• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Makan Lebih Banyak Buah Bantu Cegah Depresi di Masa Tua

11 Agustus 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Sebelumnya, kita tahu bahwa buah dalam makanan kita meningkatkan asupan serat, meningkatkan kadar antioksidan, dan meningkatkan variasi makanan. Kini, penelitian baru menunjukkan bahwa buah juga berpotensi mencegah depresi di kemudian hari.

Sebuah studi pada Juni 2024 di The Journal of Nutrition, Health and Aging menemukan bahwa orang-orang di usia paruh baya yang makan lebih banyak buah memiliki tingkat depresi lebih rendah di usia yang lebih tua.Studi longitudinal di Singapura ini mengamati hampir 14.000 partisipan selama lebih dari 20 tahun. Mereka yang mengonsumsi buah paling banyak (setidaknya tiga porsi per hari) mengurangi kemungkinan depresi terkait usia setidaknya 21%.

Temuan ini dapat memberikan dampak yang berarti dalam mencegah kondisi kesehatan mental yang sangat umum terjadi pada populasi lansia.

“Penelitian di seluruh dunia memperkirakan bahwa prevalensi gejala depresi di usia lanjut berkisar antara 17,1% hingga 34,4%, dan di antara mereka yang memiliki gejala depresi ringan atau subklinis, 8-10% dapat beralih ke depresi berat setiap tahunnya,” penulis studi senior Woon Puay Koh, MBBS, PhD, profesor di Program Penelitian Terjemahan Panjang Umur Sehat Universitas Nasional Singapura, mengatakan kepada Health. “[Ini] dikaitkan dengan penurunan kualitas hidup dan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas.”

Statistik yang meresahkan ini mengarahkan Koh dan tim penelitinya untuk mengeksplorasi bagaimana pola makan di usia paruh baya dapat memengaruhi kesehatan mental di tahun-tahun berikutnya. Berikut ini apa yang mereka temukan.

Kaitan Antara Konsumsi Buah dan Depresi

Studi Journal of Nutrition, Health and Aging dimulai dengan data sejak tahun 1993–1998. Saat ini, 13.738 orang dewasa di Singapura diminta menjawab pertanyaan rinci mengenai konsumsi buah dan sayur. Usia dasar mereka adalah 52,4 tahun. Lebih dari dua dekade kemudian, dalam wawancara lanjutan pada periode 2014-2016, ketika peserta memiliki usia rata-rata 72,5 tahun, mereka dievaluasi menggunakan Skala Depresi Geriatri, sebuah alat skrining klinis yang digunakan di banyak negara untuk mengidentifikasi depresi pada orang lanjut usia.

Semakin banyak subjek yang makan buah-buahan pada kuesioner tahun 1990an, semakin rendah kemungkinan mereka mengalami depresi sekitar 20 tahun kemudian. Hubungan antara buah-buahan dan kesehatan mental yang lebih baik juga tidak kecil. Koh menyatakan dalam siaran pers sebelumnya bahwa peserta yang mengonsumsi setidaknya tiga porsi buah-buahan sehari, dibandingkan dengan mereka yang kurang dari satu porsi sehari, mampu mengurangi kemungkinan depresi terkait penuaan setidaknya 21%.

Buah-buahan yang dimaksud adalah 14 pilihan spesifik yang biasa disantap di Singapura. Diantaranya, jeruk, jeruk keprok, pepaya, pisang, dan semangka secara khusus dikaitkan dengan penurunan kemungkinan depresi.

Mengapa Memperbanyak Buah Dapat Mengurangi Depresi

Alasan pasti mengapa makan lebih banyak buah di usia 40-an atau 50-an dapat meningkatkan kesehatan mental di usia tua masih belum jelas, kata Koh, namun ada banyak faktor yang mungkin berperan.

“Stres oksidatif dan peradangan saraf yang diakibatkannya adalah dua jalur utama [depresi],” katanya. Buah-buahan mempunyai manfaat untuk mencegah masalah ini. “Buah-buahan umumnya mengandung antioksidan tingkat tinggi dan mikronutrien anti inflamasi, seperti vitamin C, karotenoid, dan flavonoid, dan nutrisi tersebut terbukti dapat mengurangi stres oksidatif dan menghambat proses inflamasi dalam tubuh.” Koh yakin ini adalah penjelasan yang paling mungkin atas temuan penelitian tersebut.

Sayuran, yang juga dievaluasi dalam penelitian ini, tidak memiliki dampak nyata terhadap depresi di kemudian hari—sebuah temuan yang mengejutkan para peneliti. Namun, Koh punya teori mengapa hal ini bisa terjadi. Meskipun sayuran juga kaya akan senyawa antioksidan, metode penyiapan khasnya dapat mengurangi dampak anti-inflamasinya.

“Buah-buahan biasanya dimakan mentah sebagai camilan sepanjang hari, sedangkan sayur-sayuran biasanya dimasak untuk dimakan,” ujarnya. “Memasak dikenal sebagai proses yang dapat mengubah bioavailabilitas dan aktivitas nutrisi dalam sayuran, sehingga membatasi efek perlindungan nutrisi terhadap depresi.”

—000—

Referensi: Health.com

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, Tips, update Ditag dengan:Buah-buahan, Cegah Depresi, Makan Buah, Masa Tua

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Dam Jemaah Haji 2026 Lebih Transparan, Daging Kurban Disalurkan ke Palestina

23 Mei 2026 By admin

Malas Olahraga, Bisa Jadi Tubuh Anda Punya “Jam Fitness” Sendiri

23 Mei 2026 By admin

Ramah Lansia di Tanah Suci: Kamar Haji Kini Lebih Aman dan Nyaman

23 Mei 2026 By admin

Kalung Palestina Bella Hadid di Cannes: Ketika Mode Menjadi Suara Perlawanan

23 Mei 2026 By admin

Timnas Indonesia Rilis Daftar Sementara untuk FIFA Matchday Juni 2026

23 Mei 2026 By admin

Bensin Campur Etanol Segera Wajib di Indonesia, Apa Dampaknya bagi Pengendara?

22 Mei 2026 By admin

Skema Baru Jalur Prestasi SPMB Surabaya 2026, Nilai Rapor Dipadukan TKA

22 Mei 2026 By admin

Menag Haji RI Puji Kesigapan Petugas Dampingi Jamaah Lansia di Masjidil Haram

22 Mei 2026 By admin

Kekerasan di Daycare Jadi Pengingat Pentingnya Layanan Pengasuhan Berkualitas

22 Mei 2026 By admin

Dwigol Ronaldo Antar Al-Nassr Akhiri Puasa Gelar Liga Arab Saudi

22 Mei 2026 By admin

Anggaran MBG 2026 Disesuaikan, DPR: Nutrisi dan Gizi Makanan harus Tetap Dijaga

21 Mei 2026 By zam

Yamal Bidik Rekor Baru Bersama Spanyol di Piala Dunia 2026

21 Mei 2026 By admin

Saat Presiden Menyerukan Perang Terbuka Melawan Pungli dan Korupsi

21 Mei 2026 By admin

Surabaya Berpeluang Jadi Kota Percontohan Kawasan Tanpa Rokok Nasional

21 Mei 2026 By admin

Kemenhaj Catat Lebih dari 100 Ribu Jemaah Indonesia Telah Tunaikan Dam

21 Mei 2026 By admin

Sekdaprov Jatim Apresiasi RS Korpri Pura Raharja Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Driver Gojek

20 Mei 2026 By admin

Khofifah Dorong ASN Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Global

20 Mei 2026 By admin

DPR RI Nilai Layanan Haji 2026 Lebih Humanis dan Nyaman bagi Jemaah

20 Mei 2026 By admin

Arsenal Akhiri Puasa Gelar 22 Tahun Usai City Ditahan Bournemouth

20 Mei 2026 By admin

Oceanman Bali 2026 Siap Digelar, 900 Perenang Dunia Ramaikan Pantai Kedonganan

20 Mei 2026 By admin

Jasa Marga dan BTN Wujudkan Rest Area Jalan Tol Jadi Penggerak Ekonomi Baru

20 Mei 2026 By zam

Gegara Game Online Siswa SD Terpapar Radikalisme. Ortu Harus Bagaimana ?

20 Mei 2026 By admin

Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah

20 Mei 2026 By zam

Saat Olahraga, Mana Lebih Berbahaya: Serangan Jantung atau Jantung Berhenti Mendadak?

19 Mei 2026 By admin

400 Laporan Masuk Setiap Hari, Hotline “Lapor Cak Eri” Andalkan Layanan Cepat

19 Mei 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Air Mata Perpisahan Salah dan Robertson Warnai Anfield
  • AS dan Iran Capai Kesepakatan Awal, Selat Hormuz Dibuka Bertahap
  • Tak Hanya Redakan Menopause, Kedelai Bisa Bikin Kehidupan Intim Wanita Lebih Nyaman
  • Armuzna Dinilai Masih Rawan, DPR Soroti Lemahnya Mitigasi dan Koordinasi Petugas Haji
  • Olahraga 10 Jam Seminggu untuk Jantung Lebih Sehat, Perlukah?

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.