• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Saat Stadion Bersih, Benarkah Rumah Warga Jepang Terlupakan?

21 Juni 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Laki-laki Jepang menempati peringkat terendah di antara negara-negara maju dalam hal waktu yang dihabiskan untuk pekerjaan rumah tangga. Foto: bbc

Surabaya (Trigger id) – Setiap kali tim nasional Jepang tampil di panggung Piala Dunia, ada satu pemandangan yang hampir selalu mengundang decak kagum. Seusai pertandingan berakhir dan sebagian besar penonton beranjak pulang, sekelompok pendukung Samurai Biru justru tetap bertahan di tribun. Mereka memunguti botol plastik, kemasan makanan, dan berbagai sampah lain, lalu memasukkannya ke dalam kantong yang telah mereka siapkan.

Kebiasaan itu telah lama menjadi simbol kedisiplinan dan budaya bersih masyarakat Jepang. Di berbagai edisi Piala Dunia, aksi tersebut berulang kali dipuji sebagai contoh tanggung jawab sosial yang layak ditiru.

Namun, Piala Dunia 2026 menghadirkan cerita yang berbeda.Alih-alih hanya menuai apresiasi, foto-foto para suporter Jepang yang membersihkan stadion justru memicu perdebatan di negeri mereka sendiri. Di media sosial, muncul kritik bahwa semangat menjaga kebersihan di ruang publik belum tentu sejalan dengan pembagian tanggung jawab di dalam rumah.

Perdebatan itu semakin ramai setelah sebuah poster berbahasa Jepang viral. Poster tersebut menampilkan dua kontras yang mencolok. Pada gambar pertama, seorang laki-laki tampak memungut sampah di stadion seusai pertandingan. Pada gambar kedua, laki-laki yang sama digambarkan bersantai di sofa sambil memainkan telepon genggam, sementara istrinya mencuci piring sendirian di dapur.

Pesan yang menyertai ilustrasi itu sederhana tetapi mengena: laki-laki Jepang perlu lebih banyak membantu pekerjaan rumah tangga. Poster tersebut juga mengingatkan bahwa waktu yang dihabiskan laki-laki Jepang untuk pekerjaan domestik masih termasuk yang paling rendah di dunia.

Komentar publik pun bermunculan. Ada yang menyindir, “Semua orang ingin menyelamatkan dunia, tetapi tidak ada yang mau membantu ibu mencuci piring.” Ada pula yang mengingatkan bahwa mungkin saja di antara para suporter yang membersihkan stadion terdapat seorang ayah yang meninggalkan seluruh tanggung jawab mengasuh anak kepada istrinya demi menyaksikan Piala Dunia.

Kritik tersebut tidak lahir tanpa dasar. Survei pemerintah Jepang pada 2021 menunjukkan bahwa di keluarga dengan dua orang tua yang sama-sama bekerja dan memiliki anak berusia di bawah enam tahun, perempuan menghabiskan lebih dari tujuh jam setiap hari untuk pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan. Sebaliknya, laki-laki rata-rata menghabiskan waktu kurang dari dua jam.

Data dari Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) juga menggambarkan kesenjangan yang serupa. Pada 2021, perempuan Jepang menghabiskan lebih dari tiga jam setiap hari untuk pekerjaan domestik yang tidak dibayar, sedangkan laki-laki hanya sekitar 47 menit. Angka tersebut menempatkan Jepang sebagai salah satu negara maju dengan partisipasi laki-laki dalam pekerjaan rumah tangga yang paling rendah.

Fenomena ini memperlihatkan ironi yang menarik. Budaya menjaga kebersihan di ruang publik memang telah menjadi identitas masyarakat Jepang yang diakui dunia. Namun, bagi sebagian warga Jepang sendiri, ukuran kepedulian tidak berhenti di stadion atau jalanan. Nilai yang sama juga diharapkan hadir di ruang keluarga.

Pada akhirnya, membersihkan sampah di tribun memang mencerminkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Namun, membersihkan piring, menyapu lantai, atau berbagi tugas mengasuh anak di rumah adalah bentuk tanggung jawab yang tidak kalah penting. Sebab, masyarakat yang benar-benar beradab bukan hanya terlihat bersih di ruang publik, tetapi juga menghadirkan keadilan dalam kehidupan sehari-hari. (Ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, olah raga, update Ditag dengan:Bersih, Bersih-bersih, Budaya Jepang, Kecaman, rumah, stadion

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Prancis Lebih Termotivasi Hadapi Inggris demi Golden Boot Mbappe

18 Juli 2026 By admin

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

Mbappe Bersinar, Prancis Melaju ke 16 Besar

1 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Rihlah Yanmu Sowan ke Bahrul Ulum Jombang, Wakafkan Dua Ambulans dan Seribu Al-Quran
  • UWKS Perkuat Budaya Literasi melalui Seminar Nasional dan Peluncuran Buku Kredo Kewijayakusumaan
  • Khofifah: Data BPS Jadi Fondasi Pembangunan Presisi dan Kebijakan Tepat Sasaran
  • MUI Ingatkan AI Tak Boleh Mengikis Tradisi Sanad Keilmuan Islam
  • Survei: Mayoritas Warga AS Berpandangan Negatif terhadap Netanyahu

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.