
Pemerintah menargetkan percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih secara besar-besaran, dengan sasaran lebih dari 25.000 unit
Jakarta (Trigger.id)— Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menargetkan percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih secara besar-besaran, dengan sasaran lebih dari 25.000 unit dapat berdiri hanya dalam waktu tiga bulan. Langkah ini disebut sebagai strategi konkret untuk memperkuat ekonomi berbasis rakyat di seluruh Indonesia.
Dalam pernyataannya yang disiarkan melalui kanal resmi pemerintah, Presiden mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat sekitar 1.000 koperasi akan segera diresmikan. Setelah itu, jumlahnya akan melonjak signifikan hingga puluhan ribu dalam beberapa bulan berikutnya.
Menurutnya, koperasi yang dibangun bukan sekadar konsep, melainkan fasilitas nyata yang dilengkapi infrastruktur pendukung seperti gudang, sistem pendingin, serta armada distribusi. Hal ini diharapkan mampu menunjang operasional dan memperlancar rantai pasok kebutuhan masyarakat.
Presiden juga menyoroti skala ambisius program tersebut, bahkan menantang untuk melihat apakah pernah ada pembangunan koperasi dalam jumlah sebesar itu dalam waktu singkat di negara lain.
Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan inisiatif strategis nasional yang diluncurkan melalui kebijakan resmi pemerintah pada 2025. Target jangka panjangnya mencapai 80.000 koperasi yang tersebar hingga ke pelosok desa.
Koperasi ini dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi desa berbasis digital, yang berfungsi memangkas jalur distribusi yang panjang. Dengan demikian, harga kebutuhan pokok bisa lebih terjangkau bagi masyarakat.
Selain itu, koperasi juga akan menyediakan berbagai layanan tambahan seperti simpan pinjam, distribusi pupuk, serta fasilitas penyimpanan hasil perikanan melalui cold storage untuk mendukung para nelayan.(zam)



Tinggalkan Balasan