• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Agar Serasa Puasa Sepanjang Masa

29 April 2022 by zam Tinggalkan Komentar

H. Ainul Yaqin

Ketua MUI Jatim

Surabaya (Trigger.id)-Hikmah puasa Ramadhan sungguh luar biasa. Setidaknya ada tiga hal yang akan diterima oleh orang yang berpuasa ketika ia melakukannya dengan keimanan sungguh-sungguh dan penuh harapan kepada Allah Swt. Pertama, pengampunan dosa, yang kedua penyempurnaan akhlak dan perbaikan perilaku, dan ke tiga sudah tentu pahala dari Allah Swt.

Berkaitan dengan yang pertama, Rasulullah Saw bersabda:

مَن صامَ رَمَضانَ إيمانًا واحْتِسابًا غُفِرَ له ما تَقَدَّمَ مِن ذَنْبِهِ

Barang siapa yang puasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu (HR al-Bukhari)

Pengampunan dosa itu akan lebih mantap lagi jika di malam bulan Ramadhan juga diisi dengan ibadah shalat sunnah tarawih sebagaimana sabda Rasulullah Saw.

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barang siapa melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan (shalat tarawih) atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni (HR. Muslim).

Dengan demikian, ketika seorang muslim secara istiqamah dapat melaksanakan puasa secara sempurna setiap tahun dengan sepenuh hati, yakni menghincarkan diri dari hal yang akan membatalkannya dan menghindari hal yang menurunkan kualitas ibadah puasanya, serasa baginya mendapat pengampunan dosa sepanjang masa, selama ia tidak melakukan dosa-dosa besar. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Nabi Saw:

الصَّلَوَاتُ الخَمْسُ، وَالْجُمْعَةُ إلى الجُمْعَةِ، وَرَمَضَانُ إلى رَمَضَانَ، مُكَفِّرَاتٌ ما بيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الكَبَائِرَ

Shalat lima waktu, ibadah Jum’at dengan ibadah jum’at berikutnya, dan puasa Ramadhan yang satu dengan puasa Ramadhan berikutnya,  itu semua merupakan penghapus dosa antara keduanya, selama menjauhi dosa-dosa besar. (HR. Muslim)

Yang kedua, puasa mempunyai kaitan dengan pembentuikan kepribadian dan penyempurnaan akhlak. Menyempurkan akhlak manusia adalah misi diutusnya Rasulullah Saw. Sabda beliau:

إنّما بُعثتُ لأتمِّمَ صالحَ الأخلاقِ

Aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan kebaikan akhlak (HR Imam Malik dalam al-Muwatha’, al-Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad, al-Baihaqi dalam al-Sunan al-Kubra)

Akhlak yang baik adalah cermin dari keimanan seseorang, sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah Saw.

 أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا

Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlkqnya (HR al-Tirmidzi)

Karena itu, setiap muslim dituntut untuk menghiasi dirinya dengan akhlak yang baik dalam setiap tidak tanduk dan ucapannya, memilih diksi yang baik dalam bertutur kata, berkata jujur menjauhi dusta, bersikap tawadhu dalam bertingkah laku, menghindari dari sikap angkuh dan sombong dalam berinteraksi dengan yang lainnya.

Puasa Ramadhan disyari’atkan mempunyai keterkaitan dengan pembentukan dan penguatan karakter yang baik ini. Rasulullah Saw menyampaikan:

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْجَهْلَ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ  

Siapa yang tidak bisa meninggalkan perkataan dusta, berbuat yang bodoh dan beramal dengannya,  maka Allah tidak butuh dari meninggalkan makan dan minumnya. (HR. al-Bukhari)

Demikian pula, Rasulullah Saw menyampaikan:

إِذَا أَصْبَحَ أَحَدُكُمْ يَوْمًا صَائِمًا فَلا يَرْفُثْ ، وَلا يَجْهَلْ ، فَإِنْ امْرُؤٌ شَاتَمَهُ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ : إِنِّي صَائِمٌ إِنِّي صَائِمٌ  

jika salah satu di antara kalian di pagi hari dalam kondisi berpuasa, maka jangan berkata jorok dan jangan bersikap bodoh. Kalau ada seseorang yang menghardiknya atau menghinanya maka katakan kepadanya, sesungguhnya saya sedang puasa, sesungguhnya saya sedang puasa.” (HR. Bukhari dan  Muslim)

Nah, disaat berpuasa, seseorang ditekankan terus untuk menjaga diri dari akhlak yang tercela di saat yang sama agar berusaha menghiasi diri dengan akhlak terpuji. Puasa menumbuhkan empati, sikap peduli, dan semangan membantu, serta menumbuhkan kedermawanan. Puasa seseorang tetap sah selama menetapi syarat dan rukunnya, namun jika akhlak buruk tidak dihindari tiada memperoleh manfaat dari puasanya. Nabi Saw mengingatkan:

رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إَّلا الْجُوْعِ وَرُبَّ قَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ قِيَامِهِ إِلَّا السَّهَر

Banyak orang yang berpuasa tetapi tiada dapat balasan dari puasanya selain hanya lapar, dan betapa banyak orang yang shalat malam (tarawih) tetapi tiada balasan dari shalatnya selain hanya letih mengantuk (HR. Ibnu Majah, al-Nasa’i, dan Ahmad)

Adapun manfaat yang ke tiga bagi orang yang berpuasa, dia akan memperoleh pahala sebagai balasan dari Allah. Dalam hadits qudsi Allah Swt berfirman:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ، إِلَّا الصِّيَامَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

Setiap amal anak adam adalah untuk dia kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Lalu, Rasulullah Saw pun memberikan kabar gembira kepada orang yang menyempurnakan ibadah pusanya dengan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal sebagaimana sabda beliau.

مَن صامَ رَمَضانَ ثُمَّ أتْبَعَهُ سِتًّا مِن شَوَّالٍ، كانَ كَصِيامِ الدَّهْرِ

Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh. (HR Muslim)

Kemudian bagaimana jika seseorang masih mempunyai hutang puasa Ramadhan, para ulama pun membahasnya. Berdasarkan dzahir hadits di atas, maka tidak ada pahala kesunnahannya, jika nait puasa enam hari di bulan syawal digabung dengan niat qadha puasa Ramadhan. Namun munurut Ibnu Hajar al-Haitami, tetaplah mendapatkan pahala dari sunnah, jika disempurnakan niatnya (lih. Bughyah al-Mustarsyidin hlm. 142). Menurut al-Syarqawi mengabungkan niat puasa Syawal dengan qadha Ramadhan tetap mendapatkan pahala, hanya saja berbeda dengan pahala orang mengkhususkan niat untuk puasa Syawal (lih. Hasyiyah al-Syarqawi I/ hlm. 474). Dengan memperhatikan pandangan di atas, maka bagi ingin menyempurkan puasa Ramadhannya dengan melakukan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal, hendaklah lebih dahulu melakukan qadha puasa Ramadhan, wallahu a’lam.

Penutup

Sungguh inilah anugerah Islam. Bagi seorang muslim yang terus berusaha menjaga diri dari akhlak tercela, berusaha menghiasi diri dengan akhlak terupuji, lalu diikuti dengan melaksanakan amaliyah sunnah puasa enam hari di bulan syawal dengan sempurna, sesungguhnya dia serasa seperti menjalani puasa sepanjang masa. Dosanya diampuni, pahala puasanya disempurnakan, dan akhlaknya tetap terjaga.(kai)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Ramadhan, update Ditag dengan:hikmah puasa, puasa, ramadhan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Trofi Juara Dicabut, Martabat Senegal Tetap Tegak

18 Maret 2026 By admin

ICMI dan Jalan Kebermanfaatan: Dari Niat hingga Aksi Nyata

18 Maret 2026 By admin

FIFA Isyaratkan Laga Iran Tetap di AS

18 Maret 2026 By admin

Haj Qasem, Senjata Baru Iran di Tengah Bara Konflik

18 Maret 2026 By admin

Neymar dan Mimpi yang Belum Usai

18 Maret 2026 By admin

Liga Champions: City Pantang Menyerah Hadapi Madrid

17 Maret 2026 By admin

Hemat Energi Tanpa Mengorbankan Layanan Publik

17 Maret 2026 By admin

Menjaga Surabaya Tetap Rukun di Tengah Nyepi dan Idulfitri

17 Maret 2026 By admin

Drone Murah Iran yang Mengguncang Kekuatan Militer Barat

17 Maret 2026 By admin

Majelis Tarjih Muhammadiyah: Dam Haji Sah Disembelih di Indonesia

17 Maret 2026 By admin

MBG Rp335 Triliun: Antara Janji Gizi dan Tantangan Efisiensi

17 Maret 2026 By admin

Iran Klaim 80% Sistem Radar Pangkalan AS Hancur

16 Maret 2026 By admin

Liga Serie A: Lazio Tundukkan Milan 1-0

16 Maret 2026 By admin

Melasti di Watu Pecak, Menyucikan Diri Menjelang Nyepi

15 Maret 2026 By admin

Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman

15 Maret 2026 By admin

Batagor Yunus, Oleh-Oleh Legendaris Bandung untuk Pemudik

15 Maret 2026 By admin

Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional, Mudik Tapal Kuda Lebih Lancar

15 Maret 2026 By wah

Gilimanuk, Gerbang Mudik yang Tak Pernah Sepi

15 Maret 2026 By admin

Arsenal Kian Kokoh di Puncak, Tundukkan Everton 2-0 di Emirates

15 Maret 2026 By admin

Awal 2026, Ketika Kepala Daerah Berguguran di Meja OTT

15 Maret 2026 By admin

Mudik Tenang, Rumah Aman, Begini Pesan Surabaya Menjelang Lebaran

15 Maret 2026 By admin

Hemat Energi dan Wacana WFH di Tengah Bayang-bayang Krisis

14 Maret 2026 By admin

Ketika Harga Emas Mengubah Nisab Zakat

14 Maret 2026 By admin

Perang Modern, Ketika Laser Tak Mampu Menahan Drone

14 Maret 2026 By admin

Operasi Ketupat 2026, Menghadang Truk “Raksasa” di Jalur Mudik

14 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Lebaran, Momentum Rekonsiliasi Orang Tua dan Anak
  • Panduan Lengkap Jamak dan Qashar bagi Pemudik (Musafir)
  • Khutbah Idul Fitri 1447 H.: Apa yang Harus Dilakukan Setelah Ramadhan?
  • Makna Ketupat dan Filosofi ‘Ngaku Lepat’ dalam Budaya Jawa
  • FIFA Jatuhkan Sanksi pada Asosiasi Sepak Bola Israel atas Kasus Diskriminasi

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.