• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Menjaga Kesucian Haji dari Praktik Curang Oknum KBIHU

10 Juni 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha. Foto: mch

Makkah — Di tengah jutaan umat Islam yang menunaikan ibadah haji dengan penuh kekhusyukan, pemerintah Indonesia menghadapi tantangan lain yang tak kalah penting: melindungi jemaah dari praktik-praktik penyimpangan yang memanfaatkan momentum ibadah untuk mencari keuntungan pribadi.

Melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah tegas terhadap sejumlah dugaan pelanggaran yang melibatkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), pembimbing ibadah, hingga pihak mukimin yang beroperasi di Tanah Suci. Berbagai modus ditemukan, mulai dari badal haji fiktif, pengelolaan kurban dan dam yang tidak sesuai ketentuan, hingga upaya penyusupan jemaah non-prosedural.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga tata kelola haji yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, jemaah tidak boleh dijadikan komoditas demi meraih keuntungan oleh pihak-pihak tertentu.

“Kami tidak akan menoleransi segala bentuk praktik yang merugikan jemaah dan mencederai kekhusyukan ibadah haji,” tegas Ichsan dalam konferensi pers di Kantor Daerah Kerja Makkah.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian serius adalah dugaan penggelapan dana badal haji dan kurban milik jemaah asal Merauke. Seorang mukimin bernama Muhtar diduga membawa kabur dana sebesar Rp306,8 juta yang dipercayakan oleh jemaah. Laporan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Haji dan Umrah saat kunjungan ke Makkah pada awal Juni lalu.

Menindaklanjuti laporan itu, pemerintah segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Divhubinter Polri, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Atase Kepolisian, dan aparat keamanan Arab Saudi. Hasilnya, terduga pelaku berhasil diamankan dan kini menjalani proses hukum.

Pengawasan yang dilakukan tim PPIH juga mengungkap sejumlah kasus lain dengan pola serupa. Di Papua, seorang pembimbing ibadah yang juga aparatur sipil negara diduga bekerja sama dengan mukimin dalam pengelolaan dana badal haji dan kurban. Setelah dilakukan pembinaan, dana puluhan ribu riyal yang diterima akhirnya dikembalikan kepada jemaah.

Kasus serupa ditemukan di sejumlah kloter lain. Ada KBIHU yang mengumpulkan dana badal haji hingga ratusan juta rupiah tanpa kejelasan pelaksanaan ibadah tersebut. Bahkan, dalam salah satu temuan, nilai transaksi badal haji yang diduga fiktif mencapai Rp1,4 miliar untuk 140 jemaah.

Selain badal haji, pengelolaan dam juga menjadi sorotan. Pemerintah Arab Saudi sebenarnya telah menetapkan bahwa pembayaran dam harus dilakukan melalui lembaga resmi, yakni Adahi. Namun, sejumlah KBIHU masih memilih menyalurkan dana jemaah melalui mukimin.

Praktik ini tidak hanya berpotensi melanggar aturan, tetapi juga membuka ruang keuntungan pribadi yang tidak semestinya. Dalam beberapa kasus, setelah dilakukan pembinaan oleh petugas, dana yang telah diserahkan kepada mukimin berhasil ditarik kembali dan kemudian dibayarkan sesuai prosedur resmi melalui Adahi. Sebagian keuntungan yang diperoleh secara tidak sah juga dikembalikan kepada jemaah.

Meski demikian, tidak semua pihak bersedia mengikuti arahan tersebut. Ada pula KBIHU yang memilih mempertahankan praktiknya dan menyatakan siap menanggung konsekuensi yang akan dihadapi.

Temuan lain yang tak kalah memprihatinkan adalah adanya upaya penyusupan jemaah non-prosedural ke kawasan Arafah. Sejumlah oknum diduga memanfaatkan fasilitas transportasi resmi untuk membawa jemaah tanpa visa haji yang sah. Dalam salah satu kasus, praktik tersebut bahkan dikaitkan dengan rencana pelaksanaan badal haji fiktif bagi puluhan orang dengan nilai keuntungan mencapai setengah miliar rupiah.

Kasus-kasus tersebut kini telah ditangani bersama otoritas terkait, termasuk KJRI Jeddah dan aparat keamanan Arab Saudi.

Di balik berbagai penindakan yang dilakukan, pemerintah berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kepercayaan jemaah merupakan amanah yang tidak boleh disalahgunakan.

Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah kembali mengingatkan jemaah agar tidak mudah tergoda oleh tawaran dam, kurban, maupun badal haji dengan harga murah yang tidak jelas mekanismenya. Seluruh transaksi dan layanan ibadah hendaknya dilakukan melalui jalur resmi yang telah ditetapkan pemerintah dan otoritas Arab Saudi.

Upaya menjaga kemurnian ibadah haji tidak hanya dilakukan dengan memastikan kelancaran pelaksanaan ritual, tetapi juga dengan membersihkan penyelenggaraannya dari praktik-praktik yang mencederai nilai kejujuran dan amanah. Sebab, di Tanah Suci, setiap ibadah semestinya menjadi jalan mendekatkan diri kepada Tuhan, bukan sarana memperdagangkan kepercayaan umat. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Ichsan Marsha, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, KBIHU, Kesucian Haji, Menjaga, Praktik Curang

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Pengusaha Sound Horeg Datangi MUI Jatim dan Minta Maaf

13 September 2026 By admin

Prabowo Hadiri KTT BRICS, Dorong Tatanan Ekonomi Global Lebih Inklusif.

12 September 2026 By admin

Green Farm Banyuwangi Jadi Laboratorium Pertanian Modern

12 September 2026 By admin

7 Talenta SMK Jatim Tembus Kandidat WorldSkills Shanghai 2026

11 September 2026 By admin

Warga Surabaya Jangan Panik, Tetapi Waspada Sesar Kendeng Aktif

11 September 2026 By admin

Warga Pesisir Bantu Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang

10 September 2026 By admin

Kulit Buah Naga Menjadi Teh Celup “Teanaga”

10 September 2026 By admin

Maskapai Wajib Periksa Pesawat Pasca Erupsi Anak Krakatau

9 September 2026 By admin

Lulus Spesialis Anestesi FK Unair, Dokter Apolonia Pulang Kampung ke NTT

9 September 2026 By zam

Ketika Wawali Mendemo Pemerintahan Sendiri, Ada Apa Kota Blitar?

8 September 2026 By admin

Kopi Kalibaru Banyuwangi Masuk Papan Atas JCW 2026

8 September 2026 By admin

3.283 Warga Surabaya Sanggah Desil, Dinsos Verifikasi Data

7 September 2026 By admin

KAI Tambah 1.032 Kursi Tujuan Jakarta Imbas Erupsi Anak Krakatau

7 September 2026 By admin

Abu Anak Krakatau Berpotensi Ganggu Kesehatan, Jangan Ke Luar Rumah

7 September 2026 By zam

Bandara Soetta Tutup Sementara Akibat Abu Anak Krakatau

6 September 2026 By admin

Emil Dardak Bikin Kejutan Konser Kahitna, dari Kursi Penonton ke Panggung “Lajeungan”

6 September 2026 By admin

Charles Honoris Soroti 50 Ribu Korban Keracunan MBG dan Anggaran Rp240 Triliun

6 September 2026 By admin

Abu Erupsi Anak Krakatau Terdeteksi Menyebar ke Lima Provinsi

6 September 2026 By admin

Biji Semangka Jangan Dibuang, Kaya Magnesium dan Lemak Sehat

6 September 2026 By admin

Inter Milan Comeback Dramatis, Napoli Tumbang 3-2 di Giuseppe Meazza

6 September 2026 By admin

Seleksi Petugas Haji 2027 Masuk Tahap CAT, Transparansi Jadi Prioritas

5 September 2026 By admin

Hari Pertama Ngantor PBNU, Gus Kikin Bertemu Dubes Arab Saudi dan BSI

5 September 2026 By admin

Nogogeni ITS Siapkan 2 Mobil Hemat Energi

5 September 2026 By admin

Inter Milan vs Napoli: Duel Panas Papan Atas Serie A di San Siro

5 September 2026 By admin

P-APBD Jatim 2026 Disepakati, Anggaran Rp29,9 Triliun Difokuskan untuk Kesejahteraan Warga

5 September 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Investor Pasar Modal Malang Raya Melonjak 78%, Apa Yang dibeli ?
  • Dua Sesar Aktif Melintasi Surabaya, BPBD Gencar Mitigasi Gempa
  • Di Balik Laut Raja Ampat, Penyu Sisik yang Tak Boleh Hilang
  • Mendagri Kaji Aturan Sound Horeg, Batas Desibel Jadi Sorotan
  • Expo UMKM Madiun Jadi Pintu Gerbang Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.