• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Hasil Studi: Musik atau Lagu Sedih Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental

21 Mei 2024 by admin Tinggalkan Komentar

Sebuah studi baru menemukan bahwa mendengarkan musik sedih dapat berdampak positif pada suasana hati seseorang, berdasarkan pada kembalinya rasa keterhubungan.1

Saat Anda berada di pesta atau arisan, Anda mungkin mengantri lagu yang ceria, seperti “Itulah Yang Saya Suka” oleh Bruno Mars. Di hari lain, Anda mungkin hanya ingin mendengarkan sesuatu yang lebih suram dan menarik seperti “Anti-Hero” karya Taylor Swift.

Musik apa pun yang paling Anda sukai, entah itu hip-hop, country, rock, atau jazz, sering kali dapat memengaruhi suasana hati dan perasaan Anda.2

Layanan Kesehatan Peringatan Tallahassee. Bagaimana musik mempengaruhi pikiran, suasana hati, dan tubuh Anda. 

Hal ini terutama berlaku jika menyangkut musik sedih. Berbagai fitur sebuah lagu, termasuk tempo, mode, pilihan instrumen, dan dinamika, dapat memicu emosi negatif pada pendengarnya, kata Tara Venkatesan, PhD, ilmuwan kognitif di Universitas Oxford dan penyanyi sopran opera, kepada Health.

Namun, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Aesthetic Education , yang melibatkan Venkatesan, menunjukkan bahwa meskipun mendengarkan musik sedih tentu saja dapat membuat orang merasa sedih, hal tersebut juga dapat berdampak positif pada suasana hati seseorang dan membuat mereka merasakan perasaan. keterhubungan.1

“Poin utama kami adalah bahwa nilai musik sedih terletak pada kemampuannya untuk menciptakan rasa keterhubungan, terlepas dari apakah itu benar-benar membangkitkan kesedihan pada pendengarnya,” jelas Venkatesan. “Dan rasa keterhubungan itulah, belum tentu pengalaman kesedihan itu sendiri, yang membuat mendengarkan musik sedih menjadi sangat menyenangkan!”

Mengapa Orang Menyukai Musik Sedih?

Para peneliti berhipotesis bahwa orang-orang menghargai musik sedih dengan alasan yang sama seperti mereka menghargai percakapan sedih, yakni rasa keterhubungan yang tulus.

Misalnya, ketika seseorang memberi tahu Anda tentang perpisahannya yang buruk, Anda mungkin merasa sedih karena betapa dia benar-benar hancur dan kesepian, jelas Venkatesan. Namun, saat Anda terus berbicara, Anda mungkin merasa ada sesuatu yang berarti dalam interaksi tersebut dan terhubung dengan orang tersebut dengan cara yang unik.

Apakah Mendengarkan Musik Sedih Menimbulkan Kesedihan? 

Apakah musik sedih membuat seseorang merasa sedih atau tidak tergantung pada masing-masing individu dan pengalaman mereka, kata Shannon Bennett, PhD , direktur klinis situs untuk Pusat Kesehatan Mental Remaja NewYork-Presbyterian, kepada Health .

Misalnya, seseorang mungkin merasa sedih saat mendengar lagu tertentu karena lagu tersebut mungkin ada hubungannya dengan kenangan tertentu. Karena emosi dan ingatan kita sangat berkaitan, maka mendengarkan lagu yang membangkitkan kenangan tertentu dapat membuat kita merasa sedih.

“Jika sebuah musik dihubungkan dengan salah satu pengalaman tersebut, hal itu dapat menimbulkan perasaan sedih yang nyata,” jelas Bennett. “Tetapi bagi saya itu adalah pengalaman yang lebih pribadi dalam hal seberapa kuat perasaan itu, berapa lama perasaan itu berlangsung, dan yang terpenting adalah apa yang kita lakukan terhadapnya.”

Hal ini sejalan dengan penelitian tahun 2016 yang menemukan bahwa orang yang mendengarkan musik sedih dapat melanggengkan siklus berpikir negatif dan sering kali mendorong mereka memikirkan kenangan sedih atau pikiran negatif.

Musik dan Kesehatan Mental

Bennett menjelaskan bahwa musik sedih tidak serta merta menunjukkan emosi sedih bagi pendengarnya—tetapi justru dapat berdampak positif pada kesehatan mental pendengarnya.

“Musik bisa menjadi cara untuk berlatih hanya dengan duduk dengan perasaan yang terkadang lebih sulit untuk didiamkan dan sebenarnya sangat membantu secara emosional,” tambahnya. “Kami menyebutnya paparan emosional yang sebenarnya digunakan dalam beberapa protokol terapi yang telah diteliti dengan baik untuk membantu kita menghadapi emosi yang terkadang tidak ingin kita tanggung.”

Musik sedih juga bisa membuat orang merasa terhubung seperti halnya percakapan yang menyentuh hati membuat kita merasa terhubung, kata Venkatesan. “Sangat mungkin bahwa rasa keterhubungan yang kita alami saat mendengarkan musik sedih memiliki manfaat kesehatan yang positif.”

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan musik sedih menciptakan perasaan “persekutuan emosional” di mana Anda berbagi perasaan sedih dengan penyanyi atau komposer. Venkatesan menjelaskan, dalam hal ini mendengarkan lagu sedih dapat menjadi salah satu bentuk kontak virtual yang dapat membantu orang merasa diterima, dipahami, dan tidak terlalu kesepian.

Dia menambahkan bahwa penelitian lain menunjukkan bahwa mendengarkan lagu sedih memungkinkan kita terhubung dengan diri sendiri dan merefleksikan pengalaman emosional kita sendiri yang dapat membantu pengaturan suasana hati.

Venkatesan mencatat bahwa musik, secara umum, memiliki pengaruh besar pada otak dan fisiologi kita sehingga juga dapat memengaruhi suasana hati kita.

Misalnya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa musik yang menenangkan dapat menurunkan kadar kortisol air liur dan stres psikologis, yang merupakan indikator penurunan stres dan regulasi yang lebih baik saat merespons stresor.

—000—

Sumber: Health.com

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, Tips, update Ditag dengan:Hasil Studi, Kesehatan Mental, Meningkatkan Kesehatan Mental, Musik atau Lagu Sedih

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

Luka di Ujung Perjalanan: Messi Menutup Piala Dunia 2026 dengan Air Mata

21 Juli 2026 By zam

Kemendikdasmen Siapkan Rekrutmen Guru PNS Pusat untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

21 Juli 2026 By wah

Spanyol Ukir Rekor Tak Terkalahkan Usai Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 By zam

IRGC: Dua Tanker Meledak di Hormuz

20 Juli 2026 By wah

Transaksi KDMP Jatim Tertinggi Secara Nasional, Tembus Rp21,64 Miliar

18 Juli 2026 By wah

Jatim Perkuat Posisi sebagai Penopang Ketahanan Pangan Nasional

18 Juli 2026 By zam

Prancis Lebih Termotivasi Hadapi Inggris demi Golden Boot Mbappe

18 Juli 2026 By admin

Inter Milan Bidik Djed Spence Gantikan Dumfries

17 Juli 2026 By zam

Sedekah: Investasi Abadi yang Tak Pernah Merugi

17 Juli 2026 By zam

Belajar ADEM di Jawa Timur, Mengabdi untuk Papua

12 Juli 2026 By admin

Festival Muharram LAZIS Nurul Falah Asah Hafalan dan Kreativitas Ratusan Santri

12 Juli 2026 By wah

Jatim Siap Perkuat Rantai Pasok Biodiesel B50, Khofifah Dukung Transformasi Energi Nasional

11 Juli 2026 By zam

De La Fuente Optimistis Spanyol Mampu Singkirkan Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026

11 Juli 2026 By wah

Ariana Grande Mundur dari American Horror Story 13, Tur Dunia Jadi Prioritas

11 Juli 2026 By zam

Intelektual Mengisi Jarak antara Teori dan Praktik

5 Juli 2026 By admin

Empat Tanda Calon Penghuni Surga yang Mulai Tampak Sejak di Dunia

5 Juli 2026 By admin

Jejak Kolaborasi Jatim Tekan Stunting: Penghargaan Persagi untuk Kepemimpinan Khofifah

5 Juli 2026 By admin

Arif Satria: ICMI Harus Bangun Peradaban Berbasis Data dan Integritas

4 Juli 2026 By zam

KNVB Ajukan Pengaduan Resmi atas Ujaran Rasis terhadap Tiga Pemain Belanda

4 Juli 2026 By zam

Portugal Lolos Dramatis, Ronaldo Torehkan Sejarah di Piala Dunia

3 Juli 2026 By zam

Real Madrid Bidik Bastoni untuk Perkuat Pertahanan

3 Juli 2026 By wah

Disabilitas Tak Tampak: Yang Tak Terlihat, yang Terabaikan

2 Juli 2026 By wah

Saat Camilan Menjadi Penjaga Kesehatan Mental

2 Juli 2026 By zam

Sensus Ekonomi 2026, Penentu Arah Pembangunan Jawa Timur

1 Juli 2026 By wah

Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus di Soetta Dipusatkan ke Terminal 2F

1 Juli 2026 By wah

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Api Mendekat, Seruni Point Bromo Ditutup Sementara
  • Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?
  • MBG Wajib Dikonsumsi Maksimal 4 Jam Setelah Matang
  • Rp 81 Tarif Trans Jatim, 11-17 Agustus 2026
  • Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Ikut Nata Kasur Muktamirin

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.