• Skip to main content
  • Skip to secondary menu
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • BERANDA
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Sitemap
Trigger

Trigger

Berita Terkini

  • UPDATE
  • JAWA TIMUR
  • NUSANTARA
  • EKONOMI PARIWISATA
  • OLAH RAGA
  • SENI BUDAYA
  • KESEHATAN
  • WAWASAN
  • TV

Mengungkap Hubungan Antara Cokelat dan Kesehatan Jantung

11 Februari 2025 by admin Tinggalkan Komentar

Surabaya (Trigger.id) – Selama berabad-abad, cokelat telah digunakan untuk meningkatkan kesehatan jantung. Pada tahun 1500-an, masyarakat Aztec mengonsumsi minuman dari kakao yang diyakini dapat mengobati berbagai penyakit, termasuk angina, yaitu nyeri dada akibat berkurangnya aliran darah ke jantung.

Saat ini, penelitian ilmiah telah dilakukan untuk memahami efek cokelat terhadap kesehatan jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jenis cokelat tertentu dapat memberikan manfaat bagi jantung, tetapi hasilnya sering kali memiliki catatan tambahan atau bahkan saling bertentangan.

Fokus pada Kakao

Bahan utama dalam cokelat adalah biji kakao, yang kaya akan senyawa flavanol, sejenis polifenol yang dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan diabetes. Oleh karena itu, banyak penelitian tentang efek cokelat terhadap kesehatan jantung berfokus pada ekstrak kakao atau cokelat hitam dengan kadar kakao minimal 70%, yang mengandung lebih banyak flavanol dibandingkan cokelat susu atau cokelat putih.

Salah satu penelitian terkenal adalah Cocoa Supplement and Multivitamin Outcomes Study (COSMOS). Dalam penelitian ini, lebih dari 10.000 peserta diberikan 500 miligram flavanol kakao setiap hari selama 3,6 tahun, sementara kelompok lain mengonsumsi plasebo. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang mengonsumsi flavanol mengalami penurunan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 27%. Namun, para peneliti menekankan bahwa hubungan ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Penelitian lain yang diterbitkan pada Januari 2024 menunjukkan bahwa bagi individu dengan keturunan Eropa, konsumsi cokelat hitam dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan tromboemboli vena, yaitu kondisi di mana terbentuk gumpalan darah dalam pembuluh vena. Studi lain pada Juni 2024 juga menemukan bahwa konsumsi cokelat hitam dengan kandungan kakao tinggi atau suplemen kakao dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula darah puasa jika dilakukan selama minimal satu bulan.

Namun, tidak semua penelitian menunjukkan hasil positif. Studi COSMOS juga menemukan bahwa ekstrak kakao tidak secara signifikan mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Selain itu, studi Januari 2024 menyatakan bahwa konsumsi cokelat tidak terbukti menurunkan risiko 10 masalah kardiovaskular lainnya, termasuk stroke, gagal jantung, penyakit jantung koroner, dan fibrilasi atrium.

Bagaimana dengan Jenis Cokelat Lain?

Sementara penelitian mengenai hubungan antara kesehatan jantung dan suplemen kakao atau cokelat hitam masih terus berkembang, efek dari jenis cokelat lainnya belum banyak diteliti.

Menurut Michelle Routhenstein, RD, seorang ahli gizi kardiologi preventif, kecil kemungkinan cokelat olahan seperti cokelat susu atau cokelat putih memberikan manfaat bagi jantung. Cokelat putih, misalnya, tidak mengandung biji kakao sama sekali. Selain itu, proses fermentasi dan pemanggangan biji kakao dalam pembuatan cokelat dapat mengurangi kadar flavanol hingga lebih dari sepuluh kali lipat.

Selain itu, cokelat yang telah diproses—baik cokelat hitam, susu, maupun putih—mengandung gula, lemak, dan kalori yang berlebihan. Konsumsi berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung, termasuk meningkatkan kadar kolesterol dan risiko penyakit lainnya.

Nikmati Cokelat dengan Bijak

Menurut Samantha Coogan, RDN, seorang profesor ilmu gizi di University of Nevada, Las Vegas, cokelat hitam bukanlah obat mujarab atau jaminan untuk meningkatkan kesehatan jantung. Namun, tidak ada salahnya menikmati cokelat sesekali, asalkan dalam jumlah yang wajar dan seimbang dengan pola makan sehat yang kaya akan buah, sayur, serta gaya hidup yang aktif.

Dr. Majid Basit, seorang ahli jantung dari Memorial Hermann Medical Group, juga menekankan bahwa kesehatan jantung terbaik dicapai dengan mengonsumsi makanan sehat, berolahraga secara teratur, dan tidur yang cukup.

Kesimpulannya, nikmati cokelat karena rasanya yang lezat, bukan semata-mata untuk menjaga kesehatan jantung. (bin)

Share This :

Ditempatkan di bawah: Kesehatan, update Ditag dengan:Antara, Cokelat, Hubungan, Jantung, Kesehatan Jantung

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

Lainnya

KBS, Primadona Wisata Lebaran Surabaya yang Terus Berbenah

19 Maret 2026 By admin

Trofi Juara Dicabut, Martabat Senegal Tetap Tegak

18 Maret 2026 By admin

ICMI dan Jalan Kebermanfaatan: Dari Niat hingga Aksi Nyata

18 Maret 2026 By admin

FIFA Isyaratkan Laga Iran Tetap di AS

18 Maret 2026 By admin

Haj Qasem, Senjata Baru Iran di Tengah Bara Konflik

18 Maret 2026 By admin

Neymar dan Mimpi yang Belum Usai

18 Maret 2026 By admin

Liga Champions: City Pantang Menyerah Hadapi Madrid

17 Maret 2026 By admin

Hemat Energi Tanpa Mengorbankan Layanan Publik

17 Maret 2026 By admin

Menjaga Surabaya Tetap Rukun di Tengah Nyepi dan Idulfitri

17 Maret 2026 By admin

Drone Murah Iran yang Mengguncang Kekuatan Militer Barat

17 Maret 2026 By admin

Majelis Tarjih Muhammadiyah: Dam Haji Sah Disembelih di Indonesia

17 Maret 2026 By admin

MBG Rp335 Triliun: Antara Janji Gizi dan Tantangan Efisiensi

17 Maret 2026 By admin

Iran Klaim 80% Sistem Radar Pangkalan AS Hancur

16 Maret 2026 By admin

Liga Serie A: Lazio Tundukkan Milan 1-0

16 Maret 2026 By admin

Melasti di Watu Pecak, Menyucikan Diri Menjelang Nyepi

15 Maret 2026 By admin

Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman

15 Maret 2026 By admin

Batagor Yunus, Oleh-Oleh Legendaris Bandung untuk Pemudik

15 Maret 2026 By admin

Tol Prosiwangi Dibuka Fungsional, Mudik Tapal Kuda Lebih Lancar

15 Maret 2026 By wah

Gilimanuk, Gerbang Mudik yang Tak Pernah Sepi

15 Maret 2026 By admin

Arsenal Kian Kokoh di Puncak, Tundukkan Everton 2-0 di Emirates

15 Maret 2026 By admin

Awal 2026, Ketika Kepala Daerah Berguguran di Meja OTT

15 Maret 2026 By admin

Mudik Tenang, Rumah Aman, Begini Pesan Surabaya Menjelang Lebaran

15 Maret 2026 By admin

Hemat Energi dan Wacana WFH di Tengah Bayang-bayang Krisis

14 Maret 2026 By admin

Ketika Harga Emas Mengubah Nisab Zakat

14 Maret 2026 By admin

Perang Modern, Ketika Laser Tak Mampu Menahan Drone

14 Maret 2026 By admin

TERPOPULER

Kategori

Video Pilihan

WISATA

KALENDER

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Jadwal Sholat

RAMADHAN

Teknologi dan Layanan Khusus Sambut Jamaah di 10 Malam Terakhir Ramadan

11 Maret 2026 Oleh admin

Bubur India Masjid Pekojan Semarang, Tradisi Berbuka Lebih dari Satu Abad

10 Maret 2026 Oleh admin

Menambang Kehidupan, Bukan Sekadar Emas: Jejak Hijau Martabe di Jantung Sumatra

21 Oktober 2025 Oleh admin

Merayakan Keberagaman: Tradisi Unik Idul Fitri di Berbagai Negara

31 Maret 2025 Oleh admin

Khutbah Idul Fitri 1446 H: Ciri-ciri Muttaqin Quran Surat Ali Imran

31 Maret 2025 Oleh admin

Footer

trigger.id

Connect with us

  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube

terkini

  • Lebaran Tanpa Sosok yang Dirindukan
  • Lebaran, Momentum Rekonsiliasi Orang Tua dan Anak
  • Panduan Lengkap Jamak dan Qashar bagi Pemudik (Musafir)
  • Khutbah Idul Fitri 1447 H.: Apa yang Harus Dilakukan Setelah Ramadhan?
  • Makna Ketupat dan Filosofi ‘Ngaku Lepat’ dalam Budaya Jawa

TRIGGER.ID

Redaksi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

 

Copyright © 2026 ·Triger.id. All Right Reserved.