
Kediri (Trigger.id) – Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menyerahkan sertifikat aset tanah seluas sekitar 59.307 meter persegi kepada Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI untuk mendukung rencana pembangunan hotel haji di kawasan Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengatakan aset yang berada di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan kawasan Bandara Dhoho sebagai pusat pelayanan jamaah haji.
“Penyerahan sertifikat ini merupakan langkah strategis Pemkab Kediri untuk mendukung rencana pembangunan hotel haji,” ujar Dewi di Kediri.Menurut dia, keberadaan hotel haji diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan pelayanan jamaah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Pemkab Kediri pun mengajak masyarakat mendukung setiap tahapan pembangunan agar dapat berjalan lancar.Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mengapresiasi dukungan Pemkab Kediri yang menyerahkan aset tanah untuk mendukung program tersebut.
Ia memastikan akan segera menindaklanjuti rencana pembangunan dengan melibatkan sejumlah pihak.
“Kami tahun 2027 berusaha keras bagaimana bisa membuka Bandara Dhoho sebagai embarkasi haji,” katanya.
Direktur PT Surya Dhoho Investama Maksin Arisandi mengatakan Kemenhaj telah melakukan visitasi untuk melihat kesiapan kawasan bandara secara menyeluruh.
“Kami siap memberikan dukungan apabila Bandara Dhoho dipercaya mendukung embarkasi haji, sehingga pelayanan kepada jamaah dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Dhoho Kediri Rahmat Yoni Saputra menambahkan fasilitas dan operasional bandara secara umum telah mampu mendukung kebutuhan penerbangan haji. (wah)



Tinggalkan Balasan