Buya Hamka pernah menyatakan, "Bekerja tak sekadar bekerja, karena monyet juga bekerja". Kalimat ini menggambarkan bahwa bekerja dalam pandangan Islam dan manusia pada umumnya memiliki dimensi yang lebih dalam daripada sekadar aktivitas fisik atau menghasilkan uang. Dalam Islam, bekerja adalah cara untuk mencapai keridhaan Allah SWT dan memberikan manfaat bagi diri sendiri … [Selengkapnya ...] about “Bekerja Tak Sekadar Bekerja, Karena Monyet Juga Bekerja”
Muhasabah Pagi
“Proklamirkan Kemerdekaanmu Dengan Tahlil”
Tahlil adalah ucapan: LAA ILAAHA ILLALLAAH. Kalimat tersebut berarti : "Tiada Tuhan selain Allah". Maknanya, Tidak ada yang berhak disembah selain Allah. Tidak ada yang berhak menjadi arah dari semua bentuk ibadah, selain Allah. Tahlil adalah teks proklamasi kemerdekaan bagi setiap muslim, yang menegaskan bahwa hatinya, fikirannya dan fisiknya, terbebas dari semua wujud … [Selengkapnya ...] about “Proklamirkan Kemerdekaanmu Dengan Tahlil”
Mau Naik Kelas di Tahun Baru 1446 Hijriyah, Begini Kuncinya
Evaluasi diri adalah langkah penting untuk memastikan kita dapat naik kelas, baik dalam aspek spiritual, intelektual, maupun emosional. Evaluasi, introspeksi, koreksi diri, muhasabah atau apapun namanya, ini sesuatu yang seringkali kita hindari. Karema dengan evaluasi, kita takut melihat kekurangan-kekurangan kita sendiri. Padahal, dari kekurangan tersebut kita belajar banyak … [Selengkapnya ...] about Mau Naik Kelas di Tahun Baru 1446 Hijriyah, Begini Kuncinya
Perintah Berlaku Adil dan Seimbang Menurut Al-Quran
Keseimbangan dalam kehidupan sangat diutamakan dalam Islam, baik keseimbangan antara dunia dan akhirat, keseimbangan dalam beribadah dan bekerja, serta keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan lainnya. Keseimbangan ini mencerminkan bahwa Islam adalah agama yang menyeluruh dan mengajarkan kebaikan dalam setiap aspek kehidupan. Islam mengajarkan bahwa kehidupan dunia adalah … [Selengkapnya ...] about Perintah Berlaku Adil dan Seimbang Menurut Al-Quran
Kecerdasan Ali bin Abi Thalib Tentang Keutamaan Ilmu
Ilmu dianggap lebih utama daripada harta karena beberapa alasan mendasar yang menyentuh aspek spiritual, intelektual, dan praktis dalam kehidupan. Ilmu yang dimiliki seseorang tidak bisa dicuri atau hilang. Ia melekat dalam diri dan terus memberikan manfaat sepanjang hidup. Harta bisa habis, dicuri, atau hilang. Harta memerlukan upaya terus-menerus untuk dijaga dan … [Selengkapnya ...] about Kecerdasan Ali bin Abi Thalib Tentang Keutamaan Ilmu







