• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Deforestasi di Indonesia Meningkat Tiga Tahun Berturut-turut

1 Februari 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi gambar deforestasi di Indonesia yang mencerminkan dampak besar dari pembabatan hutan secara luas. Foto/gambar: AI

Jakarta (Trigger.id) – Deforestasi di Indonesia mengalami peningkatan selama tiga tahun berturut-turut hingga tahun 2024, menurut laporan terbaru dari LSM lingkungan hidup, Auriga Nusantara. Laporan yang dirilis pada Jumat (31/1) ini didasarkan pada analisis citra satelit dan penelitian lapangan.

Sebagai salah satu negara dengan tingkat deforestasi tertinggi di dunia, Indonesia terus kehilangan luas hutan yang signifikan. Faktor utama penyebab deforestasi meliputi ekspansi perkebunan kayu, budidaya kelapa sawit, dan eksploitasi pertambangan mineral.

Laporan Auriga Nusantara mencatat bahwa pada tahun 2024, sebanyak 261.575 hektare hutan primer dan sekunder hilang di seluruh Indonesia, meningkat sebesar 4.000 hektare dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian besar deforestasi terjadi di wilayah yang dibuka untuk pembangunan oleh pemerintah.

Kalimantan dan Sulawesi Jadi Titik Terparah

Mengutip VOA, Ketua Auriga Nusantara, Timer Manurung, menyatakan bahwa peningkatan deforestasi ini sangat mengkhawatirkan, terutama karena banyak yang terjadi secara legal. Ia menekankan perlunya perlindungan hutan yang lebih kuat, terutama di Kalimantan dan Sulawesi.

Kalimantan menjadi daerah dengan angka kehilangan hutan terbesar, terutama di kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Laporan juga menyebutkan bahwa dua pemerintah daerah di wilayah IKN telah mengusulkan pembukaan ratusan ribu hektare hutan untuk keperluan pembangunan.

Selain itu, tekanan terhadap hutan juga dipicu oleh permintaan komoditas seperti kayu, pertambangan, dan kelapa sawit. Pemerintah sebelumnya telah membantah klaim terkait penggundulan hutan yang disampaikan oleh para pemerhati lingkungan. Menurut pemerintah, perkiraan deforestasi sering kali berlebihan karena salah menghitung perubahan di perkebunan sebagai penggundulan hutan.

Ancaman terhadap Terumbu Karang dan Biomassa

Laporan juga menyoroti deforestasi di kawasan Papua, terutama di Raja Ampat, yang terkenal dengan keanekaragaman hayati lautnya. Deforestasi di wilayah ini meningkat seiring dengan maraknya pertambangan nikel. Sekitar 200 hektare hutan di empat pulau telah hilang, sementara izin pertambangan baru terus diterbitkan.

Hutan-hutan di kawasan konservasi yang seharusnya memiliki perlindungan hukum juga mengalami deforestasi. Auriga Nusantara menyatakan bahwa sekitar 42 juta hektare hutan alam di Indonesia tidak memiliki perlindungan hukum yang memadai.

Selain itu, laporan memperingatkan bahwa deforestasi juga terjadi untuk kepentingan produksi biomassa. Indonesia tengah berupaya meningkatkan penggunaan biomassa kayu untuk kebutuhan energi domestik serta ekspor ke Jepang dan Korea Selatan. Konversi hutan untuk tanaman biomassa yang tumbuh cepat turut menyumbang hilangnya hutan alami.

Seruan untuk Perlindungan Hutan

Menanggapi kondisi ini, Timer Manurung menyerukan agar pemerintah segera mengambil langkah tegas. “Kami meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengeluarkan peraturan presiden yang melindungi seluruh hutan alam yang tersisa di Indonesia,” ujarnya.

Meskipun angka kehilangan hutan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, tingkat deforestasi masih lebih rendah dibandingkan puncaknya pada tahun 2016. Namun, jika tidak ada langkah konkret yang diambil, tren ini dikhawatirkan akan terus berlanjut, mengancam ekosistem serta keanekaragaman hayati Indonesia. (ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Auriga Nusantara, Deforestasi, LSM, Tiga Tahun, VOA

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Ghent Belgia Cetak Sejarah, Jalanan Kota Bersinar Sambut Ramadan

27 Februari 2026 By admin

Lille dan Forest Amankan Tiket 16 Besar Liga Europa

27 Februari 2026 By admin

Melihat Dinamika Bisnis Hampers Lebaran di Era Digital

26 Februari 2026 By admin

Empat Alumni LPDP Kembalikan Dana Beasiswa hingga Rp 2 Miliar

26 Februari 2026 By zam

Manis Penuh Makna: Filosofi Kolak dari Dakwah Wali hingga Manfaat Kesehatan

26 Februari 2026 By zam

Keutamaan Dua Rakaat Sebelum Subuh dan Cahaya Cinta Allah

26 Februari 2026 By admin

Berburu Takjil di Gaza City, Ramadan di Tengah Krisis dan Harapan

26 Februari 2026 By admin

Liga Champions, Madrid dan Tiga Tim Lain ke 16 Besar

26 Februari 2026 By admin

Enam Makanan Penjaga Jantung Yang Harus Anda Tahu

26 Februari 2026 By admin

Zakat yang Mengubah Hidup: Dari Mustahik Menjadi Muzakki

26 Februari 2026 By admin

Menkes: Kenaikan Iuran BPJS Tak Sentuh Warga Miskin

25 Februari 2026 By admin

Waspada Kopi dan Teh saat Ramadan, Pakar Ingatkan Risiko Dehidrasi

25 Februari 2026 By zam

Detik-Detik Menjelang Maghrib: Tradisi Menunggu Berbuka di Berbagai Daerah

25 Februari 2026 By admin

Anak, Amanah yang Menguji dan Memuliakan

25 Februari 2026 By admin

Hakimi Hadapi Sidang Dugaan Kekerasan Seksual

25 Februari 2026 By admin

Inter Tersingkir, Atletico dan Newcastle ke 16 Besar

25 Februari 2026 By admin

Baznas: ZIS Tak Dialihkan ke Program MBG

25 Februari 2026 By admin

Peminat SNBP 2026 Melonjak : Unesa 53 Ribu, Unair & UB Kompetitif

24 Februari 2026 By zam

Takjil Berbahaya: BPOM Temukan Pewarna Sintesis Pemicu Kanker

24 Februari 2026 By admin

Ramadhan: Momentum Hijrah yang Nyata, Bukan Sekadar Wacana

24 Februari 2026 By admin

Rujak Soto: Perpaduan yang Tak Masuk Akal Tapi Dicinta

24 Februari 2026 By wah

Khutbah Jumat: Ujian Dalam Hidup

23 Februari 2026 By isa

Fariz RM: Di Antara Nada, Godaan Narkoba, dan Upaya Bangkit

23 Februari 2026 By admin

Ketika Hutan Terkubur Lumpur: Jeritan Sunyi Gajah Sumatera di Bener Meriah

23 Februari 2026 By admin

Sahur Tanpa Meja Makan: Cerita Para Perantau di Kota Besar

23 Februari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Semarak Ramadan 2026 di Barat Laut Inggris
  • Mudik Aman, Selamat Sampai Tujuan
  • Penyanyi Neil Sedaka Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
  • Trump Kecewa Iran, Opsi Militer Masih Terbuka
  • MU Siapkan Rp359 M untuk Kompensasi Amorim

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.