
Surabaya (Trigger.id) – Tim nasional Argentina bertekad memulai langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif saat menghadapi Aljazair pada laga perdana Grup J di Kansas City Stadium, Amerika Serikat, Rabu (17/6) pukul 08.00 WIB.
Pengalaman pahit pada Piala Dunia 2022 masih menjadi pelajaran berharga bagi skuad berjuluk Albiceleste tersebut. Saat itu, Argentina secara mengejutkan takluk 1-2 dari Arab Saudi pada pertandingan pembuka fase grup. Namun kekalahan tersebut justru menjadi titik balik yang mengantarkan mereka bangkit dan akhirnya meraih gelar juara dunia setelah mengalahkan Prancis melalui adu penalti di partai final.
Empat tahun berselang, Argentina kembali menghadapi wakil dari kawasan Arab dalam laga pertama turnamen. Kali ini, Aljazair menjadi lawan yang harus dihadapi pasukan Lionel Scaloni. Dengan pengalaman yang dimiliki, Argentina diyakini tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama seperti di Qatar.
Scaloni bersama kapten tim Lionel Messi diperkirakan akan menyiapkan strategi terbaik agar Argentina mampu mengawali turnamen dengan kemenangan. Hasil positif pada laga pembuka dinilai penting untuk menjaga peluang mereka mempertahankan gelar juara dunia, sebuah pencapaian yang sebelumnya hanya mampu dilakukan Italia dan Brasil.
Sejak menjuarai Piala Dunia 2022 pada Desember lalu, performa Argentina terbilang sangat impresif. Dalam 39 pertandingan yang dijalani selama periode tersebut, mereka mencatatkan 34 kemenangan. Dari jumlah itu, 28 kemenangan diraih tanpa kebobolan satu gol pun.
Konsistensi tersebut juga terlihat saat Argentina menjuarai Copa America 2024. Messi dan rekan-rekannya berhasil mengangkat trofi setelah menundukkan Kolombia pada laga final.
Meski tampil dominan, Argentina tetap mengalami beberapa kekalahan. Hanya Uruguay, Paraguay, dan Ekuador yang mampu menghentikan laju mereka dalam empat tahun terakhir.Meski demikian, satu catatan yang cukup menarik adalah Argentina belum banyak menguji kekuatan mereka melawan tim-tim elite Eropa selama periode tersebut. Karena itu, penampilan di Piala Dunia 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi mereka mempertahankan status sebagai juara dunia. (Ian)



Tinggalkan Balasan