• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mengenal “Peakspan”: Ukuran Baru Penuaan yang Sedang Dibahas Ilmuwan

20 April 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Banyak orang mencapai “peakspan” mereka pada usia 20-an atau 30-an. Foto: health

Surabaya (Trigger.id) – Selama ini, kita akrab dengan istilah lifespan (usia hidup) dan healthspan (masa hidup sehat). Kini, para ilmuwan mulai memperkenalkan konsep baru bernama “peakspan”—sebuah cara pandang segar untuk memahami kualitas hidup manusia seiring bertambahnya usia.

Apa Itu Peakspan?

Konsep peakspan diperkenalkan dalam jurnal ilmiah Aging & Disease oleh peneliti termasuk Alex Zhavoronkov. Sederhananya, peakspan adalah rentang waktu ketika seseorang berada pada kondisi kesehatan atau performa terbaiknya.

Lebih spesifik, peakspan diukur dari:

Seberapa lama seseorang mampu mempertahankan performa terbaiknya—minimal masih berada dalam 90% dari kemampuan puncaknya.

Menariknya, peakspan tidak bersifat tunggal. Ia bisa berbeda-beda tergantung fungsi tubuh. Misalnya:

  • Peakspan jantung (kardiovaskular)
  • Peakspan otak (kognitif)
  • Peakspan kekuatan otot

Artinya, seseorang bisa berada di puncak kemampuan fisik, tapi belum tentu di puncak fungsi kognitif—atau sebaliknya.

Apa Bedanya dengan Healthspan?

Di sinilah muncul perdebatan. Banyak ahli menilai konsep ini mirip dengan healthspan, tapi dengan pendekatan berbeda.

Menurut Mahtab Jafari, healthspan bukan sekadar bebas penyakit, tetapi kemampuan mempertahankan fungsi tubuh yang optimal.

Sementara itu, Jay Luthar mempertanyakan:

“Seberapa banyak lagi istilah ‘span’ yang sebenarnya kita butuhkan?”

Namun, keunikan peakspan adalah fokusnya pada kualitas performa tertinggi, bukan sekadar kondisi “sehat”.

Kapan Peakspan Terjadi?

Secara umum, sebagian besar fungsi tubuh manusia mencapai puncaknya di usia 20–30 tahun. Setelah itu, penurunan perlahan terjadi akibat akumulasi kerusakan sel dan proses penuaan alami.

Namun, ini bukan aturan mutlak.

Banyak orang justru belum mencapai “puncaknya” di usia muda karena gaya hidup yang kurang sehat. Sebaliknya, ada yang justru menemukan performa terbaiknya di usia lebih tua setelah mengubah pola hidup.

Contohnya:

  • Seseorang yang tidak aktif di usia muda, tapi mulai berolahraga serius di usia 50-an
  • Individu yang meningkatkan fungsi kognitif melalui belajar dan aktivitas mental di usia lanjut

Bahkan, penelitian terbaru di jurnal Geriatrics (2026) menunjukkan bahwa:

Hampir setengah dari lansia yang diteliti justru mengalami peningkatan fungsi fisik atau kognitif dalam periode pengamatan hingga 12 tahun.

Bisakah Peakspan Diperpanjang?

Jawabannya: ya, sangat mungkin.

Para ilmuwan meyakini bahwa dengan intervensi gaya hidup yang tepat, manusia bisa memperpanjang masa berada di kondisi terbaiknya.

Beberapa kunci utamanya:

  • Aktivitas fisik rutin
  • Pola makan seimbang
  • Kesehatan mental terjaga
  • Tidur berkualitas
  • Pencegahan penyakit sejak dini

Pesan pentingnya sederhana:

Tidak pernah terlalu cepat—dan tidak pernah terlambat—untuk mulai merawat kesehatan.

Mengapa Konsep Ini Penting?

Peakspan menggeser fokus dari sekadar “hidup lama” menjadi:
➡️ “Berapa lama kita bisa hidup dalam kondisi terbaik?”

Ini relevan di era modern, ketika banyak orang hidup lebih lama, tetapi tidak selalu dalam kondisi prima.

Dengan memahami peakspan, kita diajak untuk:

  • Tidak hanya mengejar usia panjang
  • Tapi juga menjaga kualitas hidup di setiap fase usia

Kesimpulan

Konsep peakspan memberi perspektif baru dalam dunia kesehatan dan penuaan. Ia menekankan pentingnya mempertahankan performa terbaik, bukan sekadar menghindari penyakit.

Pada akhirnya, kualitas hidup bukan ditentukan oleh berapa lama kita hidup, tetapi:

Seberapa lama kita bisa hidup dalam versi terbaik diri kita. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, olah raga, update Ditag dengan:Dibahas Ilmuwan, Mengenal, Peakspan, Sedang Dibahas, Ukuran Baru Penuaan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Dam Jemaah Haji 2026 Lebih Transparan, Daging Kurban Disalurkan ke Palestina

23 Mei 2026 By admin

Malas Olahraga, Bisa Jadi Tubuh Anda Punya “Jam Fitness” Sendiri

23 Mei 2026 By admin

Ramah Lansia di Tanah Suci: Kamar Haji Kini Lebih Aman dan Nyaman

23 Mei 2026 By admin

Kalung Palestina Bella Hadid di Cannes: Ketika Mode Menjadi Suara Perlawanan

23 Mei 2026 By admin

Timnas Indonesia Rilis Daftar Sementara untuk FIFA Matchday Juni 2026

23 Mei 2026 By admin

Bensin Campur Etanol Segera Wajib di Indonesia, Apa Dampaknya bagi Pengendara?

22 Mei 2026 By admin

Skema Baru Jalur Prestasi SPMB Surabaya 2026, Nilai Rapor Dipadukan TKA

22 Mei 2026 By admin

Menag Haji RI Puji Kesigapan Petugas Dampingi Jamaah Lansia di Masjidil Haram

22 Mei 2026 By admin

Kekerasan di Daycare Jadi Pengingat Pentingnya Layanan Pengasuhan Berkualitas

22 Mei 2026 By admin

Dwigol Ronaldo Antar Al-Nassr Akhiri Puasa Gelar Liga Arab Saudi

22 Mei 2026 By admin

Anggaran MBG 2026 Disesuaikan, DPR: Nutrisi dan Gizi Makanan harus Tetap Dijaga

21 Mei 2026 By zam

Yamal Bidik Rekor Baru Bersama Spanyol di Piala Dunia 2026

21 Mei 2026 By admin

Saat Presiden Menyerukan Perang Terbuka Melawan Pungli dan Korupsi

21 Mei 2026 By admin

Surabaya Berpeluang Jadi Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok Nasional

21 Mei 2026 By admin

Kemenhaj Catat Lebih dari 100 Ribu Jemaah Indonesia Telah Tunaikan Dam

21 Mei 2026 By admin

Sekdaprov Jatim Apresiasi RS Korpri Pura Raharja Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Driver Gojek

20 Mei 2026 By admin

Khofifah Dorong ASN Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Global

20 Mei 2026 By admin

DPR RI Nilai Layanan Haji 2026 Lebih Humanis dan Nyaman bagi Jemaah

20 Mei 2026 By admin

Arsenal Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun Usai City Ditahan Bournemouth

20 Mei 2026 By admin

Oceanman Bali 2026 Siap Digelar, 900 Perenang Dunia Ramaikan Pantai Kedonganan

20 Mei 2026 By admin

Jasa Marga dan BTN Wujudkan Rest Area Jalan Tol Jadi Penggerak Ekonomi Baru

20 Mei 2026 By zam

Gegara Game Online Siswa SD Terpapar Radikalisme. Ortu Harus Bagaimana ?

20 Mei 2026 By admin

Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah

20 Mei 2026 By zam

Saat Olahraga, Mana Lebih Berbahaya: Serangan Jantung atau Jantung Berhenti Mendadak?

19 Mei 2026 By admin

400 Laporan Masuk Setiap Hari, Hotline “Lapor Cak Eri” Andalkan Layanan Cepat

19 Mei 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Air Mata Perpisahan Salah dan Robertson Warnai Anfield
  • AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal, Selat Hormuz Dibuka Bertahap
  • Tak Hanya Redakan Menopause, Kedelai Bisa Bikin Kehidupan Intim Wanita Lebih Nyaman
  • Armuzna Dinilai Masih Rawan, DPR Soroti Lemahnya Mitigasi dan Koordinasi Petugas Haji
  • Olahraga 10 Jam Seminggu untuk Jantung Lebih Sehat, Perlukah?

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.