• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Tidur di Akhir Pekan Dapat Kurangi Risiko Penyakit Jantung?

9 September 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi tidur di akhir pekan. Foto: Ist.

Surabaya (Trigger.id) – Pendapat para ahli tentang tidur akhir pekan dan hubungannya dengan risiko penyakit jantung cukup beragam, dengan penelitian yang menunjukkan beberapa temuan menarik.

Semua tahu bahwa mendapatkan setidaknya 7 jam tidur diperlukan untuk gaya hidup yang sehat. Akademi Kedokteran Tidur Amerika juga menyarankan hal yang sama.

Namun, banyak yang kesulitan untuk menerapkan kebiasaan sehat ini karena berbagai alasan, termasuk gaya hidup yang cepat dan kebiasaan tidak sehat.

Namun, jika mengejar kekurangan tidur ini di akhir pekan, ada kabar baik.

Mengutip The Hindustan Times, Minggu (8/9/2024), berdasarkan sebuah studi yang dipresentasikan dalam pertemuan terbaru dari European Society of Cardiology (ESC), tidur lebih lama di akhir pekan dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 20 persen.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa tidur kompensasi yang cukup terkait dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah. Mereka menemukan efek ini signifikan di antara orang-orang yang secara teratur mengalami kurang tidur di hari kerja. Berikut adalah pandangan umum dari para ahli tentang topik ini:

1. Tidur Akhir Pekan sebagai Mekanisme Pemulihan

Beberapa ahli menganggap bahwa tidur lebih lama di akhir pekan dapat membantu memulihkan tubuh dari kurang tidur selama hari kerja. Kurang tidur diketahui meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk tekanan darah tinggi, inflamasi, dan masalah metabolisme. Dengan tidur lebih lama di akhir pekan, seseorang dapat memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh kurang tidur, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

  • Studi Pendukung: Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Sleep Research menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 5 jam per malam selama minggu kerja tetapi tidur lebih lama di akhir pekan cenderung memiliki risiko mortalitas yang lebih rendah dibandingkan mereka yang terus-menerus tidur kurang.

2. Tidur yang Tidak Konsisten dan Risiko Kesehatan

Di sisi lain, beberapa ahli berpendapat bahwa tidur lebih lama di akhir pekan tidak selalu efektif dalam mengatasi kurang tidur selama seminggu. Tidur yang tidak konsisten—seperti tidur sedikit selama hari kerja dan tidur lebih lama di akhir pekan—dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yang justru berpotensi meningkatkan risiko masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung.

  • Pendapat Ahli Kardiologi: Beberapa kardiolog menyatakan bahwa gangguan pada pola tidur yang konsisten dapat berdampak negatif pada fungsi jantung, seperti meningkatkan tekanan darah dan kadar stres.

3. Efek Tidur Berlebihan

Tidur yang berlebihan di akhir pekan juga dapat berdampak negatif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidur terlalu lama, misalnya lebih dari 9-10 jam per hari, dapat berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke. Ini bisa terjadi karena terlalu banyak tidur kadang-kadang menjadi tanda masalah kesehatan lain, seperti depresi atau gangguan tidur seperti sleep apnea, yang juga dapat memengaruhi kesehatan jantung.

4. Saran dari Para Ahli

Sebagian besar ahli sepakat bahwa meskipun tidur tambahan di akhir pekan bisa memberikan beberapa manfaat, yang terbaik adalah mempertahankan pola tidur yang konsisten setiap hari. Disarankan untuk mendapatkan 7-8 jam tidur setiap malam secara teratur, karena tidur yang berkualitas dan teratur merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan jantung.

  • American Heart Association (AHA): AHA merekomendasikan tidur yang cukup dan berkualitas sebagai salah satu faktor gaya hidup penting untuk mengurangi risiko penyakit jantung, di samping diet sehat dan aktivitas fisik.

Secara keseluruhan, tidur akhir pekan bisa bermanfaat untuk memulihkan kekurangan tidur, namun menjaga konsistensi pola tidur sepanjang minggu lebih penting untuk kesehatan jantung jangka panjang. (ian)

Sumber: Antara dan lainnya

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, nusantara, Tips, update Ditag dengan:akhir pekan, gaya hidup, Penyakit Jantung, Risiko, tidur

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Lainnya

Kemenkes Minta Walimatus Safar Dibatasi H-7 Haji

14 Januari 2026 By admin

Michael Carrick Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Interim Manchester United

14 Januari 2026 By admin

Aman untuk Lambung: Buah dan Sayuran Terbaik bagi Penderita GERD

14 Januari 2026 By admin

Kemenkes Kunci Edit Data Kesehatan Jemaah Haji

14 Januari 2026 By admin

John Herdman dan Jalan Panjang Garuda ke Piala Dunia

14 Januari 2026 By admin

Muzani ke PWI: Jiwa Saya Tetap Wartawan

14 Januari 2026 By admin

KIP Perintahkan KPU Buka Salinan Ijazah Jokowi

14 Januari 2026 By admin

Surabaya di Bawah Ancaman Banjir: Masalah Lama yang Kian Kompleks

13 Januari 2026 By admin

Detik-Detik Kritis Serangan Jantung: Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh?

13 Januari 2026 By admin

Mengapa Alpukat Baik untuk Tubuh?, Begini Penjelasan Pakar Kesehatan dan Gizi

13 Januari 2026 By admin

Carrick Terdepan Jadi Pelatih Ad-Interim MU

13 Januari 2026 By admin

Arbeloa Resmi Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid

13 Januari 2026 By admin

Trump Belum Putuskan Intervensi Militer AS ke Iran

13 Januari 2026 By admin

Komdigi Ancam Blokir Fitur AI Grok di Platform X

12 Januari 2026 By admin

Ditahan Imbang Napoli 2-2, Inter Tetap Puncaki Klasemen Serie A

12 Januari 2026 By admin

Otorita IKN Fokus Kendalikan Banjir

12 Januari 2026 By admin

PTDI Pulihkan CN235 untuk Operasi di Papua

12 Januari 2026 By admin

Barcelona Juara Piala Sper Spanyol 2026 usai Kalahkan Madrid 3-2

12 Januari 2026 By admin

Iran Tuding AS Dalangi Kerusuhan

11 Januari 2026 By admin

Gus Salam Nilai Pandji Tak Pantas Dipidanakan

10 Januari 2026 By admin

Pengembalian Dana Biro Haji Tembus Rp100 Miliar Lebih

10 Januari 2026 By admin

Mengenal Sindrom KRM, Ancaman Diam-diam Pembuluh Darah

10 Januari 2026 By admin

Pekan ke-20 Serie A: Inter Tantang Napoli

10 Januari 2026 By admin

KPK Jerat Yaqut–Gus Alex, Kerugian Negara Masih Dihitung BPK

10 Januari 2026 By admin

Bulog Pastikan Stok Beras Aman Hingga Lebaran 2026

10 Januari 2026 By admin

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Tavares Jelaskan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru Persebaya
  • KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU
  • Wamenhaj Minta Petugas Haji Lepas Gelar Saat Diklat
  • Iran Tegaskan Tak Akan Diam Hadapi Ancaman AS
  • Nasi atau Roti untuk Sarapan, Mana Lebih Sehat?

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.