• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mengapa Pola Makan Bisa Mempengaruhi Risiko Kanker Paru?

26 Agustus 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Ilsutrasi Contoh Atur Pola Makan. Foto: Total Health and Fitness

Surabaya (Trigger.id) – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi makanan ultra-proses (ultra-processed foods/UPFs) mungkin berhubungan dengan meningkatnya risiko kanker paru. Sebelumnya, UPFs juga telah dikaitkan dengan kanker pankreas, payudara, dan kolorektal.

Meski begitu, para ahli menekankan bahwa hubungan ini masih dalam tahap awal penelitian. “Keterkaitan antara UPFs dan kanker masih berkembang, dan dibutuhkan lebih banyak riset,” jelas Tim Rebbeck, PhD, profesor pencegahan kanker di Harvard T.H. Chan School of Public Health sekaligus peneliti di Dana-Farber Cancer Institute.

Bagaimana UPFs Bisa Meningkatkan Risiko?

Tubuh manusia secara alami dirancang untuk mencerna makanan utuh yang minim pengolahan. Namun, hal ini tidak berlaku pada makanan ultra-proses yang penuh aditif dan pengawet, jelas Zhaoping Li, MD, PhD, Kepala Divisi Nutrisi Klinis di UCLA David Geffen School of Medicine.

Menurut Li, makanan yang sangat diproses bisa memicu peradangan dan dampak buruk lain pada tubuh—sesuatu yang tidak terjadi ketika kita mengonsumsi makanan alami seperti buah segar. Rebbeck menambahkan, meski mekanisme pastinya belum jelas, ada kemungkinan peradangan sistemik berperan dalam meningkatkan risiko kanker paru.

Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan. Data konsumsi makanan hanya dikumpulkan sekali melalui survei, jumlah kasus kanker paru relatif kecil, dan faktor intensitas merokok tidak diperhitungkan. Karena itu, hasilnya belum bisa dianggap sebagai bukti mutlak.

Mengurangi UPFs untuk Menekan Risiko

Walau masih ada banyak pertanyaan, Rebbeck menilai penelitian ini memberi sinyal positif bahwa mengurangi konsumsi UPFs bisa membantu menurunkan risiko kanker.

Li menekankan bahwa rokok tetap menjadi faktor risiko terbesar kanker paru. “Jika ingin menurunkan risiko, berhenti merokok adalah langkah paling penting,” ujarnya. Namun, memperhatikan kualitas pola makan juga sama pentingnya.

Tidak perlu menghilangkan UPFs sepenuhnya, tetapi keseimbangan adalah kunci. Misalnya, jika sarapan dengan sereal, sebaiknya tidak menambah burger olahan atau daging asap di siang hari. Pilihan yang lebih sehat bisa berupa salad, sayuran matang, ikan, atau ayam.

Li mencontohkan kebiasaan pribadinya, memilih membuat omelet dengan kembang kol dan sisa ayam ketimbang menu praktis seperti sereal manis.

Pesan Utama: Makan Lebih Sehat, Kurangi Olahan

Rebbeck menegaskan, pesan gizi inti sebenarnya sudah jelas: diet yang kaya makanan alami, rendah proses, banyak buah, sayuran, dan biji-bijian terbukti menurunkan risiko kanker. Seiring berkembangnya penelitian soal UPFs, pesan kesehatan kemungkinan tidak berubah—yakni mengutamakan pola makan seimbang, minim olahan, berbasis tumbuhan, dan kaya nutrisi. (bin)

Sumber: Health.com
Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Atur Pola Makan, Makanan Ultra-Proses, Mempengaruhi, Pola Makan, Risiko Kanker Paru, UPFs

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

PBB Tegaskan Greenland Tetap Wilayah Denmark

22 Januari 2026 By admin

OTT KPK dan Darurat Integritas Kepala Daerah

21 Januari 2026 By admin

Prabowo Rencanakan Bangun 10 Kampus Baru

21 Januari 2026 By admin

Liga Champions 2026, Madrid Hajar Monaco 6-1

21 Januari 2026 By admin

KPK Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati, Tarif Capai Rp225 Juta

21 Januari 2026 By admin

KPK Tetapkan Tersangka Usai OTT Wali Kota Madiun

20 Januari 2026 By admin

KPK OTT Bupati Pati Sudewo

20 Januari 2026 By admin

Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang

19 Januari 2026 By admin

John Herdman Sebut Timnas Indonesia sebagai “Garuda Baru”

19 Januari 2026 By admin

Mengapa Batuk Tak Kunjung Sembuh?, Begini Penjelasannya

19 Januari 2026 By admin

Pemerintah Kembalikan TKD Aceh, Sumut, dan Sumbar

19 Januari 2026 By admin

Jihad Islam Kritik Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS

19 Januari 2026 By admin

Cuaca Tak Bersahabat, Penutupan Taman Nasional Komodo Diperpanjang

18 Januari 2026 By admin

Slot Maklumi Kekecewaan Fans Usai Liverpool Kembali Tertahan

18 Januari 2026 By admin

Vaksin Influenza, Masihkah Dipandang Sebelah Mata?

18 Januari 2026 By admin

Khamenei Tuding Trump Bertanggung Jawab atas Krisis di Iran

18 Januari 2026 By admin

Bandara Adisutjipto: Keberangkatan ATR 42-500 ke Makassar Sudah Sesuai Prosedur

18 Januari 2026 By admin

Sinar Matahari, Kesehatan, dan Perannya Meredam Depresi

17 Januari 2026 By admin

Labuhan Sarangan: Doa, Alam, dan Jejak Leluhur yang Kini Diakui Negara

17 Januari 2026 By admin

Kemenhaj Perkuat Kanal Kawal Haji untuk Aduan Jamaah

17 Januari 2026 By admin

UE Minta Israel Hentikan Perluasan Permukiman di Tepi Barat

17 Januari 2026 By admin

Koeman Optimistis Belanda Bisa Kejutkan Piala Dunia 2026

17 Januari 2026 By admin

KPK Telusuri Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

17 Januari 2026 By admin

Tavares Jelaskan Perekrutan Tiga Pemain Asing Baru Persebaya

16 Januari 2026 By admin

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Biro Haji ke Pengurus PBNU

16 Januari 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Ketika Habis Ramadhan, Hamba Rindu Lagi Ramadhan

30 Maret 2025 Oleh admin

Tujuh Tradisi Lebaran yang Selalu Dinantikan

29 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Takjil dan Iftar: Memahami Makna dan Adab Berbuka Puasa
  • Delapan Negara Kecam Klaim Israel di Tepi Barat
  • Cahaya dari Berbagai Penjuru: Tradisi Dunia Menyambut Ramadhan
  • Trump dan Carney Sampaikan Ucapan Ramadhan, Tegaskan Kebebasan Beragama
  • Muhammadiyah Tetapkan Ramadhan 18 Februari, NU Tunggu Isbat Pemerintah

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.