• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ketika Begadang Berubah Menjadi Gaya Hidup

17 Juni 2026 by admin Tinggalkan Komentar

Ilustrasi lelah dan ngantuk saat kerja akibat kurang istirahat Malam. Foto: Ist.

Surabaya (Trigger.id) – Jarum jam menunjukkan lewat tengah malam. Sebagian besar rumah mulai gelap dan sunyi, tetapi di balik cahaya layar ponsel, laptop, dan lampu kafe yang masih menyala, jutaan orang justru sedang memulai aktivitasnya. Ada yang mengejar tenggat pekerjaan, menonton serial favorit tanpa henti, bermain gim daring, mengikuti siaran langsung di media sosial, atau sekadar menggulir layar tanpa tujuan yang jelas.

Fenomena ini menunjukkan bahwa begadang bukan lagi sekadar kebiasaan sesekali akibat keadaan darurat atau gangguan tidur. Di era digital, terjaga hingga larut malam bahkan menjelang waktu subuh telah menjelma menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Kehadiran “manusia malam” semakin mudah ditemukan, terutama di kalangan pekerja, mahasiswa, dan generasi muda perkotaan.

Di balik menjamurnya kebiasaan tersebut, terdapat sejumlah faktor yang mendorong masyarakat untuk terus terjaga ketika malam seharusnya menjadi waktu beristirahat.

Salah satu penyebab utamanya adalah godaan dunia digital yang sulit dihindari. Beragam platform media sosial, layanan streaming, hingga gim daring dirancang sedemikian rupa agar pengguna bertahan selama mungkin. Setiap notifikasi, video pendek, atau pencapaian dalam permainan menghadirkan sensasi kepuasan instan yang memicu pelepasan dopamin di otak. Tanpa disadari, aktivitas yang awalnya hanya dilakukan beberapa menit dapat berubah menjadi berjam-jam. Malam yang panjang pun menjadi ruang ideal bagi kebiasaan tersebut untuk berkembang.

Selain itu, perubahan wajah kota modern turut memperkuat budaya begadang. Banyak kawasan perkotaan kini hidup selama hampir 24 jam. Kafe-kafe dengan konsep menarik, akses internet cepat, dan berbagai agenda hiburan malam menawarkan tempat berkumpul yang nyaman bagi mereka yang enggan pulang lebih awal. Malam tidak lagi dipandang sebagai waktu untuk beristirahat, melainkan menjadi ruang sosial baru yang ramai dan produktif.

Di sisi lain, perkembangan teknologi komunikasi membuat suasana malam justru semakin bising secara digital. Percakapan di grup pesan instan, topik yang sedang viral di media sosial, hingga siaran langsung para kreator konten terus berlangsung tanpa mengenal waktu. Arus informasi yang tidak pernah berhenti menciptakan dorongan untuk terus terhubung dan takut tertinggal perkembangan terbaru. Akibatnya, banyak orang memilih menunda tidur demi tetap mengikuti dinamika dunia maya.

Kondisi tersebut kemudian melahirkan fenomena lain, yaitu munculnya kebanggaan menjadi night owl atau “burung hantu malam”. Sebagian orang meyakini bahwa mereka lebih kreatif, fokus, dan produktif ketika bekerja pada larut malam. Label ini sering kali dianggap sebagai simbol dedikasi dan etos kerja tinggi. Namun, tidak sedikit yang sebenarnya terjebak dalam ilusi produktivitas. Waktu yang dihabiskan hingga dini hari belum tentu menghasilkan pekerjaan yang lebih baik dibandingkan pola kerja yang sehat dan teratur.

Pada akhirnya, fenomena manusia malam mencerminkan perubahan besar dalam cara masyarakat menjalani kehidupan sehari-hari. Teknologi, budaya perkotaan, dan kebutuhan untuk selalu terhubung telah menggeser batas antara waktu bekerja, bersosialisasi, dan beristirahat.

Di tengah kemudahan yang ditawarkan dunia modern, muncul pertanyaan penting: apakah kita benar-benar memilih untuk begadang, atau justru sedang diarahkan oleh lingkungan dan teknologi untuk terus terjaga?

Pertanyaan itu menjadi semakin relevan ketika malam tak lagi identik dengan tidur, melainkan berubah menjadi ruang aktivitas tanpa jeda bagi generasi masa kini. (Ian)

Share This :

Ditempatkan di bawah: nusantara, update Ditag dengan:Kurang Tidur, Main Game, Malam, Teknologi, Waktu Istirahat

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Menjaga Lisan dan Tulisan Cermin Akhlak Seorang Muslim

30 Oktober 2026 By admin

Kemenekraf Dorong Media Digital Naik Kelas

29 Oktober 2026 By admin

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti

29 Oktober 2026 By admin

Investor Pasar Modal Jatim Naik 69,93 %, OJK Tekankan Literasi dan Perlindungan

28 Oktober 2026 By admin

MUI : Pelaku “Imam Mahdi” Bangkalan Sesat.

28 Oktober 2026 By admin

Dua Anak Menhaj Mundur dari Tenaga Ahli Usai Menuai Sorotan

27 Oktober 2026 By admin

Indonesia–India Bangun Koridor Teknologi Kreatif di KEK Singhasari Malang

27 Oktober 2026 By admin

Armada WiraWiri Tambah 18 Mikrobus Rute Surabaya Barat

27 Oktober 2026 By admin

Waspada Stroke, Kenali Gejala dengan Metode FAST

26 Oktober 2026 By admin

Indonesia Delapan Besar Asian Para Games 2026, Boccia Jadi Lumbung Emas

25 Oktober 2026 By admin

Petenis Tanah Air Janice Tjen dan Storm Hunter Juara Ganda Putri Japan Open 2026

25 Oktober 2026 By admin

Cuaca Panas 38 Derajat, Pakar Unair : Kendalikan Emosi

24 Oktober 2026 By admin

Diskominfo Tabalong Studi Banding ke PWI Jatim Pelajari Penguatan Pers

24 Oktober 2026 By admin

Akses Penanjakan Bromo Dibuka Usai Kebakaran

23 Oktober 2026 By admin

Pataka Resolusi Jihad, Kobarkan Semangat Juang Santri

23 Oktober 2026 By admin

ITS Ciptakan Futechi Farm, Kandang Ayam Pintar Terintegrasi IoT

22 Oktober 2026 By admin

Khofifah Minta Distribusi Biosolar dan Pertalite Dipercepat

21 Oktober 2026 By admin

Sambut Hari Santri 2026, Ziarahi Makam Pencipta Lambang NU

21 Oktober 2026 By admin

Heboh Kode QR UMKM Tersambung Bank Tiongkok, Begini Aturannya.

21 Oktober 2026 By admin

UNESA dan UM Raih Gelar Juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya

20 Oktober 2026 By admin

Trump Soroti Imigrasi Prancis, Klaim Paris Terancam Menjadi Kota Muslim

20 Oktober 2026 By admin

Kewajiban Sertifikasi Halal Produk Mundur Tahun 2028

20 Oktober 2026 By admin

Benahi Rumah Potong Unggas, Perkuat Jaminan Halal dan Higienis

20 Oktober 2026 By admin

UM dan UNESA Berebut Takhta Futsal Campus League 2026

19 Oktober 2026 By admin

Garden Fest Menikmati Persawahan Sore Hari

19 Oktober 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

November 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
« Okt    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Menag Kukuhkan 15 Anggota Majelis Masyayikh
  • Giat Tanam Cabe Terapkan Inovasi Teknologi ITS
  • 5 Rumah Pompa Kawasan Banjir Beroperasi 1 Desember 2026
  • Tumpak Sewu, Pesona Tirai Air yang Mendunia
  • MLSC Surabaya dan Bandung Seri 1 2026–2027 Tuntas, Empat Sekolah Raih Gelar Juara

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.