• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Nasi Hangat vs Nasi Dingin: Mana Lebih Sehat?

10 Agustus 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Sebagai makanan pokok di banyak budaya, nasi tak sekadar memuaskan selera, tapi juga jadi fokus penelitian gizi. Kenyamanan nasi hangat memang sulit ditandingi, tapi apakah nasi dingin atau nasi yang sudah didinginkan ternyata lebih baik untuk kesehatan? Berikut ulasannya:

1. Nasi Dinginkan: Peningkatan Resistant Starch dan Manfaat Kesehatan

Saat nasi matang kemudian didinginkan, terjadi proses yang disebut retrogradation, di mana pati dalam nasi berubah bentuk menjadi resistant starch — serat yang tak mudah dicerna dan memiliki banyak manfaat:

  • Mengontrol gula darah: Nasi dingin memiliki resistant starch lebih tinggi, yang memperlambat pencernaan karbohidrat dan menurunkan lonjakan gula darah setelah makan
  • Menjaga kesehatan pencernaan: Resistant starch menjadi bahan bakar bagi bakteri baik usus, yang bisa mendukung fungsi pencernaan dan metabolisme
  • Mengurangi beban kalori terserap: Penelitian lama menemukan bahwa menambahkan sedikit minyak dan kemudian mendinginkan nasi bisa mengurangi kalori yang terserap hingga 60%, sekaligus meningkatkan resistant starch
  • Manfaat khusus bagi penderita diabetes tipe 1: Dalam penelitian, konsumsi nasi yang didinginkan dan kemudian dipanaskan kembali mengurangi lonjakan gula darah setelah makan dibanding nasi hangat.

2. Pendapat Ahli Gizi & Kesehatan

  • Debbie Petitpain, MBA, RDN, menyatakan bahwa makanan tepung seperti kentang atau nasi yang sudah didinginkan dan dipanaskan ringan tetap mempertahankan resistant starch, sekaligus menyajikan tekstur lebih ringan dan mudah dicerna
  • Healthline menyebut, menyimpan nasi secara benar (didalam kulkas segera setelah matang) bukan hanya meningkatkan resistant starch tetapi juga membantu mencegah keracunan makanan seperti akibat Bacillus cereus.

3. Tantangan dan Risiko

  • Aman atau tidak? Nasi yang sudah dingin atawa dinginkan memang bermanfaat, namun penting untuk mendinginkannya dalam waktu cepat (kurang dari 1 jam) untuk mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya
  • Belum cukup bukti untuk sebagian kondisi: Meski banyak manfaat diasosiasikan dengan resistant starch, beberapa penelitian menemukan efek penuh pada rasa kenyang atau pengurangan kalori masih bervariasi, tergantung tipe resistant starch-nya.

4. Nasi Hangat: Kelebihan Nyaman, Kekurangan Metabolik

Nasi hangat memang menggugah selera—aroma dan teksturnya lembut. Namun secara metabolik:

  • Pati cepat dicerna: Nasi hangat memiliki pati yang mudah dicerna, sehingga menyebabkan lonjakan gula darah lebih cepat dibanding nasi dingin.
  • Kurang mengandung resistant starch: Proses pendinginan belum terjadi, sehingga manfaat serat alami tetap rendah.

Kesimpulan: Nasi Dingin vs Nasi Hangat

AspekNasi HangatNasi Dingin (atau dinginkan lalu panaskan ringan)
Gula darahLonjakan cepatLonjakan lebih lambat
Resistant starchRendahTinggi
Pencernaan dan satietasCepat lapar kembaliLebih kenyang dan baik untuk usus
Risiko bakteriLebih cepat basi jika tidak disimpanAman jika disimpan dengan benar
KenikmatanLebih aroma dan tekstur hangatSedikit lebih asing, tapi tetap enak

Visi akhir: Nasi dingin (terutama setelah didinginkan dalam kulkas dan dipanaskan sedang) secara ilmiah terbukti lebih sehat dalam konteks manajemen gula darah dan pencernaan—selama langkah penanganannya dilakukan dengan benar. Sementara nasi hangat tetap unggul dari sisi kenikmatan. Jadi, baik memenuhi kebutuhan selera maupun kesehatan, penting untuk memilih pendekatan yang cerdas dan seimbang. (bin)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, nusantara, update Ditag dengan:Ahli Gizi, Ahli Kesehatan, Mana Lebih Sehat, Nasi Dingin, Nasi Hangat

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual

25 Februari 2026 By admin

Inter Tersingkir, Atletico dan Newcastle ke 16 Besar

25 Februari 2026 By admin

Baznas: ZIS Tak Dialihkan ke Program MBG

25 Februari 2026 By admin

Peminat SNBP 2026 Melonjak : Unesa 53 Ribu, Unair & UB Kompetitif

24 Februari 2026 By zam

Takjil Berbahaya: BPOM Temukan Pewarna Sintesis Pemicu Kanker

24 Februari 2026 By admin

Ramadhan: Momentum Hijrah yang Nyata, Bukan Sekadar Wacana

24 Februari 2026 By admin

Rujak Soto: Perpaduan yang Tak Masuk Akal Tapi Dicinta

24 Februari 2026 By wah

Khutbah Jumat: Ujian Dalam Hidup

23 Februari 2026 By isa

Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit

23 Februari 2026 By admin

Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

23 Februari 2026 By admin

Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

23 Februari 2026 By admin

Puasa Bikin Kulit Kering? Ini Tips Dokter Unair agar Tetap Sehat

23 Februari 2026 By wah

Muzani: Ambang Batas 7 Persen Terlalu Tinggi

23 Februari 2026 By admin

Jatim Pecahkan Dua Rekor MURI, 20.000 Porsi Buka Puasa dan 18.000Jamaah Lantunkan Asmaul Husna

22 Februari 2026 By zam

Pemkot Surabaya Gandeng Pengembang Percepat Pendataan DTSEN

22 Februari 2026 By admin

Penjualan Tiket KA Lebaran 2026: Jutaan Terjual di Sejumlah Daops

22 Februari 2026 By admin

Presiden Kerahkan Kekuatan, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat

22 Februari 2026 By admin

4 Tahun Menyalakan Optimisme: Jejak dan Ikhtiar TRIGGER.ID

22 Februari 2026 By admin

Kesiapan Lebaran 2026 di Jawa Timur Dimatangkan

21 Februari 2026 By zam

Masjid Bungkuk Singosari, Saksi Sunyi Perjuangan Sejak Era Diponegoro

21 Februari 2026 By zam

Persebaya Bidik Kemenangan di Jepara

21 Februari 2026 By admin

Menlu: TNI di Gaza Fokus Misi Kemanusiaan

21 Februari 2026 By admin

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump

21 Februari 2026 By admin

STY: Karier di Liga 1 Bukan Masalah bagi Pemain Naturalisasi

21 Februari 2026 By admin

Dua Abad Harmoni dan Cahaya Toleransi Klenteng Eng An Kiong

20 Februari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Melihat Dinamika Bisnis Hampers Lebaran di Era Digital
  • Empat Alumni LPDP Kembalikan Dana Beasiswa hingga Rp 2 Miliar
  • Manis Penuh Makna: Filosofi Kolak dari Dakwah Wali hingga Manfaat Kesehatan
  • Keutamaan Dua Rakaat Sebelum Subuh dan Cahaya Cinta Allah
  • Berburu Takjil di Gaza City, Ramadan di Tengah Krisis dan Harapan

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.