• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Benarkah Keju Bisa Memicu Mimpi Buruk? Ini Kata Peneliti

10 Juli 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya(Trigger.id) – Keju sering kali menjadi camilan favorit banyak orang, tetapi sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa produk susu seperti keju ternyata bisa berdampak kurang menyenangkan pada tidur Anda—yakni memicu mimpi buruk, terutama bagi yang memiliki intoleransi laktosa.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Psychology pada 1 Juli 2025 ini menemukan adanya kaitan antara pola makan, kualitas tidur, dan isi mimpi seseorang. Menurut penulis studi, Prof. Tore Nielsen, PhD, dari Université de Montréal, semakin parah sensitivitas makanan seperti intoleransi laktosa atau alergi makanan, semakin buruk pula kualitas mimpi yang dialami, termasuk mimpi buruk.

Intoleransi Laktosa dan Tidur yang Buruk

Banyak orang percaya bahwa makanan tertentu dapat mempengaruhi mimpi mereka, namun penelitian ilmiah terkait hal ini masih jarang. Untuk menggali lebih dalam, Nielsen dan timnya mensurvei lebih dari 1.000 mahasiswa di Kanada tentang pola makan mereka, kualitas tidur, serta seberapa sering mereka mengalami mimpi atau mimpi buruk.

Hasilnya, sekitar 40% peserta merasa pola makan mereka memengaruhi kualitas tidur. Makanan seperti produk susu dan makanan manis dikaitkan dengan tidur yang buruk, sedangkan buah, sayur, dan teh herbal justru memperbaikinya.

Menariknya, hanya 5,5% peserta yang menyadari bahwa pola makan mereka mempengaruhi isi mimpi. Kelompok kecil ini lebih banyak memiliki alergi makanan atau intoleransi gluten, meski tidak semuanya intoleran terhadap laktosa.

Namun setelah dianalisis lebih lanjut, para peneliti menemukan bahwa orang dengan intoleransi laktosa memang cenderung mengalami mimpi buruk lebih sering. Menurut Marie-Pierre St-Onge, PhD, ahli nutrisi dari Columbia University, hal ini kemungkinan karena gejala pencernaan yang timbul saat tidur memicu gangguan tidur, terutama pada fase tidur REM ketika mimpi terjadi.

Makan Larut Malam Juga Memicu Mimpi Buruk

Selain itu, kebiasaan makan larut malam atau makan tanpa mengikuti rasa lapar alami juga dikaitkan dengan meningkatnya mimpi buruk. Gangguan pencernaan yang terjadi saat tidur membuat tidur menjadi tidak nyenyak, sehingga kualitas mimpi pun terganggu.

Namun, Tidak Semua Penelitian Sepakat

Meski temuan ini menarik, para ahli menilai hasilnya masih perlu diteliti lebih lanjut. Salah satu kekurangan studi ini adalah respondennya hanya terdiri dari mahasiswa yang mendapat nilai tambahan setelah berpartisipasi, sehingga mungkin tidak mewakili populasi umum.

Di sisi lain, penelitian lain justru menunjukkan bahwa susu bisa membantu tidur lebih nyenyak. Studi yang dipimpin St-Onge pada 2016 dan 2023 menyebutkan bahwa susu mengandung triptofan, senyawa yang membantu produksi serotonin dan melatonin, dua hormon penting untuk tidur yang berkualitas. Selain itu, susu juga bermanfaat untuk kesehatan mikrobioma usus, yang berdampak positif bagi tidur.

Namun, penelitian tentang efek susu terhadap tidur pada orang yang intoleran laktosa masih sangat minim. Sebuah studi lama tahun 1988 pada bayi menunjukkan bahwa menghindari susu membantu tidur lebih baik, tetapi studi serupa pada orang dewasa masih jarang ditemukan.

Mengapa Makanan Bisa Mempengaruhi Tidur?

Menurut St-Onge, sudah banyak bukti yang menunjukkan bahwa makanan memang mempengaruhi tidur. Makanan tinggi gula, kafein, dan alkohol jelas berdampak buruk pada tidur. Sebaliknya, pola makan sehat menurunkan risiko gangguan tidur.

Namun, belum sepenuhnya jelas apakah orang tidur buruk karena makan tidak sehat, atau justru pola makan mereka jadi buruk karena kurang tidur. Keduanya saling mempengaruhi.

Nielsen menambahkan, gangguan fisik seperti rasa tidak nyaman di perut bisa muncul dalam mimpi dalam bentuk simbolis, seperti mimpi tentang kebakaran atau rasa sakit. Ini membuka kemungkinan bahwa mengatasi gangguan lambung bisa menjadi salah satu cara mengurangi mimpi buruk.

Meski belum bisa dipastikan sepenuhnya, penelitian ini memberi gambaran bahwa bagi sebagian orang, khususnya yang memiliki intoleransi laktosa atau alergi makanan, konsumsi produk susu seperti keju sebelum tidur bisa memicu mimpi buruk. Namun, bagi orang lain, susu justru dapat membantu tidur lebih nyenyak.

Seperti halnya banyak hal lain dalam hidup, dampak makanan terhadap tidur ternyata sangat tergantung pada kondisi tubuh masing-masing orang. (ian)

Sumber: Health

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Benarkah, Keju, Memicu Mimpi, Mimpi Buruk, Peneliti

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Dentuman Maut di Rel KA Pakistan: Puluhan Tewas, Gerbong Kereta Jadi Tumpukan Korban

27 Mei 2026 By admin

Idul Adha 2026: Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Layak Disembelih

27 Mei 2026 By admin

Tulisan Tangan Bisa Jadi Alarm Dini Penurunan Daya Ingat Lansia

26 Mei 2026 By admin

SoFi Stadium, Arena Futuristik yang Siap Memukau Dunia di Piala Dunia 2026

26 Mei 2026 By admin

Gagal ke Liga Champions, AC Milan Pecat Allegri dan Rombak Manajemen

26 Mei 2026 By admin

Arafah, Tempat Manusia Mengenal Dirinya

26 Mei 2026 By admin

Air Mata Perpisahan Salah dan Robertson Warnai Anfield

25 Mei 2026 By admin

AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal, Selat Hormuz Dibuka Bertahap

25 Mei 2026 By admin

Tak Hanya Redakan Menopause, Kedelai Bisa Bikin Kehidupan Intim Wanita Lebih Nyaman

25 Mei 2026 By admin

Armuzna Dinilai Masih Rawan, DPR Soroti Lemahnya Mitigasi dan Koordinasi Petugas Haji

25 Mei 2026 By admin

Olahraga 10 Jam Seminggu untuk Jantung Lebih Sehat, Perlukah?

25 Mei 2026 By isa

DPR Soroti Disiplin Jemaah Haji di Makkah, Alarm Hotel Berbunyi akibat Asap Rokok

24 Mei 2026 By admin

Seluruh CJH Tiba di Arab Saudi, PPIH Kini Fokus Persiapan Layanan Armuzna

24 Mei 2026 By admin

Otak Manusia Belum Kalah dari AI: Rahasia Menjadi Lebih Cerdas di Abad ke-21

24 Mei 2026 By admin

Penembakan Dekat Gedung Putih, Pelaku Dilumpuhkan Dinas Rahasia AS

24 Mei 2026 By admin

Manchester United Permanenkan Michael Carrick hingga 2028

23 Mei 2026 By admin

Timwas DPR Soroti Dugaan Pelanggaran Penempatan Jemaah Haji di Hotel Makkah

23 Mei 2026 By admin

Dari Laboratorium UNAIR ke Panggung Dunia: Inovasi Nano Mengubah Masa Depan Energi Surya

23 Mei 2026 By admin

Dam Jemaah Haji 2026 Lebih Transparan, Daging Kurban Disalurkan ke Palestina

23 Mei 2026 By admin

Malas Olahraga, Bisa Jadi Tubuh Anda Punya “Jam Fitness” Sendiri

23 Mei 2026 By admin

Ramah Lansia di Tanah Suci: Kamar Haji Kini Lebih Aman dan Nyaman

23 Mei 2026 By admin

Kalung Palestina Bella Hadid di Cannes: Ketika Mode Menjadi Suara Perlawanan

23 Mei 2026 By admin

Timnas Indonesia Rilis Daftar Sementara untuk FIFA Matchday Juni 2026

23 Mei 2026 By admin

Bensin Campur Etanol Segera Wajib di Indonesia, Apa Dampaknya bagi Pengendara?

22 Mei 2026 By admin

Skema Baru Jalur Prestasi SPMB Surabaya 2026, Nilai Rapor Dipadukan TKA

22 Mei 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Peneliti ITS Kembangkan Alat Deteksi Minyak Babi Portabel
  • Khofifah Temukan Pasokan Beras SPHP dan Minyakita Tersendat
  • Osteoporosis dan Risiko Kematian pada Perempuan Lansia
  • Iran Bantah Kesepakatan dengan AS Sudah Final
  • Kominfo Jatim Tingkatkan Kompetensi Digital ASN melalui Pelatihan Presentasi Berbasis AI

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.