• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Hari Tani: Menjaga Keberlanjutan Pertanian, Menjaga Masa Depan Kehidupan

24 September 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Masdarul Choiri*

Suasana pagi di sebuah desa di Jawa Tengah. Embun masih menempel di pucuk daun padi, sementara Pak Suyatno (57) sudah berdiri di pematang sawahnya. Dengan topi caping tua yang setia menemaninya sejak puluhan tahun lalu, ia menatap hamparan sawah yang kian menyempit, sebagian sudah berubah menjadi deretan perumahan baru. “Dulu semua ini sawah, Nak. Sekarang tinggal sedikit,” katanya lirih.

Potret kecil ini menggambarkan persoalan besar yang tengah dihadapi pertanian Indonesia. Di satu sisi, sektor pertanian masih menjadi penopang penting ketahanan pangan nasional. Namun di sisi lain, tantangannya semakin berat: lahan pertanian yang terus tergerus alih fungsi, ancaman krisis iklim, hingga menurunnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia tani.

Lahan Kian Terbatas

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, dalam sepuluh tahun terakhir Indonesia kehilangan ratusan ribu hektare lahan sawah akibat alih fungsi menjadi kawasan industri, perumahan, dan infrastruktur. Padahal, kebutuhan pangan terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Ironisnya, semakin sedikit lahan yang tersedia, semakin berat pula beban petani untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Pemerintah sebenarnya telah mencoba menahan laju alih fungsi melalui program lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B). Namun, di lapangan, banyak petani yang akhirnya menjual lahannya karena tekanan ekonomi.

Generasi Muda dan Tantangan Regenerasi

Di balik sempitnya lahan, ada tantangan lain: regenerasi petani. Data Kementerian Pertanian menunjukkan, mayoritas petani Indonesia saat ini berusia di atas 45 tahun. Sementara itu, hanya sedikit anak muda yang berminat melanjutkan jejak orang tuanya.

Bagi banyak pemuda desa, bekerja di sektor pertanian sering dianggap kurang menjanjikan. Pendapatan tidak menentu, bergantung pada cuaca, harga pasar kerap tak berpihak. “Anak saya lebih pilih kerja di pabrik, katanya lebih pasti daripada bertani,” ujar Pak Suyatno.

Padahal, di era digital saat ini, peluang untuk mengembangkan pertanian modern terbuka lebar. Teknologi smart farming, precision agriculture, hingga pemanfaatan aplikasi pemasaran daring bisa membuat pertanian jauh lebih efisien dan menguntungkan. Namun, semua itu membutuhkan dukungan kebijakan, pelatihan, dan pembukaan akses bagi generasi muda agar mau kembali melihat pertanian sebagai masa depan, bukan sekadar masa lalu.

Pertanian dan Masa Depan Kehidupan

Hari Tani Nasional yang diperingati setiap 24 September seharusnya bukan sekadar seremoni. Momentum ini menjadi pengingat bahwa pertanian bukan hanya urusan petani, tetapi urusan kita semua. Dari nasi yang kita makan, sayur yang kita santap, hingga kopi yang menemani pagi, semuanya berasal dari kerja keras para petani.

Pertanian adalah jantung kehidupan. Tanpa petani, tanpa lahan, tanpa pangan—tidak ada masa depan. Oleh karena itu, membicarakan nasib pertanian berarti membicarakan masa depan bangsa.

Harapan masih ada. Beberapa komunitas muda sudah mulai kembali ke sawah, membawa semangat baru dengan menggabungkan tradisi dan teknologi. Mereka percaya, menjadi petani bukan sekadar profesi, melainkan sebuah panggilan untuk menjaga bumi dan memberi makan dunia.

Penutup

Di Hari Tani ini, mungkin kita perlu merenung sejenak: sejauh mana kita peduli terhadap pertanian? Apakah kita masih menganggapnya sektor pinggiran, atau sudah menempatkannya sebagai prioritas masa depan?

Karena menjaga keberlanjutan pertanian sejatinya adalah menjaga keberlanjutan kehidupan.

—000—

*Jurnalis senior, tinggal di Sidoarjo

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, nusantara, update, wawasan Ditag dengan:Hari Tani, Keberlanjutan, Kehidupan, Masa Depan, Menjaga, Pertanian

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Kemendikdasmen-BPOM budayakan hidup sehat lewat edukasi pangan aman

30 Juni 2026 By admin

DPD RI Apresiasi Haji 2026, Kemenhaj Berkomitmen Sempurnakan Tata Kelola

30 Juni 2026 By zam

Paraguay dan Maroko Buat Kejutan, Singkirkan Jerman dan Belanda untuk Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

30 Juni 2026 By wah

Kemenhaj: Sekitar 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Kembali ke Tanah Air

29 Juni 2026 By zam

Khofifah Tinjau SPBU di Malang, Pastikan Pasokan Biosolar di Jawa Timur Tetap Aman

29 Juni 2026 By admin

AS dan Iran Sepakat Redakan Ketegangan, Bahas Selat Hormuz dalam Pertemuan di Qatar

29 Juni 2026 By admin

Hakan Calhanoglu Tinggalkan Inter Milan pada Akhir Musim 2026/27

29 Juni 2026 By admin

Prabowo Ajak NU Dukung Upaya Menutup Kebocoran Kekayaan Negara

24 Juni 2026 By wah

Ronaldo Cetak Brace, Portugal Gilas Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 By zam

Film Indonesia Menembus Panggung Shanghai, Dari Cerita Lokal Menuju Apresiasi Global

24 Juni 2026 By admin

Argentina Pastikan Tiket ke 32 Besar Usai Tumbangkan Austria 2-0

23 Juni 2026 By admin

Layanan Haji Indonesia Kini Terpusat di Madinah

23 Juni 2026 By admin

Inter Milan Makin Serius Kejar Nico Paz untuk Proyek Baru Cristian Chivu

22 Juni 2026 By admin

Dari Gus Fring ke Syahadat: Kisah Giancarlo Esposito Menemukan Islam di Tanah Saudi

22 Juni 2026 By admin

Fatwa MUI Dominasi Mazhab Syafi’i Demi Kearifan Lokal dan Kehati-hatian Hukum

22 Juni 2026 By admin

Calhanoglu Minta Maaf Usai Turki Tersingkir Cepat dari Piala Dunia 2026

22 Juni 2026 By admin

Khofifah: Munas-Konbes NU 2026 Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Kemenhaj: Kepulangan Haji Momentum Awal Amalkan Nilai Kemabruran di Tengah Masyarakat

21 Juni 2026 By admin

Deniz Undav Jadi Pembeda, Jerman Bangkit Tekuk Pantai Gading 2-1

21 Juni 2026 By admin

Saat Stadion Bersih, Benarkah Rumah Warga Jepang Terlupakan?

21 Juni 2026 By admin

Inter Milan Ikat Cristian Chivu Hingga 2028 Usai Musim Gemilang

20 Juni 2026 By admin

Di Balik Impian ke Baitullah: Negara Harus Hadir Mengawal Hak Jemaah Umrah

19 Juni 2026 By admin

Kloter 65 Asal Kabupaten Mojokerto Tiba di Tanah Air, Disambut Menhaj dan Bupati

19 Juni 2026 By admin

Shalat: Membangun Koneksi Sejati dengan Allah SWT

19 Juni 2026 By admin

Yordania: Mimpi yang Akhirnya Menjadi Nyata

18 Juni 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik
  • Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia
  • Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah
  • Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas
  • KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.