
Foto : istimewaPetugas Haji 2026 saat pengarahan di Jakarta sebelum berangkat ke tanah suci
Jakarta (trigger)- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.
Pengumuman seleksi disampaikan pada Minggu (23/8/2026), sedangkan pendaftaran mulai dibuka Selasa (25/8/2026) pukul 13.00 WIB hingga 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB melalui laman petugas.haji.go.id.Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, mengatakan seleksi bertujuan menjaring petugas yang profesional, kompeten, berintegritas, serta memiliki orientasi kuat terhadap pelayanan jemaah.
Menurut dia, petugas haji memiliki peran strategis karena menjadi representasi pelayanan negara selama jemaah menjalankan ibadah di Tanah Suci. “Petugas haji bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi menjadi wajah pelayanan negara kepada jemaah.
Karena itu, integritas, kompetensi, dan komitmen melayani menjadi hal utama dalam seleksi ini,” ujar Puji Raharjo, dikutip dari laman Kementerian Haji & Umroh, Senin (24/8).Khusus PPIH Kloter, formasi yang dibuka adalah Pelaksana Bimbingan Ibadah Kloter.
Adapun formasi PPIH Arab Saudi mencakup bidang pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, Media Center Haji, serta pelayanan bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.
Persyaratan umum antara lain berstatus WNI, beragama Islam, sehat jasmani dan rohani, memiliki integritas serta rekam jejak yang baik, tidak sedang menjalani proses hukum pidana, mempunyai identitas kependudukan yang sah, kepesertaan aktif BPJS Kesehatan, serta mampu mengoperasikan komputer atau gawai.
Sejumlah formasi juga mensyaratkan batas usia, pengalaman kerja atau sertifikat pembimbing ibadah, sertifikat kompetensi wartawan, maupun pengalaman menangani lansia dan penyandang disabilitas.
Proses seleksi akan dilakukan secara bertahap, mulai dari verifikasi dokumen, Computer Assisted Test (CAT), Medical Check Up (MCU), hingga pengumuman peserta yang berhak mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Pelaksanaan CAT dijadwalkan pada 5 September 2026. Kemenhaj menekankan agar peserta membaca seluruh persyaratan dengan teliti dan memastikan dokumen yang diunggah sesuai serta dapat dipertanggungjawabkan sebelum menyelesaikan pendaftaran.
“Tidak ada biaya dalam proses seleksi ini. Jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan. Seleksi harus berjalan bersih, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Informasi dan pendaftaran resmi seleksi PPIH 1448 H/2027 M dapat diakses melalui laman petugas.haji.go.id. (wah)



Tinggalkan Balasan