• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Ramadhan sebagai Momentum Hijrah yang Berkelanjutan

13 Maret 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Oleh: Dr. H. Nur Cholis Majid*

Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga kesempatan emas untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Hijrah dalam Islam tidak hanya berarti perpindahan fisik, seperti hijrahnya Rasulullah ﷺ dari Makkah ke Madinah, tetapi juga perubahan spiritual dan moral menuju kebaikan. Ramadhan memberikan peluang besar bagi setiap Muslim untuk meningkatkan ketakwaan, memperbaiki akhlak, serta menjadikan kebiasaan baik sebagai bagian dari kehidupan setelah bulan suci berakhir.

Hijrah dalam Perspektif Islam

Hijrah secara bahasa berarti berpindah atau meninggalkan sesuatu. Dalam konteks Islam, hijrah dapat berarti meninggalkan keburukan menuju kebaikan, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:

“Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.”
— (HR. Bukhari, no. 10)

Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk hijrah karena di bulan ini pintu rahmat dan ampunan Allah terbuka lebar. Sebagaimana sabda Nabi ﷺ:

“Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan iman dan penuh harapan akan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
— (HR. Bukhari, no. 38; Muslim, no. 760)

Ramadhan: Momen Hijrah Spiritual dan Akhlak

  1. Hijrah dari Dosa Menuju Taubat
    Ramadhan mengajarkan kita untuk meninggalkan perbuatan dosa dan menggantinya dengan amal kebaikan. Allah berfirman: “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”
    — (QS. An-Nur: 31)
  2. Hijrah dari Malas Ibadah Menuju Ketekunan
    Bulan Ramadhan menjadi momen untuk meningkatkan kualitas ibadah, seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah. Hal ini sesuai dengan firman Allah: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
    — (QS. Al-Baqarah: 183)
  3. Hijrah dari Hawa Nafsu Menuju Pengendalian Diri
    Puasa mengajarkan kita untuk mengendalikan hawa nafsu dan menjaga lisan serta perbuatan. Rasulullah ﷺ bersabda: “Puasa adalah perisai, maka janganlah seseorang berkata kotor atau bertindak bodoh…”
    — (HR. Bukhari, no. 1894; Muslim, no. 1151)

Menjaga Keberlanjutan Hijrah Pasca Ramadhan

Agar hijrah yang dilakukan selama Ramadhan tidak hanya berlangsung sementara, ada beberapa langkah yang dapat diterapkan:

  1. Menjaga Konsistensi Ibadah
    Menjadikan kebiasaan baik di Ramadhan sebagai amalan harian, seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berinfak.
  2. Bersegera dalam Kebaikan
    Sebagaimana firman Allah:
    “Berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan.”
    — (QS. Al-Baqarah: 148)
  3. Berteman dengan Orang Shalih
    Lingkungan yang baik akan membantu menjaga komitmen hijrah, sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda:
    “Seseorang akan mengikuti agama sahabat dekatnya, maka hendaklah kalian melihat siapa yang menjadi teman dekatnya.”
    — (HR. Abu Dawud, no. 4833; Tirmidzi, no. 2378)
  4. Bersabar dalam Menjaga Ketaatan
    Hijrah yang berkelanjutan membutuhkan kesabaran. Allah berfirman: “Dan bersabarlah, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.”
    — (QS. Al-Anfal: 46)

Ramadhan bukan hanya waktu untuk memperbaiki diri sementara, tetapi momentum untuk hijrah secara berkelanjutan. Dengan memperkuat iman, meningkatkan ibadah, serta menjaga lingkungan yang baik, hijrah yang dimulai di bulan Ramadhan dapat terus berlangsung hingga kehidupan sehari-hari. Semoga kita semua dapat mempertahankan spirit Ramadhan sepanjang tahun dan menjadi pribadi yang lebih bertakwa. Aamiin.

—0000—

*Akademisi UTM dan Sekretaris LDNU Jatim

Share This :

Ditempatkan di bawah: Ramadhan, update, wawasan Ditag dengan:Berkelanjutan, hijrah, Momentum, Momentum Hijrah, ramadhan

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Rela Antre Selfie Demi Kenangan di Malioboro

24 Maret 2026 By zam

Usai Ramadan, Makan Jangan ‘Balas Dendam’

24 Maret 2026 By wah

Menteri Pariwisata Beri Tips Nyaman Wisata Keluarga Saat Lebaran

24 Maret 2026 By wah

Arus Balik Laut Capai Puncak 2 April

24 Maret 2026 By admin

WFA Jadi Kunci Urai Arus Balik

24 Maret 2026 By admin

Arsenal Dilanda Cedera Usai Final EFL Cup 2025/26

24 Maret 2026 By admin

Tahanan Rumah dan Ujian Keadilan Hukum

24 Maret 2026 By admin

Di Balik Fleksibilitas WFA: Beban Psikologis ASN yang Kerap Terabaikan

23 Maret 2026 By admin

Strategi Agresif Thailand: Mulai Tiket Gratis hingga Diskon Besar

23 Maret 2026 By admin

Lingkaran Setan Korupsi Kepala Daerah: Mahal Ongkos Politik, Lemah Pengawasan

22 Maret 2026 By admin

THR dan Pola Konsumsi Masyarakat Saat Lebaran: Antara Euforia dan Perencanaan

22 Maret 2026 By admin

Berkah Lebaran bagi UMKM: Dari Kue hingga Fashion

22 Maret 2026 By admin

MBG: Antara Motor Ekonomi Daerah dan Alarm Serius Tata Kelola Pangan Publik

22 Maret 2026 By admin

Saat Dunia Bergejolak, Investasi Harus Bijak

21 Maret 2026 By admin

Mudik Sehat dan Bugar: Kunci Menikmati Lebaran Tanpa Lelah di Perjalanan

21 Maret 2026 By admin

Kue Kering Lebaran: Dari Nastar hingga Kastengel, Rasa yang Selalu Pulang

21 Maret 2026 By admin

Ketupat: Simbol, Rasa, dan Tradisi Nusantara

21 Maret 2026 By admin

MUI: Zakat Fitrah Wujud Keimanan dan Lanjutkan Semangat Berbagi Usai Ramadhan

21 Maret 2026 By admin

Menjaga Wajah Kota: Surabaya dan Antisipasi Urbanisasi Pasca Lebaran

21 Maret 2026 By admin

Larangan Shalat Idul Fitri di Al-Aqsa Picu Protes Warga Palestina

20 Maret 2026 By admin

Menanti Dua Tahun: Jalan Panjang Sanksi FIFA untuk Israel

20 Maret 2026 By admin

Lebaran Tanpa Sosok yang Dirindukan

20 Maret 2026 By admin

Lebaran, Momentum Rekonsiliasi Orang Tua dan Anak

20 Maret 2026 By admin

Panduan Lengkap Jamak dan Qashar bagi Pemudik (Musafir)

20 Maret 2026 By admin

Khutbah Idul Fitri 1447 H.: Apa yang Harus Dilakukan Setelah Ramadhan?

20 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Dunia Terpukau: Taman Nasional Komodo Masuk 2 Besar Destinasi Terindah di Dunia
  • Arab Saudi Jamin Keamanan Haji di Tengah Ketegangan Kawasan
  • Hipertensi Kini Mengintai Perempuan Muda
  • Arus Balik Lebaran, Pengguna Jalan Wajib Patuhi Aturan di One Way dan Contraflow
  • Akar Pinang, Penjaga Sunyi dari Ancaman Longsor

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.