• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Inilah Serunya KKN Kebangsaan Tim Unesa di Kalimantan Tengah

10 Oktober 2022 by isa Tinggalkan Komentar

Salah satu kegiatan KKN Kebangsaan Tim Unesa di Kalteng

Palangkaraya (Trigger.id) – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diluncurkan Kemendikbudristek Republik Indonesia memberikan warna baru bagi dunia perkuliahan. Program-program yang diluncurkan membebaskan mahasiswa mengikuti kegiatan belajar di luar bangku kuliah atau bahkan di luar disiplin ilmu.

Salah satu program MBKM tersebut yaitu KKN Kebangsaan. Lewat program ini, para mahasiswa yang memprogramkannya termasuk Universitas Negeri Surabaya terjuan ke berbagai daerah. Salah satunya ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada April-Agustus 2022. Total ada lima mahasiswa Unesa yang terjun ke sana. Mereka berkolaborasi dengan tim kampus lain se-Indonesia dengan Universitas Palangkaraya sebagai tuan rumahnya.

Adapun lima mahasiswa yang dimaksud yaitu Muafi Fathi Rizki (Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, 2020), Aditya Nindya Atmaja (Ilmu Keolahragaan, 2019), Muhammad Salman Al Farizi (Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, 2019), Muhammad Zaini Abdullah (Pendidikan Sejarah 2019), dan Muhammad Rifki (Pendidikan Sejarah, 2019).

Muafi Fathi Rizki mengatakan bahwa di sana mereka membentuk kelompok campuran dari berbagai universitas yang menerapkan program di dua lokasi yang dijadikan tempat KKN. Yaitu Kabupaten Kapuas dan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Muafi tergabung ke dalam kelompok penempatan di Pandih Batu sementara empat mahasiswa UNESA lainnya di Kabupaten Kapuas.

Akses Rawan Banjir dan Berlumpur

Pandih Batu, merupakan salah satu dari delapan kecamatan di Kabupaten Pulang Pisang. Kabupaten ini, lanjutnya termasuk kawasan pinggir yang langsung berhadapan dengan laut Jawa di sisi selatan. Khusus di kecamatan Pandih Batu, rata-rata desanya belum berkembang dan cukup jauh dari ‘perkotaan’. Akses jalan masih berupa tanah padat dan di musim hujan rawan terjadi banjir dan jalanan menjadi lumpur.

Akses ke lokasi KKN kelompok Muafi harus menembus perkebunan sawit. Kalau malam cukup sunyi dan gelap. “Di Pandih Batu rata-rata desa yang ada merupakan desa transmigrasi tahun era presiden Soeharto,” jelasnya.

“Ekspektasinya saya ke sana bisa bertemu teman-teman Suku Dayak. Ternyata gak, saya malah bertemu dengan masyarakat desa yang warganya menggunakan bahasa ‘Jawa Ngapak’. Sangat unik sih. Di Kalimantan tetapi bahasa yang digunakan Jawa,” bebepnya.

Karena latar belakang dan sisi bahasa masyarakat setempat yang seperti itu, membuat Muafi dan teman-teman KKN-nya yang dari pulau Jawa mudah beradaptasi.

Bantu Pemerintah Capai Target

Dari pusat, lanjutnya, program yang mereka jalankan yaitu “Food Estate” yang merupakan program jangka panjang pemerintahan Indonesia untuk menjaga ketahanan pangan dalam negeri. Program Food Estate ini memiliki konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi.

Selain itu, mereka juga menyusun program sendiri berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di sana. Program mereka yaitu, pertama, pengolahan ikan asap. Ini sesuai dengan mata pencaharian dan kegemaran masyarakat yang gemar mencari ikan baik itu lewat mancing maupun jarring. Kedua, sosialisasi-edukasi stunting. Ini dilakukan untuk menekan angka stunting sekaligus untuk mendukung target pemerintah untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Ketiga, sosialisasi-edukasi pengolahan sampah di sekolah tingkat dasar. Tujuannya untuk mengajak masyarakat pola hidup bersih dan sehat lewat kebiasaan membuang, memilah dan mengolah sampah menjadi bahan berdaya guna dan berdaya jual. Keempat yaitu pembuatan pupuk dan pestisida organik. Kelima, sosialisasi branding desa dan membantu membranding desa berbasis digital.

Data dan Digitalisasi Desa

“Selain itu juga ada program penghijauan untuk menjaga kelestarian di kawasan desa. Lalu, kami juga ajak pengusaha untuk mendata lokasi usaha mereka agar masuk Google Maps,” terangnya. “Tim terlibat di semua program, saling kolaborasi. Tetapi masing-masing juga fokus seperti saya di bagian sosialisasi branding desa. Ini sesuai bidang ilmu saya di prodi. Kami gandeng taruna sana dan perangkat desa. Juga bantu branding desa, membuatkan video profil desa,” tambahnya.

Dia juga membantu mendata dan peng-update informasi desa ke laman Wikipedia agar bisa diakses secara digital. “Kawasan Pandih Batu saja ada sekitar 16 desa. Semuanya bertahap kami data dan kumpulkan informasinya mulai dari profil desa, sejarah desa, jumlah pendudukan dan lain-lain,,” ungkapnya. “Semoga peran dan kontribusi kami bisa bermanfaat untuk masyarakat setempat. Saya sendiri banyak pengalaman menarik, kesannya luar biasa, saya belajar banyak hal di sini,” tutup Muafi. (ian)

Sumber : Humas Unesa

Share This :

Ditempatkan di bawah: jatim, nusantara, update Ditag dengan:Kalimantan Tengah, KKN Kebangsaan, MBKM, Unesa

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Timnas Panggil 41 Pemain untuk FIFA Series 2026

9 Maret 2026 By admin

Hari Musik Nasional: Nada-Nada yang Menyatukan Identitas Bangsa

9 Maret 2026 By admin

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

9 Maret 2026 By admin

Perang Iran Jadi Taruhan Besar Trump

9 Maret 2026 By admin

Liga Arab Minta Iran Hentikan Serangan ke Wilayah Negara Arab

9 Maret 2026 By admin

Persebaya Remuk Redam Dihajar Borneo FC 5-1

8 Maret 2026 By admin

Khofifah Ajak REI Percepat Penyediaan Rumah MBR

7 Maret 2026 By admin

Musisi Legendaris Donny Fattah Wafat

7 Maret 2026 By admin

Obat GLP-1 Berpotensi Tingkatkan Risiko Gangguan Tulang

7 Maret 2026 By admin

Persebaya Hadapi Misi Berat di Samarinda

7 Maret 2026 By admin

Menag Luruskan Polemik Zakat saat Ceramah Subuh di Al-Akbar

7 Maret 2026 By wah

Surabaya Batasi Warganya Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak

7 Maret 2026 By wah

Merawat Hutan Jawa Timur: Antara Konservasi, Edukasi, dan Wisata Alam

7 Maret 2026 By isa

Komisi E DPRD Jatim Dukung Pengawasan Ketat THR 2026

7 Maret 2026 By admin

Perang Timur Tengah Picu Pembatalan Ribuan Penerbangan

7 Maret 2026 By admin

Intelijen Iran Peringatkan Dugaan Operasi “Bendera Palsu” Israel di Al-Aqsa

7 Maret 2026 By admin

Bijak Mengelola THR di Tengah Ketidakpastian Global

6 Maret 2026 By admin

Ramadan, PWI Jatim Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

6 Maret 2026 By admin

Derby Milan: Pertarungan Harga Diri di San Siro

6 Maret 2026 By admin

Iqra: Kata Pertama yang Mengubah Sejarah

6 Maret 2026 By admin

Menjaga Stamina Akhir Ramadan, Dokter Ingatkan Pola Sahur dan Tidur Cukup

6 Maret 2026 By admin

Miliarder UEA Kritik Tajam Trump Soal Perang Iran

6 Maret 2026 By admin

Belajar Ngaji di Usia Senja: Ketika Hati Kembali Menemukan Cahaya

6 Maret 2026 By wah

Jelang Lebaran, Jasa Marga Surabaya-Mojokerto Tingkatkan Pemeliharaan Ruas Jalan Tol

6 Maret 2026 By zam

City Tertahan, Guardiola: Perburuan Gelar Belum Usai

6 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Ketika Trauma Tumbuh di Lingkungan Keluarga
  • Komodo di Ujung Ancaman, Ketika Habitat Menyusut dan Perburuan Mengintai
  • Masjid Saka Tunggal, Jejak Awal Islam di Tanah Jawa
  • Hutan Kota Jeruk, Disiapkan Jadi Sarana Rekreasi dan Penggerak Ekonomi
  • Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.