasan syar’i mendapat laknat hingga pagi.
  2. Meninggalkan rumah tanpa izin suami, kecuali untuk alasan yang sah menurut syariat.
  3. Mengabaikan tanggung jawabnya sebagai istri, misalnya dalam hal mendidik anak atau mengelola rumah tangga.

Sikap Suami dalam Menghadapi Istri Nusyus

Islam memberikan panduan yang jelas dalam menangani istri yang melakukan nusyus:

  1. Nasihat: Suami dianjurkan untuk menasihati istrinya dengan cara yang baik dan bijaksana, mengingatkannya tentang kewajiban sebagai istri dan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga.
  2. Pisah Tempat Tidur: Jika nasihat tidak diindahkan, suami dapat memisahkan tempat tidur sebagai bentuk teguran.
  3. Memberikan Teguran Fisik yang Ringan: Islam memperbolehkan teguran fisik yang ringan tanpa melukai fisik atau mental, sebagai langkah terakhir jika cara-cara sebelumnya tidak efektif. Namun, teguran ini harus dilakukan tanpa kekerasan dan tetap dalam batasan syariat.

Dalam seluruh proses ini, suami diharapkan tetap bersikap sabar dan adil. Jika nusyus terus berlanjut dan tidak ada perubahan, maka langkah terakhir yang dapat diambil adalah perceraian sebagai jalan keluar dari konflik yang tidak terselesaikan.

—000—

*Muslim Influencer, tinggal di Sidoarjo

Share This :

Ditempatkan di bawah: Tips, update, wawasan Ditag dengan:Membangkang, Nusyuz, Perintah Suami, Sikap Suami, Suami

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Surabaya Ubah Arus Air, Target Bebas Banjir 2026

25 April 2026 By admin

Film Baru ‘The Lord of the Rings’ Siap Tayang 2027 dengan Deretan Bintang Lama dan Baru

24 April 2026 By admin

Inggris Menuju Generasi Tanpa Rokok

24 April 2026 By admin

Jazz, Bahasa Dunia Yang Menyatukan Manusia

24 April 2026 By admin

Jalur Semeru Dibuka Kembali, Maksimal 200 Pendaki Per Hari

24 April 2026 By wah

Indonesia dan Diplomasi Budaya: dari Warisan Menuju Pengaruh Dunia

24 April 2026 By wah

OSS Permudah Layanan, 36.800 JCH Embarkasi Surabaya Terbagi 97 Kloter

23 April 2026 By zam

Waspada Cuaca Ekstrem di Tanah Suci, Ini Tips Jaga Kesehatan JCH

23 April 2026 By zam

Arab Saudi Ancam Denda Ratusan Juta bagi Fasilitator Haji Ilegal

23 April 2026 By admin

Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Prediksi Hujan Petir Landa Puluhan Wilayah di Jawa Timur

23 April 2026 By admin

Khidmat dan Haru, Kloter Perdana Haji 2026 dari Surabaya Resmi Diberangkatkan

23 April 2026 By admin

Bupati Banyuwangi Gratiskan PBB Ribuan Warga Miskin, Daerah Lain Kapan Menyusul ?

22 April 2026 By zam

Menjemput Pagi, Menyalakan Semangat Kartini dari Balik Kemudi

22 April 2026 By zam

Eliminasi TBC, Kemenkes dan BPOM Percepat Inovasi Alat Kesehatan

21 April 2026 By admin

“Liquid Salad”: Minum Sayur Jadi Tren, Sehatkah atau Sekadar Praktis?

21 April 2026 By admin

NIK Mantan Suami Lalai Nafkah Bakal Dinonaktifkan

20 April 2026 By zam

Fakta Ketika 4,1 Juta Konten Negatif Ditangani Kemkomdigi

20 April 2026 By admin

Mengenal “Peakspan”: Ukuran Baru Penuaan yang Sedang Dibahas Ilmuwan

20 April 2026 By admin

Arsenal Masih Pimpin Klasemen, Manchester City Kian Dekati Puncak

20 April 2026 By admin

Indonesia Hentikan Impor Solar Mulai 1 Juli 2026, Terapkan B50 Berbasis Sawit

20 April 2026 By admin

Dari Rumah untuk Dunia: Strategi Eropa Hadapi Krisis Energi

20 April 2026 By admin

Berapa Jumlah Push-Up yang Idealnya?, Ini Standarnya Berdasarkan Usia

19 April 2026 By admin

Seribu Penari, Satu Nusantara: TMII Satukan 34 Provinsi dalam Rekor Bersejarah

19 April 2026 By admin

Minyak Rusia Menggoda Indonesia: Murah di Harga, Rumit di Jalur

19 April 2026 By wah

Menata Ulang Biaya Haji: Jangan Terjebak Ketergantungan APBN

19 April 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Bensin Sawit Inovasi ITS Lebih Efisien dan Siap Diuji Nasional
  • Pertama di Indonesia, RSUD Dr. Soetomo Lakukan Tindakan Psychosurgery
  • Hotel Bersejarah Kembali Jadi Lokasi Penembakan, Trump Dievakuasi dari Washington Hilton
  • Kisah Pedagang Rujak Cirebon Menjemput Panggilan Haji
  • Arsenal Rebut Puncak, Persaingan Gelar dan Empat Besar Liga Inggris Makin Memanas

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.