• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Air Mata Menetes di Tanah Suci: Kisah Lansia Temukan Keluarga Baru dalam Pelayanan Haji

8 Juni 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Jemaah haji lansia disambut Wakil Menteri Haji dan Umrah. Foto: mch

Madinah (Trigger.id) – Siang itu, senyum tak pernah lepas dari wajah Nur Aisiyah. Perempuan berusia 70 tahun asal Banjarnegara itu tampak begitu bahagia saat para petugas haji yang bertugas mendampingi jamaah lansia dan disabilitas datang mengunjunginya di hotel tempat ia menginap di kawasan Misfalah, Makkah.

Kebahagiaan itu bukan tanpa alasan. Setelah menunggu selama 13 tahun sejak didaftarkan anaknya pada 2013, akhirnya ia dapat menjejakkan kaki di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Namun perjalanan spiritual itu harus ia jalani seorang diri. Suami yang dahulu menjadi teman hidupnya telah lebih dulu berpulang menghadap Sang Pencipta.

“Ketika mendapat panggilan haji, saya senang sekali sampai menangis,” kenangnya.

Anaknya terus menguatkannya. Baginya, tidak semua orang memperoleh kesempatan menjadi tamu Allah. Kalimat sederhana itu terus terngiang hingga akhirnya ia benar-benar berada di Makkah.

Namun kebahagiaan tersebut juga dibarengi rasa cemas. Penglihatannya sudah tidak setajam dulu. Ingatannya pun sering kali memudar. Di usianya yang tidak lagi muda, ia sempat khawatir tidak mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah seorang diri.

Kekhawatiran itu perlahan sirna ketika ia bertemu banyak orang yang tulus membantunya.

“Saya sering lupa. Tapi di sini saya bertemu orang-orang baik yang membimbing saya. Saya sampai menangis karena dikelilingi orang-orang baik,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Bagi Aisiyah, para petugas haji bukan sekadar petugas. Mereka menjadi anak, saudara, sekaligus keluarga yang senantiasa hadir ketika ia membutuhkan bantuan. Mereka mendorong kursi rodanya, menuntunnya menuju kamar mandi, membantu saat hendak beristirahat, bahkan mendampinginya selama menjalankan rangkaian ibadah.

Momen yang paling membekas baginya adalah ketika melaksanakan wukuf di Arafah. Karena kondisi fisiknya, ia mengikuti program safari wukuf yang difasilitasi petugas.

Sepanjang perjalanan, petugas mendampinginya, membimbing doa demi doa, hingga ia dapat menjalani puncak ibadah haji dengan tenang.

Di Padang Arafah, perempuan lanjut usia itu mengangkat kedua tangannya. Ia tidak hanya memohon ampunan bagi dirinya, tetapi juga mendoakan anak-anak, cucu-cucu, menantu, serta saudara-saudaranya.

Bahkan, ia juga mendoakan orang-orang yang tidak dikenalnya.

“Saya berdoa supaya semua yang ingin berhaji bisa dipanggil Allah seperti saya. Saat berdoa itu saya menangis lagi,” katanya lirih.

Kisah serupa juga dialami Rohaya, jamaah lansia asal Bekasi yang merasakan langsung perhatian para petugas haji.

Menurutnya, petugas tidak hanya membantu urusan ibadah, tetapi juga kebutuhan sehari-hari yang sering kali sulit dilakukan sendiri oleh para lansia.

“Mereka sering membangunkan saya, membantu mencuci pakaian, mengantarkan makanan, sampai mengantar ke kamar mandi. Semua baik sekali,” ujarnya.

Di balik senyum para jamaah lansia, terdapat para petugas yang bekerja tanpa banyak sorotan. Salah satunya adalah M. Ridho Prabowo, koordinator layanan lansia dan disabilitas di salah satu sektor pelayanan jamaah di Makkah.

Setiap hari ia bersama tim melakukan kunjungan, mendata kebutuhan jamaah, berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, hingga mendampingi berbagai aktivitas ibadah.

Bagi Ridho, tantangan terbesar bukanlah kelelahan fisik, melainkan menjaga keikhlasan hati.

“Melayani lansia itu seperti melayani orang tua sendiri. Apa pun kebutuhan mereka, kami berusaha memenuhinya dengan penuh kesabaran,” ujarnya.

Ia mengaku awalnya tidak menyangka akan ditempatkan pada layanan lansia dan disabilitas. Namun justru dari tugas itulah ia memperoleh pengalaman spiritual yang sangat berharga.

“Ternyata Allah memberikan jalan yang sangat baik. Pekerjaan ini bukan hanya soal tenaga, tetapi juga soal hati. Ada ikatan batin yang terbentuk ketika kita melayani mereka,” katanya.

Hal senada dirasakan Sri Lestari, petugas yang bertugas di kawasan Masjidil Haram. Setiap hari ia menjumpai jamaah lansia yang kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan.

Banyak di antara mereka baru pertama kali datang ke Makkah sehingga belum memahami kondisi lapangan yang luas dan kompleks.

Namun keberadaan berbagai fasilitas ramah lansia seperti kursi roda, buggy car, hingga layanan pendampingan membuat para jamaah tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Di balik jutaan manusia yang memadati Tanah Suci setiap musim haji, terdapat kisah-kisah kecil yang sering luput dari perhatian. Kisah tentang tangan-tangan yang menuntun langkah renta, tentang kesabaran yang menjadi bahasa pelayanan, dan tentang air mata haru para tamu Allah yang merasa tidak pernah sendirian.

Bagi Nur Aisiyah, perjalanan hajinya mungkin dimulai seorang diri. Namun di Tanah Suci, ia menemukan keluarga baru: orang-orang yang dengan tulus membantu dan melayani tanpa pamrih.

Di tengah lautan manusia yang datang dari berbagai penjuru dunia, ia menemukan satu pelajaran sederhana namun mendalam: kebaikan selalu menemukan jalannya sendiri. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Haji Lansia, Keluarga Baru, Kemenhaj, Temukan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Dari Kampus ke Panggung Nasional, Miss Indonesia Berburu Talenta Muda Unesa

6 Juni 2026 By admin

Chivu Pasang Target Realistis untuk Inter Milan di Liga Champions

6 Juni 2026 By admin

Khofifah Pastikan SPMB Jatim 2026 Berjalan Lancar

5 Juni 2026 By admin

Perekaman KTP Elektronik Surabaya Tembus 99,68 Persen, Pemkot Genjot Aktivasi IKD

5 Juni 2026 By admin

Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Indonesia Jaga Paspor Jelang Kepulangan

5 Juni 2026 By admin

Dari Pesantren hingga Pelabuhan: Jalan Jawa Timur Menuju Pusat Industri Halal Dunia

5 Juni 2026 By admin

Indonesia Bidik Kemenangan Perdana atas Oman Setelah 38 Tahun

5 Juni 2026 By admin

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya

5 Juni 2026 By admin

HIMKI Dorong Transformasi Industri Furnitur Lewat Indowood Expo 2026

4 Juni 2026 By admin

Indo Wood Expo 2026 di Surabaya, Jatim Perkuat Posisi sebagai Hub Ekspor Dunia

4 Juni 2026 By admin

Wajah Jukir Kini Terpampang di Rambu Digital, Upaya Surabaya Perkuat Transparansi Parkir

4 Juni 2026 By admin

Lulus Kedokteran di Usia 20 Tahun, Perjalanan Fulviana Taklukkan Tekanan dan Jaga Mimpi

4 Juni 2026 By admin

Di Tengah Rumor Hengkang, Grab Tegaskan Indonesia Tetap Menjadi Rumah

4 Juni 2026 By admin

Ketika Hormuz Terganggu, Turkiye Melihat Peluang Menjadi Simpul Energi Baru

4 Juni 2026 By admin

Indo Wood Expo 2026: Industri Furnitur Indonesia Tak Bisa Lagi Bersaing Hanya Lewat Harga

3 Juni 2026 By admin

Glenn Candranegara Pimpin HIMKI Jatim 2026–2029, Siap Perkuat Ekosistem Industri Mebel dan Kerajinan

3 Juni 2026 By admin

Ketika Kampus Didorong Jadi Mitra Strategis Makan Bergizi Gratis

3 Juni 2026 By admin

Arsitek Awal MBG Dicopot: Berakhirnya Era Dadan Hindayana di Badan Gizi Nasional

3 Juni 2026 By admin

Surabaya Pastikan Daging Pasca Idul Kurban Aman

3 Juni 2026 By admin

Pesantren Aman, Santri Nyaman: Ikhtiar NU Bangun Ruang Belajar Bebas Kekerasan

2 Juni 2026 By admin

Luis Enrique Masuk Klub Elite Pelatih Liga Champions, Sejajar dengan Ancelotti dan Guardiola

2 Juni 2026 By admin

Bidik Gelar Perdana, PSSI Pasang Target Tinggi di Piala ASEAN 2026

2 Juni 2026 By admin

Fase Pemulangan Dimulai, Ribuan Jemaah Haji Indonesia Kembali ke Tanah Air

2 Juni 2026 By admin

Kasada di Puncak Bromo: Ketika Syukur Dipersembahkan dari Lereng Gunung Suci

1 Juni 2026 By admin

Ketika Teknologi Mengubah Cara Pandang Kita Menikmati Konser Musik

1 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Air Mata Menetes di Tanah Suci: Kisah Lansia Temukan Keluarga Baru dalam Pelayanan Haji
  • Misi Ghana Mengulang Keajaiban Piala Dunia 2010
  • Mengenal Diri, Menemukan Tuhan: Jalan Sunyi Menuju Makrifat
  • Trump Tegaskan Netanyahu Ikuti Hasil Negosiasi AS dengan Iran
  • Sekolah Rakyat Jatim 1: Membangun Generasi Unggul dari Satu Kawasan Pendidikan Terpadu

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.